Emang Bisa Menghitung Dana Pensiun Sendiri?

Jawabannya adalah bisa banget dongs. Kamu bisa mulai menghitung dana pensiun dan merencanakannya sedari muda tanpa ribet.

  • Duh, masih muda kaleee. Ngapain ngerencanain pensiun sekarang?
  • Alahh! Pas covid gini survive aja sudah syukur.

Well, kalo kamu punya pendapat bernada seperti di atas, saya saranin kamu untuk tutup artikel ini.

Membaca artikel ini hanya akan membuang waktumu yang mesti digunakan untuk survive.

Tapi buat kamu yang pikirannya terbuka, yok lanjut scrolling.

Sekedar info : 2020 adalah momen terbaik untuk mulai mikirin masa depan termasuk masa pensiun.

Kenapa?

Sebelum menjawab pertanyaan ini saya kepengen tahu, kamu ngikutin pasar saham nggak?

  • Ngeliatin portofolio orang yang entry di harga 6.000 dan masih merah?
  • Atau ngeliatin portofolio orang gila yang super berani entry di harga 4.000 dan udah panen gila-gilaan?

Portofolio siapapun yang kamu lihat seharusnya memperlihatkan kalo pasar saham lagi bergairah dan ada potensi cuan finansial jika kamu mau entry.

Sehingga pertanyaannya adalah mau mulai nyiapin dana pensiun saat market lagi diskon gini? Atau mau nyantai dulu dan nunggu tahun depan baru masuk saat market sudah tinggi?

Jika kamu siapin dana pensiun hari ini, kamu bisa beli instrumen investasi dengan harga murah saat market lagi diskon. 

Dan namanya barang diskon itu pastinya ngasih keuntungan lumayan bagi orang yang membelinya.

Sehingga kenapa 2020 merupakan tahun yang tepat untuk mikirin pensiun?

Karna tahun 2020 emang nyebelin, tapi sekaligus menawarkan kesempatan untuk berinvestasi di saat perekonomian lagi diskon.

Jadi, why not?

***

Artikel ini adalah seri dari Dana Pensiun yang bagian pertamanya bisa kamu baca di Mengenal Dana Pensiun & Manfaatnya. 

Yok, mari mulai menghitung kebutuhan dana pensiun masing-masing.

Ps : Download template kalkulator dana pensiun ini, untuk mempermudah proses menghitung dana pensiunmu.

***

1. Komponen Menghitung Dana Pensiun

Sebelum mulai menghitung dana pensiun, ada 6 komponen yang akan kita bahas terlebih dahulu :

 

a. Tunjangan Pensiun Bulanan

Tunjangan pensiun bulanan adalah uang yang akan kamu terima dengan rutin per bulan di masa pensiun.

Hal ini karna di masa pensiun bisa jadi kamu nggak punya penghasilan bulanan.

Untuk mengantisipasi hal ini, kamu perlu bangun sistem yang membuatmu bisa dapatin uang bulanan sewaktu memasuki usia non-produktif.

Seringnya saat ngomong begini, akan ada orang yang mikir bahwa kondisi saat ini aja sudah nggak cukup.

Boro-boro mikirin besok atau masa pensiun.

Untuk menjawabnya coba dibalikin cara mikirnya :

Jika saat ini seseorang yang punya penghasilan rutin nggak mampu memenuhi kebutuhannya, gimana saat orang tersebut sudah nggak punya penghasilan?

Sehingga terlepas dari merasa mampu atau nggak, mulai nyiapin dalam angka kecil lebih baik daripada nggak nyiapin sama sekali.

Note 1 : Mulai sedini mungkin.

Toh, uang yang disisihkan hari ini akan kamu juga yang nikmati.

Bedanya cuman hari ini vs masa depan doang. Jadi kenapa nggak mulai nyisihin?

 

b. Usia Pensiun

Usia pensiun saat ini adalah 56 tahun. Ke depannya usia pensiun akan menjadi 65 tahun.

Usia 56 / 65 tahun ini adalah aturan dari pemerintah.

Tapi aslinya kamu boleh nentuin sendiri, mau pensiun di umur berapa?

Mengetahui usia pensiun adalah untuk menentukan berapa lama waktu yang kamu punya untuk mengumpulkan dan menginvestasikan dana pensiun tersebut.

Note 2 : semakin panjang masa investasi, semakin baik hasil investasinya.

 

c. Antisipasi Inflasi

Inflasi adalah penurunan nilai uang yang mengakibatkan terjadinya kenaikan harga barang / jasa.

Adanya inflasi bikin nilai uang semakin kecil.

Sehingga kamu perlu antisipasi dan menghitung nilai uang di masa depan setelah dipengaruhi inflasi.

Terdengar rumit. Tapi nggak sama sekali.

Intinya adalah kamu mastiin berapa tunjangan di masa pensiun, agar kualitas hidupmu tetap seperti saat ini (nggak turun).

Kamu bisa prediksi nilai 1 juta di tahun 2020 akan menjadi berapa juta di tahun 2040.

Semakin tinggi inflasi, semakin kecil nilai uang.

Dampaknya adalah kamu harus kerja lebih keras untuk bisa menyisihkan lebih banyak. Atau harus jago nyari instrumen investasi yang ngasih hasil pol-polan.

 

d. Compounding Effect

Compounding effect adalah efek bunga berbunga, dimana hasil dari sebuah investasi dapat diinvestasikan untuk memberikan hasil kembali.

Jadi cuan / anak investasi kembali diinvestasiin lagi. Kemudian cuannya alias cucu investasi, kembali lagi diinvestasikan.

Pokoknya bikin anak-cucu-cicit-generasi keberapapun dari investasimu tetap bekerja menghasilkan uang buat kamu.

Mustahil? Kalo nggak ngerti konsepnya, emang mustahil.

Tapi kalo kamu ngerti bahwa proses & konsepnya mudah, kamu bakalan ketagihan. Coba deh!

 

e. Return / Cuan

Return adalah keuntungan yang dihasilkan oleh investasi.

Cuan bisa berbentuk kenaikan harga atau kupon & deviden rutin.

Untuk tahu tentang return investasi lebih dalam, klik artikel memahami cara kerja investasi.

Dalam menghitung dana pensiun kamu akan butuh 2 jenis return :

  1. Return investasi yang kamu harapin saat mengumpulkan dana pensiun. Ekspektasinya adalah bisa dapatin return tinggi karna akan disimpan untuk jangka panjang.
  2. Return investasi di masa pensiun. Realistisnya adalah return yang moderat, cenderung biasa-biasa aja yang penting pokok investasi aman.

Kenapa bedain return investasi?

Karna pas lagi ngumpulin dana pensiun, kamu berinvestasi dengan tujuan jangka panjang.

Sehingga ekspektasinya adalah dapatin return gede, walopun risikonya juga gede.

Kalopun terjadi koreksi, selama kamu masih belum cut loss nggak masalah.

Yang penting di akhir nanti, keuntungannya lumayan.

Sementara return di masa pensiun haruslah realistis. Pensiun adalah fase enjoy and chilling, bukan fase mau cari uang.

Jadi return moderat yang aman adalah persentase ideal yang kita gunakan. Pokoknya biar otak nyantaii.

 

f. Biaya Hidup

Biaya hidup adalah sejumlah uang yang saat ini kamu keluarin setiap bulannya untuk me-maintain level hidupmu.

Di sinilah bagian yang lumayan tricky jika sebelumnya kamu nggak pernah menghitung atau mencatat pengeluaran rutin.

Tapi kamu tetap bisa masukin angka estimasi.

Biaya hidup yang diisi adalah pengeluaran yang sifatnya biaya. Jadi hitungan ini mengecualikan aspek cicilan rumah tinggal atau cicilan kendaraan pribadi.

Pengeluaran rutin itu bisa berupa makan, transportasi hingga biaya maintenance sehari-hari.

Baca Juga :

Untuk mulai ngitung dana pensiun, catat dulu :

  1. Biaya bulanan saat ini
  2. Rencana pensiun di umur berapa
  3. Angka inflasi tahunan, biasanya saya pake angka 5 %.
  4. Return setelah pensiun, saya pake angka konservatif 6 % net.
  5. Imbal hasil dana pensiun

 

2. Formula Menghitung Dana Pensiun

Note bahwa hitungan ini diproses menggunakan template excel dan merupakan estimasi.

Ada kemungkinan hasilnya akan berubah kalo terjadi perubahan ekonomi secara masif.

Poin penting formula menghitung dana pensiun adalah :

  1. Future value, untuk mengukur nilai uang di masa pensiun.
  2. Perpetuity, menghitung nilai pokok investasi yang harus terkumpul.
  3. Payment, membagi pokok investasi sesuai dengan lama investasi.

 

3. Cara Menghitung Dana Pensiun

Download dahulu template kalkulator dana pensiun-nya.

Kemudian masukkan keenam komponen di atas ke bagian yang berwarna oren.

Keterangannya :

  1. Selisih antara usiamu dengan ekspektasi usia pensiun akan menjadi masa kerjamu / masa kamu ngumpulin dana pensiun.
  2. Jika simpananmu sudah memadai, silahkan masukin angkanya. Hal ini untuk mengurangi jumlah investasi bulananmu.
  3. Biaya hidup per bulan ditambah dengan inflasi selama masa kerja (tahun), akan menjadi estimasi tunjangan pensiun bulananmu.
  4. Tingkat bunga rata-rata di masa pensiunmu.
  5. Tingkat return rata-rata per tahun selama masa investasi.

Dan done! Selesai!

Hasil yang muncul adalah estimasi :

  1. Tunjangan pensiun per bulan agar nggak mengubah kualitas hidupmu.
  2. Total dana pensiun yang harus kamu miliki, agar bisa menghasilkan tunjangan pensiun bulanan sesuai poin 1.
  3. Investasi bulanan yang harus kamu sisihkan selama masa kerjamu.

Setelah kamu masukin angkanya, kamu bisa coba utak atik kembali untuk menemukan angka yang sesuai dengan pengaturan keuanganmu.

Ini versi lain, dimana dari contoh yang pertama saya ganti usia pensiun dari 50 tahun jadi 65 tahun.

Hasilnya adalah investasi bulanan lebih terjangkau dari Rp 5 jutaan menjadi Rp 2 jutaan.

Dengan asumsi belum ada perubahan gaya hidup, maka kamu cukup berinvestasi bulanan sesuai angka estimasi tersebut untuk bisa hidup nyaman saat pensiun.

***

Setelah kamu dapatin angka estimasi dana pensiun yang kamu butuhkan, mari lanjut ke artikel selanjutnya yang akan bagikan cara mempersiapkan dana pensiun tanpa ribet.

So, come on!

Klik judul-judul di bawah ini.

Thanks sudah berkunjung ke wartadana.

REFERENSI PERENCANAAN KEUANGAN PRIBADI MILENIAL

Baca Juga :

Link Wartadana :

Sudah mencoba menghitung dana pensiun kamu? Gimana hasilnya? Silahkan komen di bawah.

Summary
Article Name
MENGHITUNG DANA PENSIUN (+ Template Kalkulator Dana Pensiun)
Description
(Wajib tahu!). Mulai merencanakan dana pensiun dengan menghitung dana pensiun dengan cara mudah + template yang tinggal diisi doang.
Author
Publisher Name
www.wartadana.com
-

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *