Investasi Modal 1 Juta Doang?

Pernah bertanya-tanya apa sih investasi modal 1 juta doang?

Artikel wartadana ini akan kupas habis 8 jenis investasi di bawah 1 juta secara komprehensif.

Keep scrolling. 

Note : artikel ini terbit 2018, di-update habis-habisan per Juni 2020 agar informasinya tetap relevan dan disebutkan di bawah diurutkan berdasarkan abjad ya.

 

1. BPJS Tenaga Kerja

BPJS Tenaga Kerja adalah investasi yang paling nggak terdeteksi oleh siapapun. Nggak banyak dari kita yang aware akan tabungan bayangan yang satu ini. 

Pengertian BPJSTK

Badan Penyelenggaran Jaminan Ssosial Ketenagakerjaan atau BPJSTK merupakan institusi pemerintah yang bertujuan untuk memberikan jaminan kepada pekerja.

Jaminan yang diberikan oleh BPJSTK terdiri atas :

  • Jaminan Keselamatan Kerja (JKK)
  • Jaminan Kematian (JKM)
  • Jaminan Hari Tua (JHT)
  • Jaminan Pensiun (JP)

Fungsi Jaminan Keselamatan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) adalah untuk melindungi pekerja dari risiko kecelakaan saat kerja atau meninggal dunia.

Sehingga kedua fasilitasini nggak kita kategorikan sebagai investasi. Justru yang akan kita highlight sebagai investasi adalah Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun.

  • Jaminan Hari Tua adalah manfaat simpanan untuk masa tua seorang pekerja yang akan diterima sekaligus.

Bagi  karyawan biasa JHT disisihkan sebesar 5,7 % dari gaji bulanan. Dimana 3,7 % dibayarkan oleh kantor tempat bekerja sementara 2 % dibayarkan oleh kita sebagai penerima upah.

  • Jaminan Pensiun adalah manfaat pensiun di masa tua yang akan dibayarkan sebagai pensiun bulanan.

Bagi karyawan biasa JP disisihkan sebesar 3 % dari gaji bulanan. Dimana 2 % dibayarkan oleh kantor dan sisa 1 % nya dibayarkan oleh kita sebagai penerima upah.

Jika ditotalin antara iuran Jaminan Hari Tua (5,7 %) & Jaminan Pensiun (3 %) maka tanpa sadar kita sudah menyimpan sekitar 8,7 % dari gaji bulanan.

Simpanan ini sifatnya wajib dan kontinyu. Simpanan ini terus menerus dan otomatis. Simpanan inilah investasi tanpa sadar yang akan tumbuh hingga puluhan tahun mendatang. 

Silahkan klik artikel BPJS Tenaga Kerja ini untuk tahu lebih banyak perihal BPJSTK.

Mekanisme BPJSTK

Yang ingin saya highlight di sini adalah 2 hal :

  1. Bekerjalah di perusahaan yang melaporkan upah kita secara utuh / real dan bukan di perusahaan yang mengurangi angka upah yang dilaporkan.
  2. Bagi teman-teman yang bekerja di industri yang nggak formal buatlah BPJSTK secara mandiri.

A. Perusahaan Yang Nggak Lapor Real

Saya ketemu beberapa orang yang kerja di perusahaan yang nggak fair dan melaporkan angka gaji dia jauhhh di bawah angka sebenarnya. 

Tujuan perusahaan adalah untuk mengurangi porsi pembayaran pajak dan iuran lainnya bagi perusahaan.

Tapi bagi karyawan, hal ini berdampak pada angka Jaminan Hari Tua & Jaminan Pensiun yang akan diterima oleh orang tersebut setelah dia nggak kerja.

Misalnya gaji pokok A adalah Rp 5 juta. Ada 2 skenario dimana :

  1. Perusahaan tempat A bekerja melaporkan gajinya secara real Rp 5.000.000,-
  2. Perusahaan tempat A bekerja melaporkan gajinya lebih rendah yaitu Rp 3.000.000,-
Gaji A Iuran JHT

(3,7 %)
Iuran JHT
A (2 %)
Iuran JP
P
(2 %)
Iuran JP
A (1 %)
Total
5.000 185 100 100 50 435
3.000 111 60 60 30 261

Tabel dalam ribuan. Iuran JHT P & iuran JP P adalah oleh perusahaan. 

Jika perusahaan melaporkan gaji A secara real, maka A akan menyimpan Rp 435.000 per bulannya. Tanpa sadar dan tanpa bikin susah. Lumayan bukan?

Bayangin kondisi kedua, saat perusahaan tempat A bekerja memutuskan untuk melaporkan gajinya lebih rendah menjadi Rp 3 juta. Simpanan alias investasi A hanyalah Rp 261.000.

Mungkin akan ada argumen bahwa : dengan menyimpan kecil, maka potongan gaji A juga lebih kecil.

Tapi saya lebih suka berargumen bahwa : dengan menyimpan kecil, maka A sudah dicurangi oleh sistem dimana perusahaan membayar lebih kecil yaitu Rp 171.000 dibanding dengan saat mereka melaporkan real di angka Rp 285.000.

Ps : dari contoh A yang bekerja di perusahaan yang nggak fair, kita bisa tarik kesimpulan bahwa sebisa mungkin bekerjalah di perusahaan yang melaporkan gaji pokok kita secara real.

Karena dengan melaporkan secara real, maka simpanan JHT dan JP kitapun lebih besar dan kemungkinan untuk bertumbuh di kemudian hari lebih positif.

Simpanan JHT & JP Adalah Jangka Panjang.

Memang angkanya tidak besar, tetapi fungsinya adalah untuk bertumbuh seiring dengan waktu.

Dengan asumsi A pensiun di usia 65 tahun dan saat ini berusia 25 tahun maka uang ini bisa bertumbuh selama 40 tahun lamanya.

Oh my God! 40 tahun = hampir ½ abad. Bisa kita bayangkan berapa uang yang akan A nikmati di masa pensiunnya saat dia membiarkan uang ini tumbuh tanpa tersentuh?

Jadi saran tambahan adalah jangan utak atik BPJSTK bahkan saat kita resign di tengah jalan.

Sebisa mungkin, biarkanlah uang itu tumbuh dan berkembang di BPJSTK. Karena return tahunan BPJSTK biasanya sekitar 7 % dan sifatnya sangatlah aman sebab merupakan program pemerintah.

Kita nggak perlu pusing sana sini ngatur portofolio. Ikuti saja caranya dan biarin sistem yang debet dan bekerja. Tugas kita cukup melihat amalgamasi setiap tahunnya.

B. Pekerja Bukan Penerima Upah

Setelah ngomongin soal potongan rutin yang dinikmati karyawan, kita mau bicarain tentang pekerja sektor informal sekalian.

Karena pekerja sektor informal bisa ikut dalam program BPJSTK dan menikmati JHT serta JP.

BPJSTK melayani pendaftaran untuk pekerja lepas, baik pekerja dengan profesi atau supir ojol sekalipun. Dan jika kita belum punya BPJSTK, silahkan daftar terlebih dahulu.

Memang dengan mendaftar BPJSTK kita juga harus masuk dalam program JKM dan JKK, walopun sebenarnya yang kita incar adalah JHT & JP sebagai investasi. 

Tapi dengan angka iuran yang masi terjangkau, anggaplah JKM dan JKK sebagai bagian dari asuransi.

  • Jaminan Keselamatan Kerja mengcover saat kita mengalami kecelakaan kerja sementara
  • Jaminan Kematian mengcover ahli waris saat kita meninggal.

Ingat : angkanya emang nggak besar, tapi menimbang iurannya sangat terjangkau saya hitung worth it untuk menyisihkan uang demi mendaftar ke BPJSTK.

Bagi pekerja lepas, hitungan iurannya adalah sebagai berikut :

  1. Iuran JHT adalah 2 % dari penghasilan yang dilaporkan.
  2. Iuran JKK adalah 1 % dari penghasilan yang dilaporkan
  3. Iuran JKM adalah Rp 6.800

Saya ngerti susahnya menyisihkan uang sebagai pekerja informal. Tapi kalo nggak kita paksa simpan hari ini, besok juga nggak akan ada. Jadi :

  • Mulailah nyusahin diri kita sendiri hari ini.
  • Mulailah keras pada diri kita sendiri hari ini.
  • Mulailah paksa diri kita sendiri bulan ini untuk menyisihkan bahkan 100 ribu sekalipun.
  • Paksakanlah budget kita agar bisa nyisihin uang untuk bayar JKM-JKK-JHT.

Karena setelah kita cover JKM, JKK dan JHT maka secara nggak langsung kita cover 2 hal yaitu asuransi sekaligus investasi demi masa pensiun.

Pake selalu mindset bahwa JHT adalah tabungan. Sementara JKK 1 % dan JKM Rp 6.800 adalah asuransi. Percaya deh, worth it banget bagi pekerja sektor informal!

 

2. DPLK

DPLK adalah Dana Pensiun Lembaga Keuangan.

Memang benar DPLK itu artinya Dana Pensiun. Tapi bukanlah hasil investasi akan kita gunakan di masa pensiun mendatang? Untuk masa tua.

DPLK sendiri merupakan investasi dalam angka kecil untuk tenor panjang, hampir sama dengan BPJSTK.

Sifatnya adalah kita menyisihkan uang dari gaji, biasanya sekitar 5 % untuk dimasukkan dalam program pengembangan dana oleh lembaga DPLK.

Mereka akan putar uang tersebut untuk berinvestasi dalam instrumen dasar, yang mayoritas belanjanya saham.

Tapi hitungan return mereka cukup konservatif. Salah satu DPLK bikin hitungan hanya 9 % per tahun. Masuk akal dan nggak terdengar “fishy” – mencurigakan.

Mekanisme Investasi DPLK

Investasi di DPLK sama halnya dengan investasi di reksadana. Bedanya reksadana dikelola oleh Manajer Investasi sementara DPLK dikelola oleh Lembaga Keuangan / Lembaga Pengelola Pensiun.

Jika dari kantor ada plan DPLK daftarkanlah untuk masuk ke dalamnya. Karena dengan program dari kantor, akan ada tambahan porsi iuran dari perusahaan.

Ps : jangan kayak saya, yang baru sadar untuk daftar DPLK setelah kerja 10 tahunan. 

Sementara jika tidak ada program dari kantor, pertimbangkan untuk ikut secara mandiri. Sistem DPLK yang masuk secara mandiri adalah :

  1. Membuka rekening dan memilih iuran bulanan
  2. Menyetorkan iuran bulanan secara rutin

Jadi sama kayak nabung, tapi nabung dengan bunga yang tinggi. 

Baca Juga : Pentingkah Dana Pensiun?

Untung / Rugi Investasi DPLK

Untungnya :

  1. Angkanya terjangkau, kita bisa mulai dari Rp 250.000 setoran awal dan Rp 100.000 setoran bulanan. 
  2. Pilihlah lembaga DPLK dari bank pemerintah agar lebih terjamin.
  3. Return yang mereka tawarkan di angka 9 %-an cukup fair.

Ruginya :

  1. Proses penarikan nggak se-fleksibel penarikan investasi lainnya. Ada syarat mesti kerja minimal berapa tahun atau resign.
  2. Saat masuk masa pensiun, penarikan dibatasi nggak bisa 100 %. Jadi porsi investasi wajib dibelikan anuitas untuk ngasih uang pensiun bulanan bagi pesertanya.
  3. Selalu ada risiko harga turun saat kondisi pasar modal lagi jelek. 

PS : saya akan ulik DPLK dalam 1 artikel. Link akan di-update. 

 

3. Emas

Emas adalah opsi investasi yang sangat umum bagi kita. Investasi paling sederhana, sangat terjangkau, komitmennya nggak perlu jangka panjang dan fisiknya dapat kita genggam.

Jika kita ingin berinvestasi, simpanlah emas dalam bentuk batangan bukan emas dalam bentuk perhiasan. Walopun memang benar bila membeli emas perhiasan itu dobel untungnya, bisa buat simpanan dan bisa buat perhiasan.

Tapi yang namanya dobel-dobel itu biayanya juga lebih tinggi.

Kita pasti sering mendengar kalo beli cincin emas harga 1 juta, begitu dijual kembali nggak akan dapat 1 juta lagi. Karena ada potensi harga emas sedang turun dan yang pastinya akan dikurangi upah tempah emas tersebut.

Jadi jika tujuan kita murni untuk investasi lebih baik beli emas yang bongkahan kecil / lempengan karena nggak kena potongan upah.

Cari Tahu : Info Harga Emas Harian

Mekanisme Investasi Emas

Dengan harga rata-rata emas per gramnya di yang masih di bawah 1 juta akan memudahkan bagi kita dengan budget 1 juta untuk membeli emas 1 gram. Opsinya adalah :

  1. Beli emas cetakan UBS / Antam.
  2. Beli emas padu / emas bongkahan di toko emas langganan.
  3. Beli emas dalam bentuk tabungan emas Pegadaian.
  4. Beli emas digital seperti di Bareksa.

Nah canggihnya jaman sekarang, kita nggak perlu beli emas dalam bentuk fisik. Kita bisa beli dalam bentuk saldo tabungan emas. 

Baca Juga : Uang 100 Ribu Jangan Beli Emas di Marketplace

Dari hasil bicara dengan banyak teman, membeli emas padu alias emas batangan di toko emas adalah investasi emas paling menguntungkan. Karena :

  • Harganya lebih murah, tanpa biaya cetak seperti Antam / UBS
  • Toko emas lokal akan selalu buy back barang mereka sendiri dengan harga bagus.
  • Fisiknya bisa kita pegang. 

Untung Rugi Investasi Emas

  1. Harga beli emas akan lebih tinggi dari harga jual emas. (Konsepnya sama kayak kurs nilai tukar uang). Jadi harus naik banyak baru bisa cuan. 
  2. Jika menyimpan fisik, risiko tercecer lebih besar karena emas 1 gram itu kecil dan tipis banget.
  3. Ada risiko naik turun harga. Saat ekonomi sedang nggak baik, biasanya banyak orang lari dari instrumen investasi lainnya pada instrumen seperti emas.

Di momen ini harga emas akan naik tinggi. Tetapi saat kondisi ekonomi baik dan instrumen lain menghasilkan lebih tinggi, maka harga emas akan cenderung stagnan.

 

4. Investasi Peer to Peer

Peer to peer adalah investasi yang mana kita memberikan pinjaman kepada calon Debitur dan mendapatkan keuntungan berupa bunga. 

Secara nggak langsung kita berperan kayak bank.

Jadi perusahaan peer to peer akan mencari calon Debitur potensial yang hendak meminjam uang. Kemudian mereka akan mencari calon pemodal yang hendak memberikan pinjaman.

Dengan perannya sebagai penengah perusahaan peer to peer akan dapatin fee dari peminjam dan fee dari pemodal.

Peer to peer merupakan investasi yang tricky. Memang benar bisa dimulai dari angka Rp 100.000 dan online.

Tapi saya nggak saranin siapapun yang baru mau berinvestasi untuk masuk ke jenis investasi ini. Percayalah, walopun terjangkau investasi ini bukan untuk investor pemula.

Baca Juga : 5 Alasan Investor Pemula Wajib Hindari Investasi Peer To Peer

Tapi jika kamu sudah canggih, feel free untuk coba jenis investasi ini. Jangan lupa klik artikel di atas karena saya sudah jelasin komplit cara kerja P2P dan risikonya. 

Saya pernah coba investasi robot di sebuah perusahan dengan return 13 %. Kalo kita punya modal 10 juta dan semuanya lancar, maka di tahun kedua, uang sudah nambah 13 %.

Good? Yes! Risky? Yes!

Jika kamu ingin coba, silahkan gunakan Koinworks dan masukkan kode referral saya : 71557. Dengan masukin kode ini dan mendanai kamu akan dapat koin sebesar Rp 350.000

Ps : coin ini nggak bisa diuangkan, hanya bisa diinvestasikan kembali dan hasil investasinya yang bisa diuangkan. Jadi triknya saat investasi coin, pilih tenor paling lama. 

 

5. Reksa Dana

Di antara opsi yang saya tuliskan, saya paling doyan dengan opsi reksadana.

Reksadana adalah kumpulan dari dana khalayak ramai yang digunakan untuk jual beli saham / obligasi atau instrumen keuangan lainnya oleh sang manajer investasi.

Dari aktivitas jual beli tersebut, timbul keuntungan yang akan menambah nilai reksadana tersebut.

Reksadana dijual dalam satuan unit yang harga awal launch-nya mayoritas di angka 1.000 per unit. 

Dengan perkembangan pasar dan transaksi yang mereka lakukan, ada kemungkinan harga reksadana naik / turun.

Mekanisme Investasi Reksadana

Saat ini saya fokus membeli reksadana melalui agen online. Dengan pertimbangan biaya.

Untuk tahu lebih banyak soal reksadana, baca juga :

Anyway, kembali pada mekanisme investasinya. Cara investasi reksadana adalah :

  1. Memilih platform yang akan digunakan.
  2. Memilih jenis reksadana yang akan dibeli. 
  3. Melakukan pembelian reksadana.

Setelah itu kita bisa memilih untuk menyimpan reksadana tersebut dalam jangka pendek atau jangka panjang.

Jika dalam jangka pendek, maka mindset kita harus disetel ke mindset trading alias pedagang. Jadi, belanja saat barang lagi murah dan jual saat barang naik harga.

Sementara untuk investasi jangka panjang, sifatnya seperti menabung rutin dengan risiko dan potensi cuan yang lumayan banget.

Untung Rugi Investasi Reksadana

Reksadana bukan jenis investasi yang hasilnya terlihat jangka pendek, apalagi untuk skema auto invest (beli rutin setiap bulan).

Jadi kalo mau lihat hasilnya disarankan dibeli dalam kurun 2-3 tahun dahulu. Biar ada waktu untuk tumbuh dan cuan. 

Dan karena nggak gampang diukur, kita mesti cermat menjatuhkan pilihan pada reksadana yang ada di pasaran.

Perlu pemantauan berkala dimana jika harga bagus, kita bisa melakukan switching atau penjualan. Jika harga turun kita bisa melakukan pembelian.

Kalo dibiarin begitu saja, return-nya nggak maksimal dan hasilnya baru akan terlihat setelah bertahun-tahun.

Risiko paling buruk dari reksadana adalah rugi atau hilangnya pokok investasi kita.

Jika ingin berinvestasi reksadana, baca ketiga artikel di atas ya. Komplit banget. 

 

6. Saham

Saham adalah instrumen keuangan berupa porsi kepemilikan atas sebuah perusahaan.

Jadi saat kamu beli saham perusahaan Unilever, kamu adalah pemilik minoritas atas PT Unilever.

Tapi nggak semua saham bisa kamu beli dengan modal 1 juta. Karena banyak saham sudah punya valuasi besar dengan harga per lembar yang mencapai puluhan ribu.

Jadi saham itu hitungannya dibeli dalam lot yang artinya 100 lembar saham.

Misalnya BBCA harga Rp 24 ribu, maka saat kamu beli butuh budget Rp 2,4 juta (24 ribu * 100 lembar)

Jadi saat kamu mau investasi saham, kamu hanya bisa beli saham dengan valuasi kecil atau harga di bawah Rp 10 ribu per lembar saham. Karena 1 juta / 100 lembar = Rp 10.000

Ada banyak banget saham bagus dengan harga di bawah Rp 10.000 per lembarnya.

Dan jika kamu masuk dalam posisi yang tepat, kamu bisa cuan habis-habisan.

Mekanisme Investasi Saham

Untuk bisa berinvestasi saham kita harus buka rekening sekuritas. 

Rekening sekuritas yang umum adalah : 

  1. Ajaib Sekuritas -> bisa buka online
  2. Indo Premiere
  3. Mirae Asset
  4. BNI Sekuritas
  5. Mandiri Sekuritas

Banyak tips dan trik yang perlu diperhatikan saat investasi saham. Dan jika kita baru akan memulai investasi, cobalah belajar banyak dahulu sebelum mulai beli saham. 

Perihal saham agak kompleks, sehingga saya akan ulik saham dalam 1 artikel. Link akan di-update. 

 

7. Tabungan Bunga Besar

Belum pernah mendengar bahwa tabungan bunga besar bisa dijadikan investasi?

Well, mungkin nggak untuk jangka panjang. Tapi saat ekonomi nggak terlalu kondusif, kita bisa coba masuk di instrumen tanpa risiko seperti ini.

PRINSIP saya adalah : cari uang itu susah banget. Jadi saya akan berupaya sebijak mungkin dalam membelanjakan atau menginvestasikannya.

Dan di saat modal kita adalah 1 juta, belum bijak jika menginvestasikannya tanpa pertimbangan matang-matang.

Saat ini ada beberapa tabungan dengan buka besar termasuk tabungan berjangka :

  1. Dream Saver Jenius : 4 %
  2. UOB TMRW : 4 %
  3. Maybank Eduplan : 5,5 %

Semua rekening ini bisa dibuka online, jadi memudahkan kita untuk buka rekening dan transaksi.

Note :

  1. Bunga akan dipotong pajak sebesar 20 %.
  2. Yang dimaksud adalah tabungan bukanlah deposito, karena minimal deposito online di bank adalah Rp 10 juta.
  3. Bunga ini sifatnya fixed kecuali ada perubahan rate dari Bank.
  4. Saya sudah pake 3 rekening ini dan so far smooth nggak bermasalah. Jadi silahkan pilih tabungan bunga besar yang cocok dengan selera. 

PS : Jika perempuan, saran saya adalah buka tabungan Maybank Woman One, karena untuk perempuan dengan saldo di atas Rp 1 juta bebas biaya administrasi. 

Jadi nantinya Eduplan dengan bunga 5,5 % itu sifatnya net. 

Saya akan ulik Tabungan Bunga Besar dalam 1 artikel. Link akan di-update. 

 

8. Investasi Diri Sendiri

Ingat Bpk Warren Buffet dengan quotes legendarisnya?

“Ultimately, there’s one investment that supersedes all others: Invest in yourself,”

Dan kalimat ini super benar.

Mengutip article dari CNBC Make it ini ada 4 cara orang bisa kaya.

  1. Penyimpan Uang -> hemat dalam jangka panjang
  2. Pemimpi -> mengejar mimpinya dan sukses
  3. Jajaran Top Perusahaan -> sekelas Direktur yang bayarannya mahal
  4. Profesional -> punya ilmu spesifik yang bisa dibayar mahal

Dari ke-empat kategori di atas kelihatan nggak polanya? Bahwa untuk bisa menyimpan uang dan kaya kita perlu punya daya juang yang tinggi. 

  • Penyimpan uang haruslah berkomitmen untuk tetap hemat.
  • Pemimpi haruslah berkomitmen pada mimpi-mimpinya.
  • Jajaran Top Perusahaan haruslah berkomitmen penuh pada perusahaan tempat dia berkarir.
  • Profesional haruslah berkomitmen penuh pada profesi yang dia pilih. 

Sehingga dari pola di atas, kelihatan bahwa untuk bisa komit kita mestilah investasi pada diri sendiri.

Gimana Cara Investasi Diri Sendiri?

  1. Memahami Dirimu
  2. Memahami Keinginanmu
  3. Memahami Tujuanmu
  4. Mencari Ilmu Sesuai Fokusmu

Saya nggak mau ngomong soal jadi artis atau jadi penyanyi atau sesuatu yang sifatnya artistic. Karena art ini benar-benar soal seni. 

Dan sering kali kita menilai diri kita dan selera seni-nya ketinggian.

Makanya ada banyak banget orang yang berjuang habis-habisan demi seni dan gagal. Karena dia percaya bakatnya sudah yang terbaik padahal belum tentu bakatnya itu adalah selera penonton.

Maka fokus yang saya maksud di sini adalah fokus yang sifatnya ilmu. Yang bisa kita pelajari dan kita kembangkan.

Contoh : ilmu menulis, ilmu marketing, ilmu komputer, ilmu saintifik lainnya.

Misalnya kamu tertarik dengan bidang fitness. Ada ratusan ribu tutorial fitness di luaran sana. Kamu bisa sort sesuai gendermu. Kamu bisa sort sesuai bagian tubuh yang kamu mau.

Dan kamu bisa habisin waktu bertahun-tahun untuk belajar dan mempraktekkannya.

  • Maka membeli pakaian olahraga yang nyaman adalah investasimu.
  • Membeli sepatu olahraga yang kokoh adalah investasimu.
  • Membayar membership gym adalah investasimu.
  • Atau membeli peralatan olahraga seperti barbell dan tali skipping.

Apa yang akan terjadi setelah kamu expert di bidang olahraga ini?

  1. Lingkunganmu akan melihat hasilnya dan mereka akan bertanya-tanya apa yang kamu lakukan? Kamu bisa jadi personal trainer mereka.
  2. Kamu bisa dokumentasi dalam bentuk video dan upload ke youtube sewaktu kamu belajar. Ngga usah ngarap dapat uang dulu, seenggknya sambilan olahraga sambilan dokumentasi.
  3. Kamu bisa bikin karir di bidang ini, dengan cara buka tempat fitness, atau jadi coach, atau buka kelas sendiri dan kerjasama dengan gym.

Keliatan polanya?

Dan investasi diri sendiri ini nggak terbatas pada satu hal saja. Kita bisa milih apapun selama bersedia fokus. Yang jelas saya percaya :

HASIL TIDAK AKAN MENGKHIANATI USAHA. 

Baca Juga : Renungan Investasi Diri Sendiri

 

Investasi Lainnya ?

Berikut adalah beberapa hal yang sering orang bilang sebagai investasi, walopun saya nggak saranin dan nggak kategorikan ke-4 hal ini sebagai investasi. 

1.  Trading Forex

Dari namanya saja yang mengandung kata trading, maka kita bisa simpulkan bahwa trading forex bukanlah investasi.

Karena trading forex baru bisa ngasih untung saat kita ikut main jual beli. Saat kita sell or buy dan dapat margin.

Kalo kita cuman masukin uang dan diamin, nggak dapatin apapun. 

Kalopun mau main, risikonya tinggi banget. Sama kayak judi. 

2.  Copy Trading

Ini adalah jenis fraud yang canggih.

Jualannya trading forex tapi dengan meng-copy seorang ahli.

This is bullshit. This is not even an investment.

Jadi saat ada orang datang nyari kita dan nawarin copy trading, lari – run as fast as you can.

Satu tahun lalu, sempat heboh skandal GCG & MIA yang jualannya copy trading emas. 

3.  Bitcoin

Bitcoin di tahun 2020 beda dengan Bitcoin di tahun 2015. Ekosistemnya sudah jauh lebih canggih.

Tapi justru itulah. Saking canggihnya kita-kita yang nggak punya dasar, saya sarankan untuk skip.

Jika ingin berinvetasi di bitcoin, bacalah artikel bitcoin selama ½ tahun lamanya.

Bukan untuk belajar cara membaca chart-nya tapi untuk dapatin gambaran harganya selama ½ tahunan.

Sehingga kita tau harga terendah dan tertinggi selama ½ tahunan, dan kita dapatin gambaran harga yang rendah.

Jika pede, belilah saat kita merasa harganya sudah rendah dan nantinya akan naik. Tapi jika nggak pede, skiplah belanja Bitcoin. 

4.  Beli Valuta Asing

Beli valuta asing dengan modal 1 juta bukanlah hal yang akan saya saranin.

  1. Sebagai pembeli ritel, nilai kurs kita adalah sesuai rate konter. Yang namanya rate konter itu sudah pasti belinya mahal dan jualnya murah banget.
  2. Selisih marginnya nggak akan cukup untuk cover biaya dan kerepotan yang timbul.

***

Jika kita baru mau terjun, Reksadana adalah pilihan yang bijak. Karena dikelola secara profesional oleh orang-orang pintar. 

Sisanya adalah investasi yang mesti kita mainin sendiri. Kita yang tentukan mau beli pas harga berapa dan mau jual pas harga berapa. 

Jadi semakin banyak kita coba instrumen investasi akan semakin stress kita. Karena harus belajar banyak banget. Jadi bijaklah dalam memilih investasi mana yang mau kita fokusin. 

Disclaimer : saya hanya share apps atau link yang sudah saya pake dan trusted. Saya nggak share link atau apps hanya demi kode referal. 

Link Wartadana :

Terima kasih sudah main ke wartadana.com

REFERENSI PERENCANAAN KEUANGAN PRIBADI MILENIAL

Jika kamu adalah pengguna Pocket, connect dengan saya di sini.

Ada investasi modal 1 juta yang paten? Bantu share dengan komen di bawah. 

Summary
Article Name
8 JENIS INVESTASI MODAL 1 JUTA (Update 2020)
Description
8 jenis investasi modal 1 juta yang cuan dan realistis. Guideline komprehensif bagi investor pemula yang baru belajar berinvestasi.
Author
Publisher Name
www.wartadana.com
-

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *