ANGKA DANA DARURAT IDEAL, BERAPA KALI GAJI ?
Dana Darurat Ideal
Membahas dana darurat emang gak ada habisnya, termasuk ngomongin soal angka dana darurat ideal.
Padahal bicarain hal-hal yang ideal tentu saja tricky dan bervariasi antar orang. Nggak ada jawaban yang one size fits all.
Karna beda kepribadian, lokasi tempat tinggal, keluarga, maupun penghasilan, mempengaruhi angka ideal masing-masing.
Yuk bahas dana darurat ideal, keep scrolling ya.
Baca Juga : 6 Langkah Menyisihkan Dana Darurat
1. Angka Dana Darurat Ideal
Angka dana darurat ideal merupakan tabungan dana darurat yang baiknya kamu sisihkan dalam rekening terpisah, untuk kamu pakai kalo mendadak ada yang emergency.
Kamu nggak tahu apa yang mungkin terjadi. Kamu bahkan nggak punya gambaran berapa uang yang harus dikeluarin, kalo sesuatu yang emergency terjadi.
Sehingga jumlah dana darurat ideal tentu bervariasi tergantung siapa kamu.
Single kah? Berkeluarga? Punya tanggungan? Dan segala macam pertanyaan ribet lainnya.
Tapi dibanding fokus pada hal-hal teknis yang seperti itu, yok zoom ke kondisi keuangan kamu terlebih dahulu.
– Kebutuhan Bulanan
Kebutuhan bulanan menggambarkan berapa sih uang yang kamu perlukan untuk menjalani hidup kamu saat ini.
Entah kamu masih single, sehingga perlu tahu berapa angka dana darurat pribadi. Atau kamu dalam kondisi sudah berkeluarga, makanya mau tahu berapa angka dana darurat keluarga.
Lebih mudah untuk ngomongin dana darurat saat kamu tahu seperti apa kebutuhan keuanganmu.
Karna sekali lagi nih, banyak banget orang di luaran sana yang nggak pernah nge-review keuangan pribadinya.
Jadi setiap bulan berlalu begitu saja, kayak hidup yang automated. Penghasilan yang sama, pengeluaran yang sama dan jumlah tabungan yang hampir sama (nggak nambah).
Tujuan kamu ada di sini, tentu bukan untuk ngelanjutin statistik di atas, melainkan membuat perubahan dengan langkah sekecil menyisihkan dana darurat pribadi.
Sehingga untuk sampai pada jumlah emergency fund yang kamu butuhkan, kamu perlu tahu berapa angka kebutuhan bulananmu.
Untuk tahu jumlah pengeluaran bulanan, kamu wajib mencatat uang keluar selama 1-3 bulan lamanya.
Dengan mencatat pengeluaran secara rutin, kamu bisa dapatin gambaran :
- Berapa sih uang yang kamu keluarin setiap bulannya? Dan kamu bakalan surprise ngeliatin angkanya, trust me!
- Pentingkah pengeluaran tersebut? Atau just another impulsive spending?
- Ke depannya bisa nggak kamu belajar identifikasi apakah money out ini benar-benar butuh atau sekedar keinginan yang masih bisa ditunda?
Setelah tahu angka ini, baru kamu bisa menjawab pertanyaan : berapa sih angka ideal dana darurat yang harus kamu punya?
2. Berapa Angka Dana Darurat Ideal?
Berapa angka dana darurat ideal?
Sebelum lanjut, kamu juga harus mengerti bahwa dana darurat terdiri atas 2 kategori besar, yaitu :
- Dana darurat jangka pendek, disebut juga rainy day fund.
- Dana darurat jangka panjang, sering disebut emergency fund.
Fungsi dana darurat jangka pendek adalah untuk menalangi pengeluaran dalam jumlah kecil yang terjadi dadakan.
- saat kamu lagi sakit, untuk beli vitamin / obat herbal
- ban bocor di tengah jalan
- beli booster kuota, karna meeting zoom semingguan full.
Sementara fungsi dana darurat jangka panjang untuk mengcover biaya hidup saat kamu kehilangan pekerjaan atau sumber penghasilan hingga beberapa bulan lamanya.
a. Dana Darurat Jangka Pendek
Dana darurat jangka pendek ditujukan untuk hal-hal emergency dengan nominal kecil.
Karna angkanya masih kecil, menyisihkannya juga lebih mudah, dibanding dana darurat jangka panjang.
Rule of thumb (aturan jalanan) angka ideal dana darurat jangka pendek adalah sekitar Rp 1 – Rp 10 juta.
Tapi, angka itu bukan nominal wajib. Kamu bisa customized sesuai dengan kondisi kamu.
Dan inilah kenapa kamu harus tahu biaya bulanan kamu terlebih dahulu.
Dari catatan pengeluaran yang rutin kamu buat selama 3 bulanan, tentunya akan muncul angka-angka yang dadakan.
Adanya data historis gini, bikin kamu bisa ngebayangin berapa kira-kira angka dana darurat dadakan yang kamu perlu sisihkan.
Apakah Rp 1 juta sudah memadai? Atau harus Rp 5 juta karna ada tanggungjawab terhadap keluarga?
Jawabannya kamu yang tahu = Rp………………………………..
b. Menabung Dana Darurat Jangka Pendek
Menabung dana darurat jangka pendek merupakan hal yang bisa kamu lakukan (doable).
Karna balik lagi, angkanya nggak terlalu gede.
Jadi ketimbang fokus ke dana darurat jangka panjang, yang nyimpannya berkali-kali dari gaji, yuk fokus ke rainy day fund-nya dulu.
Biar selesai bertahap.

Untuk menabung dana darurat jangka pendek, kamu perlu menjawab 2 pertanyaan berikut :
- Berapa jumlah dana darurat jangka pendek yang mau kamu tabung ?
- Rekening apa yang kamu punya, yang nggak kena biaya administrasi dan bebas transfer / tarik tunai mana saja ?
Kalo jumlahnya, tentu kamu sudah punya gambaranlah, berapa angka idealnya kamu.
Sementara untuk rekening, mungkin akan jadi pe-er baru. Dan mungkin juga jadi kendala yang bikin kamu malas deh, kok ribet amat? Masa mesti buka tabungan baru lagi? Dan bla-bla-bla.
Yes, saya juga pernah di posisi itu.
Dan berbekal dari pengalaman tersebut, saya mau sampaikan bahwa saat ngomongin uang, kamu nggak akan temukan solusi seumur hidup.
Kamu akan selalu ditantang oleh keadaan, dengan masalah baru, ditambah aturan baru, yang bikin kamu harus terus upgrade diri.
Jadi kalopun kamu menyelesaikan artikel ini, dan buka tabungan baru khusus untuk si dana darurat, pe-er kamu nggak selesai di sini.
Nah balik lagi ke tabungan dana darurat.
c. Tabungan Dana Darurat
Memisahkan rekening yang biasa kamu pakai, dari tabungan dana darurat adalah wajib!
Karna saat kamu campur, pe-ermu jauh lebih berat lagi.
Kamu harus aware banget bahwa ada porsi sebesar Rp xxx di rekening kamu yang merupakan dana darurat, yang nggak boleh kepake (kalo belum darurat).
Takutnya kan kebablasan, apalagi uang biasanya doyan kabur dari rekening.
Jangan ragu untuk buka tabungan baru khusus untuk si dana darurat jangka pendek.
Terutama nih, buka tabungan yang memenuhi 3 kriteria rekening dana darurat berikut :
- gratis biaya adm bulanan,
- bebas biaya tarik tunai ATM mana saja (manatau kamu butuh uang tunai untuk dana darurat tersebut),
- free transfer online (yang manatau kamu perlu transfer uang).
d. Investasi Dana Darurat ?
Boleh nggak menginvestasikan dana darurat ?
Contoh Kasus :
Dana darurat jangka pendek kamu Rp 2 juta. Agar maksimal, kamu investasikan di reksadana. Boleh nggak?
Jawabannya nggak boleh. Kamu nggak boleh menginvestasikan dana darurat jangka pendekmu.
Yang boleh kamu investasikan hanyalah dana darurat jangka panjang aka si emergency fund. Sementara si rainy day fund alias dana darurat jangka pendek, gak boleh kamu investasikan.
Alasannya simple, kan dana darurat.
Kamu nggak tahu kapan kamu memerlukan uang tersebut. Tapi saat kamu butuh, uangnya harus ada. Urgent, dadakan dan harus ready.
Sehingga logika yang paling tepat dalam memperlakukan dana darurat jangka pendek adalah dengan menyimpannya di tabungan. As simple as that!
Selanjutnya kita akan bahas dana darurat jangka panjang, jadi keep scrolling ya!
3. Dana Darurat Berapa Kali Gaji?
Membahas dana darurat berapa kali gaji adalah trigger yang tepat untuk ngomongin dana darurat jangka panjang.
Karna jumlah dana darurat jangka panjang pastinya signifikan, nggak sekedar 1 / 2 juta.
Mengutip literasi yang ada di luaran sana, banyak yang ngomongin gaji bulanan sebagai pengali dana darurat.
Padahal pengali yang tepat untuk dana darurat adalah pengeluaran bulanan kamu.
Jadi pertanyaannya berubah menjadi dana darurat berapa bulan biaya hidup?
a. Dana Darurat Berapa Bulan Biaya Hidup?
Berapa jumlah dana darurat yang mesti kamu siapkan?
Idealnya adalah kamu mesti punya 6 – 12 kali biaya hidup bulanan sebagai dana darurat jangka panjang.
Karna balik lagi, tujuan dana darurat adalah untuk meng-cover momen saat kamu kehilangan penghasilan rutin.
Harapannya dengan uang sebesar 6 – 12 kali dari pengeluaran bulanan, kamu punya spare waktu 6 – 12 bulan untuk mencari pekerjaan / sumber penghasilan.
Tapi berhubung kondisi ekonomi yang seret banget, marilah nggak bikin topik ini jadi kompleks.
Minimal banget, dengan memiliki 1 – 3 bulan dana darurat, kamu sudah punya prestasi tersendiri dalam mengelola keuangan kamu.
b. Dana Darurat Disimpan Di Mana ?
Dimanakah kamu menyimpan dana darurat ?
Setelah mengetahui angka yang harus kamu tabung, sekarang saatnya ngomongin wadah tabungan tersebut.
Sesuai dengan kondisi emergency fund yang sifatnya dadakan dan urgent, maka menyimpan dana darurat dalam bentuk tabungan adalah opsi terbaik.
Supaya saat terjadi sesuatu yang emergency, kamu bisa langsung mengakses uang tersebut dan menggunakannya dengan maksimal.
Di atas tadi, sudah kita bahas 3 kriteria tabungan dana darurat (scroll ke atas ya).
Kembali pada dana darurat yang kamu investasikan. Coba bayangin, saat uang dana daruratnya malah kamu belikan saham yang sedang turun?
Apa jadinya berada dalam dilema seperti itu? Butuh uang, tapi dananya tertanam. Mau tarik dana, tapi sedang merugi?
Pola pikir kayak gini yang harus kamu tanamkan saat kamu kepikiran untuk meletakkan dana darurat dalam instrumen investasi.
Agar kamu lebih berhati-hati dalam memilih wadah dana darurat jangka panjangmu.
b. Dana Darurat Boleh Diinvestasikan?
Apakah dana darurat boleh diinvestasikan?
Jawabannya jreng-jreng!
Boleh, asal kamu mengerti fungsi dana darurat jangka panjang dan paham jenis investasi yang kamu pilih.
Walopun jadi kontra dari poin sebelumnya, sah-sah saja untuk menginvestasikan dana darurat jangka panjang kamu.
Karna dana darurat jangka panjang fungsinya untuk meng-cover saat kehilangan penghasilan, tentunya kamu nggak mendadak perlu pake.
Kamu pastinya punya gambaran, kira-kira kapan kondisi sedang buruk dan mungkin kamu perlu menggunakan dana darurat tersebut.
Dalam kondisi idle, kerjaan lagi oke dan penghasilan lancar, tentunya dana darurat jangka panjang ini bisa menginap dengan tenang di rekening.
Sehingga kalo kamu mau memaksimalkannya melalui investasi, berikut beberapa opsi yang bisa kamu pilih :
Khusus untuk dana darurat -> nggak boleh kamu investasikan ke saham / reksadana saham / investasi lainnya yang volatil.
Karna di investasi yang volatil, kecenderungan naik turunnya lumayan gila, kayak roller coaster.
Sementara yang lagi kita bicarain adalah dana darurat yang nggak bisa kompromi pas lagi dibutuhkan.
Jadi pilihlah investasi dengan risiko rendah, kalo kamu emang mau menginvestasikan dana darurat jangka panjangmu.
c. Angka Ideal Yang Kelewat Ideal
Kalo saya boleh jujur, membahas angka dana darurat ideal adalah hal yang saya tentang habis-habisan. Karna angka ideal itu biasanya nggak sesuai dengan kondisi di lapangan.
Mudah bagi perencana keuangan untuk ngomong : hey you, dana darurat ideal adalah 12 kali gaji atau 12 kali biaya bulanan.
Tapi dalam praktiknya, come on!
Apakah semudah itu ngumpulin 12 kali gaji untuk kamu simpan sebagai dana darurat? Lantas gimana tabungan lainnya? Dana pensiun? Mungkin dana pendidikan anak? Tabungan DP rumah ?
Apa yang akan terjadi saat angka 12 kali gaji terlalu text book to be true?
Kita nggak lagi ngomongin orang-orang di layer atas dengan penghasilan ultra gemuk. Wartadana ada untuk kamu yang mulai dari bawah, dan jadi keset kaki dalam society.
Angka dana darurat 12 kali gaji bisa dikatakan nggak masuk akal.
Well yes, kalo bisa terjadi, it should be. Kamu harus punya dana 12 kali gaji sebagai cadangan dana darurat.
Kalo perlu semua orang harus punya milyaran di rekeningnya agar bisa hidup bahkan tanpa bekerja sekalipun.
Hanya saja, saya juga berkaca dari mama dan papa saya, yang boro-boro nih menyisihkan dana darurat 12 kali gaji atau biaya bulanan, buat asuransi kesehatan aja mereka nggak punya.
Maka pendekatan dana darurat wartadana, dimulai dari hal yang nggak ideal tapi bisa dilakukan. Seperti dari rainy day fund hingga emergency fund dengan pengali dari biaya hidup bulanan kamu.
d. Mulai Sekarang Walopun Pelan
Mari mulai menyisihkan dana darurat dari angka kecil yang emang bisa kamu tabung, agar kamu ngerasain gimana sih bangganya saat berhasil mengumpulkan dana darurat perlahan.
Dibanding mematok tujuan gede, yang terasa susah dicapai dan bikin pesimis duluan.
Starting now is the best.
Selain itu, tetap kenali dirimu sendiri agar angka dana darurat yang kamu sisihkan juga compact dan benar-benar tepat sasaran.
Kalopun kamu punya spare budget, kamu nggak harus akui uang tersebut sebagai dana darurat. Kamu bisa investasikan untuk masa depan yang lebih panjang lagi.
In the end, dibanding ngomongin hal teknis soal berapa sih angka idealnya, balik lagi yuk kenali diri kamu dahulu.
Saat kamu udah mengenal dirimu, mudah untuk bikin rencana dana darurat dan menikmati manfaat maksimal dari rencana yang sudah kamu susun dan eksekusi.
Baca Juga :
- Dana Darurat 101
- Fungsi Emergency Fund – 5 Alasan Kamu Wajib Punya Dana Darurat
- Cara Menghitung Dana Darurat
- Kalkulator Dana Darurat
- Angka Dana Darurat Ideal (artikel ini)
- Dana Darurat Berapa Kali Gaji?
- Cara Mengumpulkan Dana Darurat
- Cara Menyimpan Dana Darurat
- Dana Darurat vs Asuransi Kesehatan
- Asuransi Jiwa vs Dana Darurat
- Dana Darurat vs Menabung
- Dana Darurat vs Investasi
- Pinjaman Dana Darurat
- Kapan Boleh Pake Dana Darurat?
- FAQ Pentingnya Dana Darurat














Sangat bermanfaat jadi tau dana darurat ideal berapa, dan seperti apa
Halo Mas Anash,
Thanks atas apresiasnya 🙂