DANA DARURAT 101 (Pst, Biar Pintar Soal Emergency Fund!)

1. Apa Itu Dana Darurat?

Apa itu dana darurat?

Dana darurat adalah sejumlah uang yang kamu sisihkan untuk berjaga-jaga apabila terjadi sesuatu secara mendadak dan urgent.

Dalam konsep emergency fund, kamu menyisihkan uang dengan ekspektasi bahwa uang ini memang akan kamu gunakan.

Sedikit berbeda dari konsep menabung, yang kamu simpan untuk masa depan.

Biasanya tanpa rencana kapan akan menggunakan tabunganmu.

dana darurat adalah

Saat memikirkan dana darurat, kamu sudah tahu bahwa uang ini akan kamu bayarkan keluar.

Pertanyaannya bukanlah kapan, bukan soal cepat atau lambat perlu kamu gunakan.

Melainkan soal :

  • memadai-kah uang tersebut, untuk mengcover hal darurat / urgent / dadakan tersebut?
  • apakah kondisi tersebut memang urgent / darurat?

2. Kenapa Memisahkan Dana Darurat Dari Tabungan?

Kenapa harus memisahkan dana darurat dari tabungan pada umumnya?

Memisahkan dana darurat dari tabungan dilakukan untuk mempermudah pengaturan keuangan kamu, baik secara angka maupun secara psikologis.

Karna saat menggabungkan semua uangmu dalam satu rekening, mudah untuk kehilangan arah dan jalan di tempat.

a. Secara Angka

Memisahkan emergency fund dari tabungan membuat kamu memiliki 2 rekening berbeda dengan tujuan yang berbeda pula.

Satu akun yang kamu fungsikan sebagai rekening tabungan, bertujuan untuk menyimpan uang sebesar mungkin.

Nggak pernah ada limit berapa angka tabungan yang boleh kamu miliki.

Jadi tujuannya adalah menabung sebanyak mungkin, sebesar yang kamu mampu.

memisahkan tabungan dari dana darurat

Satu akun terpisah yang kamu gunakan untuk menyimpan dana darurat adalah tabungan yang angkanya sesuai jumlah dana darurat yang kamu butuhkan.

Jadi kamu sudah tahu berapa maksimal jumlah uang yang ada di akun emergency fund-mu.

Pastiin sesuai dengan kebutuhan, nggak harus lebih.

Uang emergency fund memang akan kamu pakai, saat ketemu kondisi urgent / dadakan / darurat.

menjaga saldo dana darurat

Sehingga saat nantinya uang terpakai, kamu punya pe-er tambahan untuk mengisinya kembali (refill).

Sementara saat nggak kepake, kamu biarin di akun tersebut, tanpa boleh kamu sentuh sebelum ketemu kondisi urgent dan darurat.

b. Secara Psikologis

Dengan memisahkan tabungan biasa dari tabungan dana darurat, kamu melindungi dirimu dari perasaan dongkol saat harus menggunakan uang emergency fund tersebut.

Saat muda, wartadana pernah mengalaminya.

Nggak memisahkan tabungan dari dana darurat.

Suatu waktu membawa motor, malah menabrak mobil dan harus ganti biaya.

Dongkol sekali. Marah pada diri sendiri. Ngerasa bodoh banget, ceroboh dan tolol.

Tabungan yang susah nambah, malah berkurang dengan mudah. Snap, habis buat bayarin orang lain!

Efek psikologis berupa kemarahan dan kekecewaan bisa kamu hindari, saat kamu sadar bahwa memang itulah fungsi dana darurat.

Tugas dana darurat bukanlah menjadi tabungan kamu, melainkan melindungi saat kamu bertemu kondisi urgent yang mengharuskan kamu keluarin uang.

Sehingga mindset nggak boleh gerem karna tabungan malah kepake dan berkurang.

Melainkan syukur karna sudah mengerti konsep dana darurat dan nggak kelimpungan nyari pinjaman.

menjaga psikologis

Walopun terdengar sepele, efek psikologis berupa kemarahan karna tabungan nggak nambah, akan membuat orang justru menyerah untuk mengelola keuangannya.

Buat apa, tar juga ada aja masalah, uangnya kepake melulu.

Hais, ngapain, nggak ada gunanya, nggak pernah nambah juga saving gua. Buat apa?

Padahal saat tabungan seseorang nggak bisa nambah, maka dia pula orang yang paling berisiko saat ketemu kondisi darurat.

3. Jenis Dana Darurat

Dalam praktiknya emergency fund tetaplah dana darurat.

Kamu siapkan untuk berjaga-jaga bila terjadi kondisi dadakan yang membutuhkan uang lebih.

Tapi untuk mempermudah pengaturan keuangan, dana darurat terbagi menjadi 2 jenis, yaitu :

a. Dana Darurat Jangka Pendek

Dana darurat jangka pendek, atau biasa disebut rainy day fund adalah dana darurat yang kamu gunakan untuk berjaga saat ada kebutuhan urgent dalam nominal kecil.

Contoh dana darurat jangka pendek : seperti cerita di atas, saat wartadana menabrak mobil dan harus ganti rugi.

Bisa juga kondisi normal seperti :

  • nggak enak badan, sehingga perlu makanan bergizi seperti buah, multivitamin atau makanan herbal,
  • kuota internet habis, tapi mendadak harus zoom kantor durasi berjam-jam,
  • keluarin uang siluman, demi memperlancar kerjaan.

Atau kondisi apapun yang mendadak terjadi dan mengharuskan kamu untuk keluarin sejumlah uang.

dana darurat jangka pendek

Dalam ngomongin rainy day fund, uangnya nggak dalam jumlah besar seperti belasan atau puluhan juta.

Nominalnya ratusan ribu dan paling banter jutaan.

Untuk mengumpulkan rainy day fund, kamu bisa mulai dari Rp 1 juta sampai Rp 10 juta.

b. Dana Darurat Jangka Panjang

Dana darurat jangka panjang, biasa disebut emergency fund adalah dana darurat dengan nominal lebih besar yang bertujuan untuk mengcover saat :

  • mengalami masalah medis,
  • kehilangan sumber penghasilan.
dana darurat jangka panjang

Jadi emergency fund akan kamu gunakan untuk biaya hidup saat kamu nggak punya penghasilan rutin.

Angka emergency fund biasa disarankan sebesar 6 hingga 12 kali dari biaya hidup bulanan.

Namun karna angka ini terbilang besar, menyisihkan 3 bulan emergency fund pun sudah merupakan prestasi di era covid begini.

4. Berapa Dana Darurat Yang Kamu Perlukan?

Berapa besaran dana darurat yang kamu perlukan?

Angka dana darurat yang perlu kamu sisihkan harus kamu sesuaikan dengan kondisi kamu.

Memang ada rule of thumb, seperti penjelasan di atas :

  • rainy day fund sekitar Rp 5 juta sampai Rp 10 juta,
  • emergency fund berkisar 6 sampai 12 kali dari biaya bulanan.

Namun angka ini lebih baik nggak kamu contek bulat-bulat.

Karna angka di atas adalah arahan.

Sementara untuk praktiknya, sebelum tahu berapa angka yang kamu butuhkan, kamu harus mengerti:

  • kondisi kamu,
  • gambaran keuangan kamu, hingga
  • stabilitas penghasilanmu.

Jadi dibanding memvonis : gua harus nabung 12 kali biaya hidup bulanan, yok lakuin proses lainnya terlebih dahulu.

Baca Juga : Cara Menghitung Besaran Angka Dana Darurat

Untuk menutup penjelasan emergency fund di atas, wartadana mau bilang bahwa masalah uang sifatnya customized.

Jadi nggak ada satu solusi yang berfungsi untuk semua orang.

Karna artikel hanyalah opini, saran atau wawasan.

Untuk menggunakannya, kamu haruslah sesuaikan dengan kondisi kamu.

Baca juga seri dana darurat wartadana yang terdiri atas :

  1. Dana Darurat 101 (artikel ini)
  2. Fungsi Emergency Fund
  3. Cara Menghitung Dana Darurat
  4. Kalkulator Dana Darurat
  5. Angka Dana Darurat Ideal
  6. Cara Mengumpulkan Dana Darurat
  7. Cara Menyimpan Dana Darurat
  8. Dana Darurat vs Asuransi Kesehatan
  9. Asuransi Jiwa vs Dana Darurat
  10. Dana Darurat vs Menabung
  11. Dana Darurat vs Investasi
  12. Pinjaman Dana Darurat
  13. Kapan Boleh Pake Dana Darurat?
  14. FAQ Pentingnya Dana Darurat

Sudahkah artikel di atas menjawab pertanyaanmu tentang dana darurat? Kalo belum, jangan ragu untuk komen di bawah!

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *