BELAJAR INVESTASI 04 : INVESTASI DIRI SENDIRI

– Investasi Wajib Saat Ngerasa Miskin : Investasi Diri Sendiri

Jangan khawatir, ini bukan artikel motivasi. Kita akan ngomongin investasi diri sendiri dengan logika.

investasi diri sendiri - bukanlah artikel motivasi

Karena mengutip di bagian 1 dari seri belajar investasi yang nyebutin bahwa :

Investasi merupakan aktivitas pembelian yang dilakukan di saat ini untuk disimpan dan dijual di kemudian hari guna dapetin untung yang maksimal.

Maka hal yang sama bisa diterapkan bagi diri sendiri.

Kamu dapat melakukan sesuatu secara terus menerus di hari ini  untuk meningkatkan nilai dirimu di masa depan.

investasi pada diri sendiri

Keep scrolling, cari tahu gimana cara logis berinvestasi pada diri sendiri. Nggak muluk-muluk.

Sebelum mulai, silahkan cek 3 artikel dari seri belajar investasi ala wartadana berikut :

– 10 Years Challenge

Masih ingat dengan 10 years challenge yang sempat viral di media sosial beberapa waktu yang lalu?

Saat dimana semua orang berlomba-lomba untuk nunjukin foto 10 tahun yang lalu dengan foto dirinya saat ini?

Sampai kamu dan saya yang melihat foto-foto tersebut terpana.

Orang yang sama bisa menjadi begitu berbeda dalam tempo 10 tahun.

Ajaib ya. Seseorang yang dulunya kurus menjadi berisi, atau seseorang yang dulunya tanpa bulu jadi kumisan atau brewokan.

investasi diri sendiri

Hal-hal kayak gini adalah perubahan yang terjadi dalam diri setiap orang, sadar atau nggak.

Dan hal-hal kayak gini adalah bukti bahwa hidup itu dinamis banget.

Nggak mesti dengan satu warna, nggak mesti dengan satu dimensi. Tanpa batasan.

Kamu dan saya bisa jadi apapun atau siapapun. Pilihannya ada di tangan kamu dan di tangan saya saat ini.

– Apa Hubungan 10 Years Challenge dengan Investasi?

Well…

Kepengen nggak sih 10 tahun kemudian kamu menjadi orang yang benar-benar berbeda?

Atau melihat dirimu yang sudah ter-upgrade dengan baik dalam kurun 10 tahun kemudian?

Maupun momen saat looking back at our struggle now dan ngeliatnya kayak mimpi doang?

Istilah udah upgrade 10x lipat atau 100x lipat mungkin.

bukan kaleng kaleng lagi

Kalo secara fisik, mungkin yang berlemak-lemak sudah jadi otot-an.

Atau kalo secara materialistis, yang dulunya pake tas Miniso sudah bisa nentang minimal LV lah.

Nggak peduli saat ini orang menghina kamu, atau merendahkan dirimu atau membuat kamu merasa bodoh dan nggak berguna. Ingat selalu bahwa kamu punya hak untuk bermimpi.

kamu punya hak untuk bermimpi

Tapi bermimpilah dengan cara yang realistis.

Dan mimpi yang realistis adalah mimpi yang kamu perjuangkan. Dan kamu punya hak untuk berjuang.

Sekarang balik lagi nih. Kebayang :

  • upgrade skill dan pengetahuan yang kamu punya?
  • Bahasa Inggrismu yang patah-patah udah kedengaran kayak bule asli 10 tahun lagi?
  • Kamu yang ngetiknya masih 11 jari akhirnya bisa ngetik 10 jari dengan lancar?
  • Yang aslinya lari 100 meter saja sudah megap kayak ikan keluar dari akuarium dan 10 tahun kemudian sanggup lari full marathon (42 kilometer loh) ?
kebayang nggak dalam pikiranmu

Hal-hal beginilah yang namanya berinvestasi pada diri sendiri.

Kamu lakukan sesuatu yang hari ini kecil banget nilainya, yang hari ini kecil banget effort-nya, yang hari ini kecil banget dampaknya, namun di masa depan bisa jadi besar dan mengubah dirimu secara total.

Entah itu kamu gelontorin uang, atau gelontorin waktu, atau gelontorin tenagamu kepada sebuah aktivitas untuk mencapai sesuatu.

Dan in the end satu-satunya pertanyaan yang perlu kamu jawab adalah :

Kepengen nggak sih melihat dirimu yang saat ini masih ngerasa miskin, akhirnya bisa membuat penghasilan yang layak untuk menunjang keinginan serta kebutuhanmu?

– Kenapa Ngomongin Berinvestasi Pada Diri Sendiri?

Karena di artikel kali ini, kamu dan saya sepakat bahwa kita adalah jiwa-jiwa yang masih miskin secara finansial, sehingga memutuskan untuk meng-klik artikel : satu-satunya investasi yang mesti kamu lakukan saat miskin.

Dan saat kamu nggak punya uang, kemana lagi coba akan kamu salurkan jiwa dan ragamu selain kepada dirimu sendiri, agar satu hari nanti kamu bisa :

  • menghasilkan uang yang layak buat kehidupanmu,
  • menikmati uang yang bisa kamu hasilkan, dan
  • bermimpi untuk hal-hal yang sangat mustahil di hari ini.
investasi untuk dirimu sendiri kok

Saya percaya bahwa : diri saya adalah mesin pencari uang terbaik dalam hidup saya.

Dan saya berharap kamu percaya bahwa : dirimu adalah mesin pencari uang terbaik dalam hidupmu.

Nah, ketimbang bacot nggak jelas untuk belajar investasi uang, baca-baca chart untuk beli-beli saham, atau untuk investasi bodong modal kecil yang bikin cepat kaya, adalah lebih realistis kalo :

kamu dan saya, sama-sama belajar secara nyata nih, untuk nambah pengetahuan dan keterampilan, yang bisa dipake untuk nambah penghasilan. 

Karena skill yang sudah ter-upgrade akan dibayar mahal di luaran sana.

3 Aspek Investasi Diri Sendiri

Kalo kamu merasa investasi pada dirimu sendiri layak untuk dilakukan, keep scrolling.

Tapi kalo kamu pesimis atau ngerasa bahwa artikel ini hanya buang waktumu, then feel free to leave.

Saya bukan motivator. Saya nggak bisa bikin kamu gerak dan mikir, kecuali kamu mutusin untuk gerak & mikir.

berjuanglah untuk dirimu sendiri

Artinya, berjuanglah untuk dirimu sendiri. Nggak ada orang yang akan memperjuangkan hidupmu selain kamu.

Anyway, terima kasih karena kamu memilih untuk tetap membaca & keep scrolling.

Di bawah akan ada 3 kategori besar untuk investasi diri sendiri.

Dengan membagi dalam 3 kategori, kamu bisa fokus pada aspek yang kamu rasa penting. Dan selama intinya ketangkap, investasi diri sendiri itu nggak ribet.

1. Investasi Pada Pikiran

Investasi pertama yang harus kamu lakukan adalah investasi pada pikiran.

Karena pikiran adalah mesin penggerak kehidupan, maka penting untuk memberikan oli dan servis berkala biar mesinnya tetap jalan dengan tangguh.

Jadi penting untuk selalu upgrade pola pikir dan cara pandang.

investasi pada pikiranmu

Tenang saja, investasi pada pikiran nggak mesti seribet milyuner kelas dunia, yang wajib baca 100 buku dalam setahun dan sejenisnya.

Investasi pada pikiran itu sesederhana fokus pada apa yang kamu mau.

Karena begitu kamu fokus, jalan akan selalu ada.

Secara ini jaman bebas. Teknologi bikin batasan itu mengabur.

Semua ilmu yang ingin kamu tahu, tersedia di internet. Bacaan gratis, video gratisan, podcast gratisan. Anything!

yang penting fokus

Let’s say kalo kamu emang nggak doyan baca, ya sudah dengerin saja podcast.

Kalo kamu perlu yang visual, ya sudah nonton saja video.

ILMUNYA READY DI INTERNET, TINGGAL KAMU AMBIL

– Yang Penting Kamu Percaya

Saat kamu menginginkan sesuatu, percayalah bahwa nggak banyak, bahkan nggak ada orang yang akan mendukung kamu.

Trust me!

Saya punya teman dekat yang pernah mencibir keinginan saya untuk punya blog finansial yang mumpuni.

Hal yang sama akan berulang dimanapun kapanpun.

investasi diri sendiri

Orang yang kena hajar sama kehidupan cenderung realistis, pragmatis dan sinis.

Jangan berharap :

  • orang akan berbahagia untuk kamu.
  • akan ada orang yang berada di garda terdepan mendukungmu.
  • atau siapapun untuk memeluk kamu dan berkata bahwa : suatu hari nanti semua mimpimu akan tercapai.

Bullshit!

Yang ada kamu harus :

  • siap untuk tegak dan berjuang sendiri.
  • kuat memaksa dirimu sendiri untuk berusaha bahkan saat kamu nggak yakin bakalan berhasil.
  • menatap mata orang-orang dengan ekspresi penuh cibiran.
  • percaya bahwa satu hari nanti semuanya akan menjadi seperti apa yang kamu impikan.

Dan untuk semua itu, kamu harus percaya pada dirimu agar bisa fokus pada tujuanmu.

yang penting kamu percaya

2. Investasi Pada Tubuh

Saya percaya bahwa tubuh mesti sejalan dengan pikiran.

Jadi dengan pikiran yang muda, tubuhpun harus tetap muda belia.

Saya juga percaya bahwa saya kepengen tinggal untuk waktu yang lama di tubuh saya ini.

Jadi sama kayak rumah yang kamu rawat sepanjang tahun, yang setiap kali atapnya bocor akan kamu ganti atau yang setiap kali catnya berubah akan di-retouch, tubuh juga butuh perbaikan tanpa henti.

investasi pada tubuh alias ragamu

Pertanyaan selanjutnya adalah gimana cara merawat alias berinvestasi pada tubuh?

A. Olahraga Teratur

Percaya deh olahraga adalah aktivitas kecil yang awalnya nyusahin tapi terbayar dengan sempurna. Olahraga nggak bakalan mengkhianati tubuhmu.

Silahkan scroll social media dan liatin muka-muka orang yang doyan olahraga.

Kebanyakan mereka yang olahraga dengan teratur terlihat jauh lebih muda plus seger-seger.

olahraga secara teratur

Tapi, yang paling penting adalah dengan olahraga kamu ngasih fisikmu latihan yang dia butuhkan untuk tetap sehat.

Jadi kamu nggak perlu khawatir bakalan terkena sakit berat yang butuh biaya pengobatan yang besar.

Nggak perlu ribet pake personal trainer atau masuk ke gym mahal. Selama kamu punya niatnya, lari pagi pun sudah cukup.

B. Makanan Yang Sehat

Gorengan itu murah. Belanja makanan di luar juga murah.

Tapi gizi dan kolesterol yang mereka bawa bagi tubuhmu nggak setimpal dengan harga murah itu.

Kayak yang selalu dibilang orang : you are what you eat.

Dengan makan makanan yang nggak baik, tubuhmu juga nggak akan menjadi baik.

makanan yang bergizi

Jadi realistislah dalam memasukkan makanan dalam tubuhmu. Makanan sehat nggak selalu mahal.

Tapi kebanyakan makanan sehat nggak seenak makanan berkolesterol.

C. Tidur Yang Cukup

Banyakkah kantong matamu? Seberapa hitam kantong matamu?

Penelitian ini menunjukkan kurang tidur akan berpengaruh pada kemampuan kognitif seseorang.

Jadi pas kamu kurang tidur, tanpa kamu sadari terjadi penurunan kinerja.

Untuk tetap fokus pada pekerjaan, jagalah kualitas tidurmu.

tidur yang lelap

Memang ada beberapa orang yang emang tubuhnya bisa nerima waktu tidur yang singkat.

Dan kalo kamu adalah orang-orang demikian, pekerjaan rumahmu berkurang satu.

Sementara jika kamu seperti saya yang butuh tidur cukup (8-9 jam), maka menyisihkan waktu buat tidur malam akan jadi pekerjaan besar buat kita.

– Kenapa Harus Investasi Pada Tubuh?

Tubuh yang sehat dan bugar bisa bawa kamu kemana-mana.

Dengan fisik yang kuat kamu bisa ngikutin kegiatan apapun di luar sana. Kamu bisa berjuang sekeras apapun selama ragamu sehat.

Plus dengan tubuh yang sehat diharapin kamu pun nggak akan gampang sakit sehingga kamu nggak perlu habisin waktu dan uang untuk proses penyembuhan.

Percaya deh : nggak ada enaknya sakit keras pas lagi bokek. 

3. Investasi Pada Lingkungan

Kamu nggak bisa milih lahir di keluarga seperti apa, tapi adalah hak-mu sepenuhnya untuk milih mau gaul dengan teman seperti apa.

Setuju nggak?

Maka saran saya : pilihlah dengan bijak orang-orang yang hendak kamu jadikan teman.

investasi pada lingkunganmu

Kalo kamu bingung, percaya deh sama kemampuan waktu, karna waktu bakalan :

  • nunjukin orang-orang yang emang care dan peduli vs orang-orang yang hanya mau seneng-seneng doang.
  • ngasih tau teman yang akan back up kamu dalam kondisi apapun, vs orang-orang yang hanya muncul waktu senang dan ngilang waktu kamu butuh.
  • memperlihatkan gimana sih orang yang benar-benar layak jadi temanmu, tetap ada di sampingmu terlepas dari jarak dan waktu, sementara orang-orang yang dekat sekalipun belum tentu layak jadi teman.

Karena sahabat adalah investasi terbaikmu, pilihlah sesuai kenyamanan hatimu.

Teman yang tepat, ngasih mindset yang tepat buat dirimu. Dan mindset yang tepat bisa membawa kamu kemana saja.

4. Tips Hidup Pas Bokek

Nah, berikut adalah tips tambahan yang pernah saya gunakan dan tetap saya gunakan hingga saat ini untuk menjalani hidup pas uang lagi pas-pasan :

1. Punya Prinsiplah

Punya prinsiplah. Minimal ada hal-hal yang nggak akan kamu langgar apapun yang terjadi.

Cara untuk nentukan prinsip adalah dengan jujur sama diri sendiri tentang apa yang nggak akan kamu lakukan karena melanggar nilai moral yang kamu anut.

punya prinsip hidup

Semisal : nggak akan kencan sama oom-oom karena nggak mau ngelukain keluarganya.

Atau nggak akan nikung teman setim demi capai target.

Apapun itu, seenggaknya kamu punya satu prinsip yang akan tetap kamu pegang.

2. Pintar-pintarlah

Bukan jadi pintar! Tapi pintar-pintar.

Yah, namanya juga lagi gak punya uang, semuanya bakalan salah.

pintar pintarlah

Jadi kamu nggak bisa saklek sama apa yang kamu mau. Compromise-lah.

3. Jangan menganggap apapun secara personal

Di luar sana akan ada orang yang nggak suka dengan kamu dan akan ada juga orang yang suka dengan kamu.

Mereka akan punya opini mereka sendiri terhadap kamu.

Kalo sadis mereka akan berupaya ikut campur dalam hidupmu, antara ngasih saran atau ngasih kritikan pedas tanpa dasar.

Satu-satunya saran yang saya bisa kasih adalah jangan dengerin kata-kata mereka.

JANGAN BAPER

Nggak usah bawa apapun yang mereka katakan secara personal.

Lagi miskin, nggak usah cari masalah. Cari uang aja gih!

– Investasi Diri Sendiri

Investasi diri sendiri kedengaran kayak topik berat yang perlu penghayatan tingkat tinggi.

Padahal dasarnya cuman satu : yaitu FOKUS untuk meningkatkan nilai dirimu.

Jadi pas kamu udah siap untuk menikmati hidupmu maka uang, tubuh dan pikiran sama-sama siap.

KAMU SIAP

Ingat : artikel ini hanya guideline. Intinya adalah fokus pada apa yang kamu benar-benar inginkan.

Cara kerja yang detil untuk investasi dirimu sendiri tetap akan balik ke kamu karena style setiap orang pasti beda.

Dan selesai juga kita bahasin soal topik fun yang satu ini.

Baca Juga :

Link Wartadana

  • Pinterest wartadana 
  • Jika kamu adalah pengguna Pocket, connect dengan saya di sini.

Ada yang ingin diceritakan perihal investasi diri sendiri? Jangan sungkan untuk komen di bawah!

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *