Mencoba Menyisihkan Dana Darurat Pribadi?

Menyisihkan dana darurat pribadi seharusnya jadi langkah awal dalam mengatur keuangan.

Tapi karna dari kecil cuman diajarin untuk belajar menabung, maka sering kali orang nggak aware dengan dana darurat.

Taunya cuman mau nabung dan harus nabung. Titik.

Tanpa pernah cari tahu, nabung buat apa?

Maka kali ini selain bahas tentang gimana cara menyisihkan dana darurat pribadi, kamu juga akan tahu tentang :

  • Apa Sih Pengertian Dana Darurat?
  • Apa Fungsi Dana Darurat?
  • Angka Ideal Dana Darurat?
  • Menyisihkan Dana Darurat Pribadi
  • Kapan Dana Darurat Boleh Digunakan?

Tujuan belajar tentang menyisihkan dana darurat pribadi adalah untuk membantu kamu mengatasi hal-hal darurat yang doyan muncul secara keroyokan.

sumber : memegenerator.net

Dan saya janji, artikel ini akan singkat dan nggak ribet.

Keep scrolling ya. 

 

Apa Pengertian Dana Darurat?

Dana darurat atau yang biasa disebut juga emergency fund merupakan :

Sejumlah tabungan yang disisihkan untuk berjaga-jaga apabila timbul keadaan darurat.

Bedanya dengan tabungan biasa adalah dana darurat ini kemungkinan besar pasti keluar dan terpakai.

Contohnya :

  • Ban bocor sehingga mesti diganti.
  • Mendadak demam sehingga mesti membeli obat serta makanan bergizi untuk recovery.

Kenapa memisahkan antara tabungan biasa dengan dana darurat?

1. Jika digabungkan, tabungan kamu nggak berfungsi sebagaimana harusnya. 

Karena kamu akan mikir ‘Tabungan gua mesti likuid untuk cover kondisi urgent yang dadakan’.

Padahal untuk menghadapi kondisi urgent yang dadakan adalah tugas si dana darurat, bukan tugas si tabungan.

2. Sewaktu membedakan fungsi kedua hal ini, kamu punya opsi untuk memaksimalkan simpanan.

Setelah kamu punya angka dana darurat yang memadai di rekening, maka kamu bisa fokus pada tabungan & investasi.

Jadi tabunganmu dapat didepositokan untuk bunga lebih tinggi atau bisa membeli investasi yang low risk.

3. Menghindari perasaan sedih sewaktu capek-capek nabung, tapi hasilnya maju mundur terus

Dana darurat ada untuk menghentikan maju mundur ini.

Semua yang mesti dibayarin, kamu ambil dari dana darurat bukan tabungan.

Sewaktu kamu menyimpan uang sebagai dana darurat, kamu sangat sadar kalo uang ini bakalan kepake satu hari nanti.

Jadi kamu nggak perlu broken heart ngeliatin saldo yang sudah naik tapi merosot kembali. 

Dana darurat terbagi atas 2 jenis :

1.   Dana Darurat Jangka Pendek

Yang fungsinya untuk menalangi apabila ada kebutuhan dadakan yang kecil-kecilan.

Contohnya :

  • Saat kamu sakit dan perlu makan makanan bergizi atau produk herbal yang nggak ditanggung asuransi atau BPJS.
  • Saat ada peralatan rumah yang rusak dan perlu diganti.
  • Saat ban bocor di tengah perjalanan ke kantor di pagi hati.

Karena sifatnya untuk cover angka kecil, kamu butuh jumlah kecil untuk dana darurat jangka pendek.

Rule of thumb (aturan praktis) yang saya pake adalah dana darurat jangka pendek paling rendah Rp 1 juta.

Karna angka 1 juta masih ideal untuk menalangi kebutuhan dadakan yang sifatnya kecil.

 

2.  Dana Darurat Jangka Panjang

Yang fungsinya untuk menalangi apabila kamu kehilangan sumber penghasilan atau ada kondisi yang menyebabkan kamu butuh talangan uang yang lebih lama.

Contohnya :

  • Semisal kehilangan pekerjaan.
  • Semisal menderita sakit berkepanjangan.

Jadi selama masa mencari kerja atau masa pemulihan fisik, kamu masih bisa menjalani hidup seperti biasa dengan adanya dana darurat jangka panjang. 

Angka ideal untuk dana daurat jangka panjang sekitar 6 bulan pengeluaran rutin. Detilnya akan dibahas di bawah ya.

Keep scrolling.

sumber : memegenerator.net

Nah, meme di atas cukup menarik. Dana daruratku adalah kartu kreditku.

Silahkan komen apa pendapatmu tentang penggunaan kartu kredit sebagai dana darurat.

 

Apa Sih Fungsi Dana Darurat ?

Walopun nggak banyak yang sadar akan pentingnya peran dana darurat, ternyata banyak sekali fungsi menyisihkan dana darurat pribadi.

1. Mengcover Kebutuhan Saat Kehilangan Sumber Penghasilan 

Seperti disebutkan di atas.

Dengan adanya dana darurat, kamu masih bisa hidup seperti biasa walopun kehilangan sumber penghasilan.

Tanpa dana darurat, gimana caranya memenuhi kebutuhan dasar kamu saat penghasilan mendadak hilang?

2. Mengcover Sewaktu Ada Kebutuhan Mendadak

Kebayang kalo gadget kamu mendadak rusak, sementara fungsinya penting banget buat komunikasi terkait kerja.

Tanpa dana darurat atau tanpa tabungan, mau pake apa ganti gadget?

3. Mengcover Sewaktu Ada Kebutuhan Medis

Sebagai masyarakat Indonesia, mencadangkan dana darurat untuk keperluan medis itu penting.

Mengingat kita punya kultur yang percaya dengan pengobatan tradisional atau yang sifatnya herbal.

Dan tau sendiri, baik BPJS atau asuransi nggak bisa cover pengobatan tradisional atau herbal. Sehingga saat kamu butuh pengobatan tradisional atau herbal, kamu harus merogoh kocekmu sendiri.

Emang badan kita masih muda, tetapi sakit itu nggak mengenal usia.

4. Membantu Agar Nggak Stress

Sewaktu menghadapi ketiga hal di atas, stres dan kebawa pikiran adalah hal yang biasa.

Gimana nggak pusing kalo nggak punya uang?

Sementara dalam banyak hal, pikiran yang jernih dan bebas stres adalah dasar utama untuk membuat keputusan yang bijak.

5. Membantu Agar Nggak Berhutang

Saya percaya analogi ini :

Saat kamu paksakan komitmenmu untuk menyimpan dana darurat sewaktu kamu punya gaji rutin.

Maka saat kamu nggak punya penghasilan rutin, saya percaya kamu akan memilih untuk hidup hemat merana luar biasa daripada ngutang.

Hal ini karna sewaktu punya penghasilan aja kamu udah bersedia hemat untuk bisa menabung. Apalagi saat nggak punya penghasilan, pasti kamu lebih keras lagi pada diri sendiri.

Komitmenmu akan menuntun kamu melewati masa-masa sulit. 

Idealnya Berapa Angka Dana Darurat?

Ngomongin perihal angka akan kembali pada kondisi masing-masing orang.

Berikut adalah hal-hal yang mempengaruhi angka dana darurat ideal :

  • Penghasilan rutin
  • Pengeluaran rutin
  • Gaya hidup
  • Kondisi keuangan keluarga (walopun masih single)

Dengan asumsi bahwa masing-masing mengerti kondisinya masing-masing, maka saya bagi ke dalam 2 kategori besar :

 

A. Punya Keluarga Yang Bisa Membantu

Seringnya terjadi pada pribadi yang lahir dari keluarga yang sudah melek finansial.

Artinya orangtua telah memiliki bekal masa tua dan aset yang memadai (nggak lagi KPR rumah atau KPM mobil).

sumber : memegenerator.net

Kalo masuk ke dalam kategori ini, dana darurat yang disisihkan nggak mesti besar-besar banget.

Jadi kamu bisa maksimalkan angka tabungan & investasi.

Dengan latar belakang keluarga yang melek finansial, biasanya orangtua masih mampu men-support diri sendiri bahkan kadang ngasih tambahan jajan kalo lagi seret.

Dana darurat pun cukup disisihkan hanya untuk diri sendiri.

Rule of thumb-nya menurut saya :

  • Dana darurat jangka pendek adalah 1-2 juta.
  • Dana darurat jangka panjang adalah 3 bulan dari pengeluaran rutin bulanan.

 

B. Punya Keluarga Yang Mesti Di-Support

Biasanya datang dari keluarga yang belum melek finansial dan seringkali punya tanggung jawab finansial tambahan terhadap keluarganya.

Bagi pribadi yang spesial seperti ini, dana darurat yang hendak disisihkan jauh lebih besar. Karena mesti diakui, bahwa ada tanggungjawab ekstra terhadap keluarga.

Sehingga ditakutkan, keluarga besar yang membutuhan cadangan dana darurat tersebut.

Masih banyak loh orangtua yang nggak melek keuangan dan membesarkan anak dengan mindset untuk mengurus mereka sewaktu tua.

Bukan berarti pandangan ini nggak tepat, tetapi membebani anak yang baru melangkah kecil dalam karirnya adalah cara yang .

sumber : makeameme.org

Jadi harapan saya dengan menulis artikel ini adalah kalo nanti kamu dapetin kesempatan untuk menjadi orangtua, setidaknya pake pandangan modern secara finansial.

Bagi yang berada di kategori kedua ini, menurut saya angka ideal :

  • Dana darurat jangka pendek adalah Rp 1-10 juta.
  • Dana darurat jangka panjang adalah minimal 6 kali pengeluaran rutin.

 

Beda kategori, akan beda cara memperlakukan dana daruratnya.

 

6 Langkah Mudah Menyisihkan Dana Darurat Pribadi

Setelah memahami fungsi dana darurat  dalam rencana keuangan, sudah waktunya nih untuk mulai menyisihkan sejumlah uang sebagai dana darurat.

Berikut adalah 6 langkah mudah menyisihkan dana darurat :

1. Tentukan Angka Yang Kamu Butuhkan

Menentukan angka yang paling mudah adalah dengan mengetahui angka kebutuhan bulanan kamu.

Caranya adalah dengan :

  1. Membuat daftar pengeluaran rutin bulanan.
  2. Mencoret segala aspek yang sifatnya entertainment.
  3. Mencoret segala poin yang sifatnya masih bisa ditunda.
  4. Menjumlahkan yang tersisa sebagai dana darurat bulanan.
  5. Mengalikan angka tersebut dengan jumlah bulan darurat yang kamu pilih.

2. Tentukan Waktu Yang Ditargetkan

Tujuan menentukan waktu adalah agar kamu bisa membagi angka yang harus disimpan per bulannya.

Apabila angka sudah tercapai, kamu dapat move on dari dana darurat dan kembali fokus pada tabungan rutin atau rencana investasimu.

Dana darurat harus punya target waktu. Nyimpan apa yang ada tanpa komitmen akan bikin proses menyisihkan dana darurat menjadi lebih lambat.

 

3. Tentukan Metode Penyimpanan Dana Darurat

Kamu bisa memilih cara untuk memperlakukan rencana dana darurat.

  • Apakah akan diperlakukan seperti tabungan wajib? Dimana kamu paksa diri sendiri untuk menabung sejumlah itu hingga waktu yang ditentukan?
  • Apakah akan kamu sisihkan dari proses berhemat? Atau kamu akan mengurangi sebuah kategori pengeluaran dan switch uang tersebut ke dana darurat?
  • Apakah akan kamu sisihkan dari tambahan pendapatan? Yang mewajibkan kamu untuk mulai mencari opsi nambah-nambah penghasilan.

Baca Juga : 30 Tips Hemat Super Ampuh

 

4. Mulai Dahulu Sekecil Apapun

Gimanapun kalo nggak mulai, nggak akan selesai.

Sehingga walopun belum tahu bener gambaran besarnya, mulailah dulu dengan angka kecil.

Yang penting teratur disisihkan dan sebisa mungkin menahan diri untuk nggak ditarik.

Bahkan nabung Rp 50 ribu per bulan pun nggak masalah asalkan teratur dan komit.

 

5. Gunakan Rekening Terpisah

Buka rekening baru tanpa biaya administrasi. Banyak bank punya produk seperti ini.

Kalo belum yakin, cari di search engine produk tabungan dari bank yang berlokasi di sekitar kantor atau rumah kamu.

Ps : hampir setiap bank punya produk tabungan simpanan pelajar atau tabanas yang bebas biaya administrasi bulanan.

Atau kamu bisa buka tabungan online seperti Jenius BTPN.

 

6. Setelah Mencapai 10 Juta, Depositokan

Dana darurat itu haruslah likuid. Sehingga dana darurat nggak boleh diinvestasikan.

Namanya darurat, tentu sewaktu-waktu dibutuhkan wajib dipenuhi.

Jadi lebih baik memilih untuk mendepositokan dengan plan bulanan atau menyimpannya dalam bentuk Reksadana Pasar Uang.

(Tapi ini kalo sudah paham gimana cara kerja deposito & reksadana).

Kalo belum silahkan simpan dalam bentuk tabungan, agar dapat diakses sewaktu-waktu.

 

Kapan Dana Darurat Boleh Digunakan?

Berdasarkan artikel ini ada 3 kategori yang wajib dipenuhi sebelum kamu mulai menggunakan dana darurat.

  • Apakah sifatnya dadakan?
  • Apakah sifatnya penting?
  • Apakah sifatnya genting?

Ketiga hal ini haruslah terpenuhi sebelum kamu menggunakan dana darurat.

Kenapa ribet pake aturan seperti ini?

Sebetulnya nggak perlu pake aturan juga karna ini adalah dana darurat. Yang mana kapan dana darurat perlu digunakan akan kembali pada dirimu sendiri.

Apa alasan sewaktu kamu memutuskan untuk menggunakan dana darurat tersebut?

Karena kamu yang paling mengerti seperti apa kebutuhan masing-masing. 

Plus, di luar sana, nggak ada orang yang peduli selain diri kamu sendiri.

sumber : memegenerator.net

Dan akhirnya selesai juga membahas perihal cara menyisihkan dana darurat pribadi.

Harapan saya adalah siapapun yang membaca artikel hari ini akan mulai menyisihkannya hari ini juga.

Sementara bagi yang telah menyisihkannya, yeay! Two thumbs up yah!

Di antara semua artikel personal finance yang saya tulis, dana darurat ini adalah pembahasan yang paling penting dan urgent.

Bantu share ya untuk ngingatin teman dan keluarga yang lain.

Sumber :

BACA JUGA :

LINK DI WARTADANA :

  • Instagram wartadanablog => sharing perihal perbankan dan kredit dalam format yang lebih sederhana.
  • Twitter wartadanacom => sharing artikel menarik atau video menyenangkan dari internet.
  • Pinterest wartadana => pin quotes finansial.
  • Jika kamu adalah pengguna Pocket, connect dengan saya di sini.

Terima kasih sudah main ke wartadana.com

REFERENSI FINANSIAL KAUM MILLENNIALS

Kalo kamu punya cara paten untuk menyisihkan dana darurat pribadi, bantu kasih tau ya.

Summary
Article Name
6 Langkah Mudah Menyisihkan Dana Darurat Pribadi
Description
Percaya betapa pentingnya punya dana darurat di rekening? Klik artikel ini cari tahu 6 langkah mudah menyisihkan dana darurat pribadi.
Author
Publisher Name
www.wartadana.com
-

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *