Investasi Saham Untuk Pemula

Memahami cara investasi saham untuk pemula adalah hal pertama yang harus kamu tahu.

Karna banyak orang bilang bahwa investasi saham adalah judi atau investasi paling berbahaya.

Padahal nggak kayak gitu.

Investasi saham sama kayak investasi lainnya yang punya potensi untung dan risiko.

Sehingga saat kamu tau gimana cara investasi saham dengan benar, kamu nggak bakalan judi / mendadak jatuh miskin.

Karna investasi adalah dunia yang indah.

Investasi bisa bantu kamu dan saya, mempekerjakan uang kita.

Jadi uang yang kerja buat kamu. Bukan lagi kamu yang kerja untuk nyari uang.

Bullshit? Yess, i know!

Kalo belum ngerasain enaknya memetik hasil investasimu, kalimat saya kedengaran kayak tukang jualan obat.

Jadi yok, baca dulu 8 hal dasar yang perlu kamu tahu sebelum terjun membeli saham pertamamu dan ngerasain enaknya untung dari saham.

 

1. Apa Itu Investasi Saham ?

Pengertian investasi saham adalah menginvestasikan uangmu untuk membeli kepemilikan sebuah perusahaan.

Jadi dengan berinvestasi saham, kamu merupakan pemilik saham sebuah perusahaan.

Walopun, karna nominalnya kecil, kamu adalah pemilik saham minoritas.

Sehingga saat perusahaan melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), kamu akan menerima surat undangan untuk menghadiri RUPS.

 

Fun fact investasi saham :

Seorang petugas sekuritas pernah sharing bahwa temannya sengaja beli saham Unilever 1 lot. Itu waktu Unilever masih harga 40 ribuan per lot. 

FYI : Unilever adalah perusahaan yang memproduksi pepsodent, rinso dan sejenisnya.

Jadi dengan punya saham 1 lot, investor bakalan dapat undangan untuk RUPS yang diselenggarakan di hotel besar dengan makanan yang enak-enak.

Plus investor Unilever (UNVR) akan dapatin goodie bag yang berisi produk Unilever.

Kalo kamu domisilinya di Jakarta, bisa banget manfaatin momen ini untuk dapat makan di hotel mewah. (nunggu covid kelar ya).

 

2. Keuntungan Investasi Saham

Ada 2 keuntungan investasi saham, yaitu : kenaikan harga saham dan deviden.

Membahas keuntungan investasi saham sedari awal, ngasih investor tahu apa yang dia harapkan sewaktu membeli sebuah saham.

Karna kalo kamu sebagai investor nggak tahu apa yang kamu harapin, kamu bakal kepentok dengan psikologismu sendiri.

Kemudian psikologis inilah yang menggiring pada efek FOMO (fear of missing out).

Dan investor FOMO bakalan jadi korban, karna selalu membeli saham yang nggak gerak-gerak harganya atau saham yang harganya turun terus.

 

a. Kenaikan Harga Saham

Kenaikan harga saham adalah sumber keuntungan terbesar bagi seorang investor saham.

Karna di pasar modal, harga saham bisa naik sampai ribuan persen.

Nggak ada atap batas kenaikan harga sebuah saham.

Artinya saham bisa naik ribuan persen dalam setahun, bahkan lebih.

Tapi investor harus sadar bahwa apa yang mudah naik, bakalan mudah turun. Kayak roller coaster.

Sehingga sebagai investor saham pemula, saham yang kamu cari adalah saham yang konsisten naik secara sehat.

Di dunia saham, harga sebuah saham bisa naik karna :

  1. Ada berita / sentimen yang belum terealisasi. Makanya ada golden rule : buy on rumours, sell on news.
  2. Terdapat aksi korporasi, seperti pembagian deviden / stock split.
  3. Kena goreng oleh market maker. Seperti pompom oleh media / sosok tertentu.
  4. Harga saham tersebut sudah sewajarnya naik. Karna kinerja membaik atau prospek industri kembali cerah.

Contoh dapatin untung dari kenaikan harga saham :

Maret 2021 : Kamu beli saham ABCD di harga Rp 100 per lembar = Rp 10.000 per lot 

April 2021 : Kamu jual saham ABCD milikmu di harga Rp 120 per lembar = Rp 12.000 per lot.

Artinya kamu untung 2 ribu dari kenaikan harga saham / 20 %.

 

b. Deviden

Deviden adalah pembagian keuntungan perusahaan kepada investor.

Nggak semua perusahaan yang terdaftar di Bursa membagikan deviden.

Karna deviden hanya bisa dibagiin dari keuntungan perusahaan dan disetujui melalui RUPS.

Jadi kalo perusahaan merugi, investor nggak dapat deviden.

Atau kalo perusahaan punya rencana kerja yang lain, perusahaan juga nggak akan membagikan deviden.

Normalnya deviden dibayarkan setahun sekali, tapi ada juga istilah deviden interim.

Deviden interim adalah deviden yang dibayarkan di tengah tahun berjalan.

Jadi perusahaan selain bayar deviden tahunan, ngasih bonus ke pemegang saham dengan membayar deviden interim.

Deviden sifatnya pasti terima (kalo perusahaan ada bagiin deviden).

Jadi kalo perusahaan mutusin bagiin deviden, maka kamu sebagai investor tinggal tunggu uangnya masuk ke RDN.

Hitungan deviden adalah berapa Rupiah per lembar saham.

Contoh : ABCD sepakat bagi deviden Rp 5 per lembar saham.

Maka kamu sebagai investor ABCD akan dapatin Rp 5 x 100 lembar saham = Rp 500.

 

3. Risiko Investasi Saham

Secara textbook, ada banyak banget risiko dalam berinvestasi saham.

Tapi intinya cuman 2 yaitu rugi karna harga turun atau kehilangan pokok investasi saat perusahaan tersebut delisting.

Jadi sederhananya, seorang investor saham bisa kena risiko rugi kalo harga sahamnya turun dan risiko investasinya hilang 100 % saat saham miliknya dikeluarkan dari bursa saham.

Sehingga saat kamu mau beli saham, pikirkan 2 risiko ini dahulu.

a. Risiko Penurunan Harga

Risiko penurunan harga saham adalah risiko yang harus kamu waspadai sebagai investor saham.

Pesan saya saat membeli saham, kamu harus pastiin tingkat risiko yang sanggup kamu makan.

Karna kayak kata Pak Lo Keng Hong : Tuhan Maha Pengampun, tapi bursa saham tak kenal belas kasihan. 

Sehingga kamu harus sadar bahwa kamu mungkin rugi. At one point, kamu bakalan rugi.

Nggak satupun investor yang nggak pernah rugi. Karna harga saham bisa turun hancur-hancuran.

Tapi poinnya adalah membatasi kerugian atau strategi lainnya. Next kita bahas lebih advance ya. 

Yang penting kamu tahu bahwa saat membeli saham kamu mungkin merugi.

That’s for sure.

 

b. Risiko Delisting Saham

Saham yang listing di bursa efek merupakan saham yang masih terdaftar di bursa efek.

Sementara saham yang delisting adalah saham yang sudah nggak terdaftar di bursa efek.

Saat sebuah saham mengalami delisting, maka pokok investasi investornya akan hangus 100 %.

Karna bursa efek nggak punya kewajiban untuk melikuidasi nilai investasi seorang investor.

Sehingga uang yang sudah terbenam, akhirnya akan habis.

Ps : contoh saya sendiri.

Saya pernah beli RIMO (perusahaannya Pak Bentjok) di harga Rp 50 waktu RIMO masuk ke MSCI indeks.

Wihh, mantap nih saham gocap masuk MSCI, pikir saya waktu itu. Kemudian beli deh!

Sampai hari ini sahamnya nggak gerak dan pastinya tinggal tunggu delisting aja. Apalagi pemiliknya sudah kena masalah hukum dan jadi tahanan.

Artinya saya udah pasti rugi karna pokok investasi saham pasti habis = 0

Walopun secara pembukuan, barangnya masih ada dan nggak rugi kok.  😀

 

4. Manfaat Investasi Saham

Manfaat investasi saham bagi investor nggak sekedar keuntungan dalam bentuk uang, melainkan manfaat lain yang luar biasa dan akan kita bahas di bawah ini.

a. Mengalahkan Inflasi

Inflasi adalah kenaikan harga barang akibat penurunan nilai uang.

Rata-rata orang membuat asumsi inflasi adalah 5 % per tahun.

Memahami dampak inflasi paling mudah adalah dengan nanya ke mamak-mamak, soal belanjaan di pasar.

Pasti harga barang tahun ini pada naik dibanding tahun lalu.

 

Saya ingat waktu SD disuruh beli kentang ke warung (tahun 2000-an awal), harga kentang baru lima ribuan Rupiah.

Fast forward 2021 ini, harga kentang sudah lima belasan ribu Rupiah.

 

Jadi dalam waktu sekitar 20 tahun, harga kentang sudah naik sekitar 200 %.

Artinya kentang kena inflasi sekitar 10 % per tahun.

Dan bayangin barang-barang lainnya yang kena inflasi 5 – 10 % per tahun.

Kalo kamu nggak investasi mulai dari sekarang, uangmu hari ini nggak akan bernilai sama di masa depan. 

 

b. Memahami Kondisi Ekonomi

Menjadi investor saham mewajibkan kamu untuk paham akan kondisi ekonomi Indonesia.

Kamu akan sadar kapan tingkat suku bunga turun dan dampaknya ke harga saham.

Kamu juga buka mata bulat-bulat saat nilai tukar valuta asing menurun dan efeknya ke nilai sahammu.

Hal kayak gini, walopun sepele adalah hal yang paling saya suka dari investasi saham.

Saya baru investasi saham sejak awal 2019 dan bisa ngerasain betapa berbeda wawasan ekonomi saya dibanding sebelum investasi saham.

Jauh beda.

Dan saya harap kamu ngerasain manfaat ini juga.

 

c. Investasi Terjangkau

Seperti pernah saya share di 8 jenis investasi modal 1 juta ini, investasi saham adalah investasi paling terjangkau.

Karna kamu bisa mulai bahkan dengan modal Rp 5.000 (jika kamu beli saham yang harganya Rp 50 per lembar).

Namun, poin yang saya ingin highlight adalah dengan budget ratusan ribu untuk investasi, kamu bisa nikmati tingkat pengembalian yang menarik dari investasi saham.

Catatannya adalah kamu harus tahu dulu cara kerja investasi saham.

Jadi pastiin kamu baca artikel ini sampai kelar ya.

 

5. Investasi Saham Untuk Pemula

Berikut adalah mekanisme dunia saham yang penting kamu pahami sebelum kamu mulai buka akun sekuritas.

Poin-poin ini adalah 8 poin penting investasi saham untuk pemula yang wajib kamu tahu sebelum terjun beli saham.

 

a. Perusahaan Sekuritas / Broker

Perusahaan sekuritas / broker adalah agen yang bertindak untuk mengakomodir jual beli saham investor.

Jadi kalo kamu mau berinvestasi saham, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah membuat akun sekuritas.

Kemudian melakukan penyetoran dana investasimu.

 

Ps : untuk investor saham pemula saya pribadi saranin Ajaib Sekuritas. Karna proses open account Ajaib sudah online dan cepet banget.

Selain itu Ajaib Sekuritas memperlihatkan harga beli / jual per transaksi.

Jadi investor saham pemula mudah banget melakukan tracking pembelian sahamnya.

Kalo kamu mau buka akun Ajaib Sekuritas, silahkan pake kode referral Ajaib = char420   untuk dapatin bonus join di awal.

 

b. Rekening Dana Investor

Rekening Dana Investor merupakan rekening khusus atas nama kamu yang terafiliasi dengan perusahaan broker yang dipake untuk penyelesaikan transaksi jual-beli saham.

Jadi satu sekuritas terafiliasi dengan satu rekening.

Rekening Dana Investor (RDI / RDN) dibuka di Bank yang kerjasama dengan perusahaan sekuritas.

Contoh :

  • Maybank Kim Eng -> RDI di  BCA
  • Ajaib Sekuritas -> RDI di Bank Permata

Saat buat akun di perusahaan sekuritas / broker saham, mereka secara otomatis membuatkan kamu satu akun RDI terpisah.

Nantinya saat mau investasi, kamu menyetorkan dana ke RDI / RDN tersebut.

Setiap pembelian saham, akan memotong saldo RDI-mu.

Begitu juga saat kamu jual saham, akan menambah saldo RDI-mu.

 

c. Minimal Pembelian Saham

Saham diperjualbelikan dalam satuan lembar saham.

Sementara minimal pembelian saham adalah 1 lot saham.

1 lot saham = 100 lembar saham.

Jadi contohnya : kamu beli saham ABCD seharga Rp 100 per lembar saham.

Maka nilai pembelian kamu adalah Rp 100 x 100 lembar = Rp 10.000

 

d. Biaya Transaksi

Biaya transaksi saham terdiri atas fee beli saham, fee jual saham, pajak dan biaya informasi.

Fee beli / fee jual / pajak akan dikenakan pada investor saat terjadi transaksi.

Contoh :

  • Kamu beli saham ABCD, maka kamu akan kena charge fee beli dan pajak pembelian saham.
  • Kemudian saat kamu jual saham ABCD kamu akan kena fee jual dan pajak.

Khusus biaya informasi dibebankan per bulan, terlepas kamu transaksi atau nggak.

Ada beberapa sekuritas nggak bebanin biaya informasi, contoh : Ajaib Sekuritas.

 

e. Bursa Efek Indonesia

Bursa Efek Indonesia adalah pasar modal tempat dimana investor melakukan transaksi saham.

BEI adalah lembaga yang menaungi pasar modal Indonesia dan hari kerja Bursa Efek Indonesia – BEI sama dengan hari kerja Bank.

Investor saham hanya dapat melakukan transaksi jual beli saham di jam buka BEI, yaitu jam 9 pagi sampai jam 3 sore.

Baca Juga : Cara Daftar AKSes KSEI

 

f. Kode Saham Listing

Kode saham yang listing di Bursa Efek adalah kode unik pembeda saham perusahaan yang terdiri dari 4 huruf.

Contoh :

  • Unilever kode UNVR
  • Bank BCA punya kode BBCA
  • Bank Maybank kodenya BNII.

Kode-kode inilah yang akan kamu search, saat kamu tertarik untuk melihat sebuah saham.

Ingat kodenya 4 huruf yang dicari, bukan ketiga kode yang saya sebutin di atas ya.

 

g. Bid & Offer Saham

Bid saham adalah harga beli saham.

Jadi kalo kamu mau beli, kamu menambah lot di bagian bid.

Offer saham adalah harga jual saham. Kadang disebut juga ask.

Sehingga saat kamu mau jual saham, lot nambah di bagian offer / ask. 

Kelihatan dari contoh ini, harga bid di kiri dan harga offer / ask di kanan.

Agar transaksi saham kamu berhasil, maka harga bid = harga offer.

Jadi jangan heran kalo kadang kamu beli saham dengan harga pasarnya tapi nggak dapat. Karna ada selisih harga bid & harga offer.

Kasus kayak gini terjadi kalo kamu beli saham yang nggak likuid alias jarang ditransaksikan.

Sehingga key point-nya : investasi saham yang likuid. 

 

h. Saham Gocap

Gocap adalah bahas Hokkian dari 50. Lima = go. Puluh = cap

Jadi saham gocap adalah saham dengan harga Rp 50 per lembar

Dalam dunia pasar modal, saham gocap adalah saham di level terendah.

Karna harga minimal sebuah saham di Bursa Efek adalah Rp 50

Istilahnya udah floor price.

Jadi kalo kamu baru mau beli saham untuk pertama kalinya, hindari saham gocap.

.***

Akhirnya selesai juga bahas 8 hal dasar dalam investasi saham untuk pemula.

Ini baru kisi-kisinya loh.

Investasi saham itu proses yang kompleks sehingga perlu belajar lebih banyak.

Silahkan lanjutin artikel ini dengan membaca seri investasi saham pemula lainnya :

  1. Cara Investasi Saham
  2. Sekuritas Terbaik

 

Ohya, dalam artikel ini saya lumayan banyak promoin Ajaib Sekuritas.

Karna menurut saya, sekuritas ritel yang gampang pake dengan UI/UX bagus itu ya Ajaib Sekuritas.

Saya harap kamu buka akun sekuritas yang gampang pakenya.

Karna saya pernah buka satu akun broker yang rumitt banget, sampai saya ngabisin waktu 1 bulanan untuk belajar cara pake broker ini. Buang waktu banget!

Jadi dari pengalaman itu saya appreciate banget sama Ajaib Sekuritas yang bikin investasi saham semudah itu.

 

Coba deh!

Jangan dengerin kata saya doang, silahkan kamu coba juga.

Thanks sudah berkunjung ke wartadana.

REFERENSI PERENCANAAN KEUANGAN PRIBADI KAUM MUDA

Baca Juga :

Link Wartadana :

  • Pinterest wartadana
  • Jika kamu adalah pengguna Pocket, connect dengan saya di sini.

Yok lanjut baca artikel lanjutan dari Investasi Saham Untuk Pemula!

Summary
Article Name
INVESTASI SAHAM UNTUK PEMULA - 8 Hal Dasar Untuk Kamu Tahu
Description
Kepikiran untuk investasi saham di 2021 ini? Cari tahu apa itu investasi saham serta 8 hal dasar dalam investasi saham untuk pemula di sini (no-ribet).
Author
Publisher Name
www.wartadana.com
-

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *