10 CARA MENGHINDARI INVESTASI BODONG (Pake Common Sense Doang)
Say No To Investasi Bodong!
Belakangan publik heboh dengan suntonfx. Padahal bukan cerita baru, karna beberapa waktu sekali akan muncul cerita investasi bodong sepert itu. Jadi kali ini wartadana akan share 10 cara menghindari investasi bodong.
Karna investasi bodong itu sangatlah wow dan menarik. Kedua faktor yang bikin orang pintar pun jadi bodoh.
Sebagai reminder doang, inilah 10 cara menghindari investasi bodong berbekal dari pengalaman dan common sense.
Hal yang sebenarnya juga dimiliki semua orang, tapi kadang ketutup sesaat.
1. Hindari Investasi Super Cuan
Hindari investasi yang super mudah dengan %-tase keuntungan jumbo.
Apalagi investasi yang tugasmu hanyalah masukin uang berapa dan sisanya dikerjain oleh A-B-C atau oleh robot.
That’s the first hint.
Nggak semudah itu nyari uang! Apalagi berinvestasi.
Jadi saat ketemu dengan investasi yang pekerjaanmu hanyalah masukin uang, yang artinya kamu nggak harus mikirin hal lain (karna sudah ada pihak ketiga yang lakuin), maka hindari investasi tersebut.
Atau investasi yang cuannya bisa belasan sampai puluhan persen per bulan (dalam 3 bulan balik modal), hindarilah.
Istilahnya apapun yang keuntungannya too good to be true.
The point is kalo semudah itu berinvestasi, gak akan ada orang buka kelas trading atau jualan buku investasi.
Jadi jangan percaya dengan tawaran investasi yang mudah & super cuan.
2. Hindari Investasi Tanpa Risiko
Tip terhindar dari investasi bodong yang kedua adalah menghindari investasi tanpa risiko.
Karna rumus dasar investasi adalah return : risk. Cuan banding risiko.
Jadi apapun yang tanpa risiko atau kelihatan nggak berisiko, biasanya justru merupakan investasi yang paling risky.
Mungkin kamu akan temui, orang yang nawarin kamu investasi yang cuannya puluhan % dengan risiko cuman 1 %.
Perbandingan yang terdengar too good to be true.
Atau ditawarin investasi yang risikonya bisa dikatakan gak ada, karna kamu pegang underlying apalah atau dokumen apapun itu.
Stay away dari orang itu!
3. Hindari Investasi ala MLM
Hindari investasi yang investornya masih harus nyari member, kayak anggota MLM.
Di kacamata wartadana, dengan berinvestasi hal yang diinginkan tentunya adalah passive income.
Penghasilan pasif yang merupakan penghasilan yang datang setelah kamu melakukan sesuatu di awal (sekali saja), atau hanya perlu maintenance rutin sesekali. Nggak harus kamu kerjain setiap harinya.
Apakah ngajakin orang masuk kategori pasif income?
Ya nggaklah!
You need to make an appointment. Kamu harus datang tepat waktu sesuai janji. Kamu harus jualan ludah untuk ngeyakinin orang tersebut.
Lalu kamu harus mastiin orang tersebut ngajakin orang lain sebagai kakinya?
The f#ck? Ngapa nggak jadi trainer sekalian?
Kalo ada investasi yang member-nya ngajakin member lagi, langsung tanyain : MLM apa investasi sih?
4. Hindari Trading-Tradingan
Hindari investasi berbentuk trading, termasuk trading forex dan komoditas.
Karna di tipe investasi seperti ini, hal yang paling sulit adalah menemukan broker yang emang terpercaya.
Buat ngecek legit nggaknya broker yang kamu gunakan pun susah banget.
Jadi ketimbang ketemu perusahaan scam yang jualannya fraud, mending sekalian hindari investasi ini.
Kamu nggak bakalan kekurangan opsi investasi, hanya karna mencoret trading–trading-an dari daftar investasimu.
Kalopun kamu berpikir bahwa investasi trading-trading-an is okay, maka pastiin broker yang kamu pilih emang trusted.
5. Kenali Siapa Yang Nawarin
Pastiin kamu kenal banget dengan orang yang nawarin investasi tersebut ke kamu, sebelum kamu ikut berinvestasi dengan siapapun.
Karna most of the time, orang akan ngajakin teman dan keluarganya terlebih dahulu. (the easy target).
Jadi, pastinya kamu punya gambaran tentang teman atau keluarga yang ngajakin kamu untuk ikut investasi tersebut.
Kamu sudah punya info :
- dulu kuliahnya apaan? Kalo ekonomi atau akunting, masih bolehlah.
- kerjanya apaan? Kalo di sektor finansial, masih bolehlah.
- hobinya apaan? Kalo emang antusias soal finansial, bolehlah.
Tapi kalo dari ke-3 hal di atas nggak ada yang nyantol, you should run away!
Kuliahnya nggak ada kaitan dengan ekonomi, artinya dia nggak pernah punya dasar keuangan.
Kerjaannya bukan di industri keuangan, berarti hidupnya nggak mutar di hal-hal keuangan.
Hobinya bukan soal finansial, artinya dia emang nggak doyan.
Jadi gimana dia ngerti soal keuangan, perkara investasi dan caranya mastiin duit kamu bertumbuh dengan aman?
Earn vs Learn
Please mengerti bahwa ada 2 tipe orang di luaran sana, yaitu :
- orang yang pintar nyari uang, jadi dia nggak perlu belajar mengatur keuangan. Toh ins-nya lebih gede dari outs-nya.
- siapapun yang nggak terlalu pintar nyari uang, sehingga dia harus belajar mengatur keuangan untuk bertahan hidup.
Kalo ada yang kamu dengerin soal nasihat finansial, you listen to the one who has to learned. Orang yang bisa make much more money, biasanya nggak punya sense finansial yang strong.
Makanya akan selalu ada artis / atlet / publik figur yang fenomenal banget, tapi menjadi melarat di masa tuanya. (no offense ya)
Karna ybs jago nyari uang, tapi nggak jago ngatur uang.
Hal yang sama berlaku di dunia nyata.
Kamu dengerin saran dari orang yang bisa ngatur keuangan, bukan dari orang yang gampang nyari uang (kecuali kamu mau belajar nyari uang).
Terutama nih saat kamu ditawari asuransi oleh temanmu yang kerjaannya kantoran, coba pilah baik-baik. Dia capable nggak sih?
6. No Result di Google Search
Red flag yang begitu mudah kamu temui.
Apapun investasi atau investor yang namanya nggak kamu temukan di search engine, besar kemungkinan memang nggak legit / nggak benar.
Coba deh ketikkan nama investasi kamu di google, apa hasilnya?
- cek nama situsnya, apa hasil yang muncul?
- perhatikan profil (siapa key personnya) -> kalo bule, kamu tutup browser dan lanjut tidur siang.
- situsnya pake angka? sering kan ada yang xxx89 / xxx77, kedengaran so fishy dan mirip situs judi.
- ketikkan nama investasi + penipu, contoh ojk penipu dan lihat apa hasilnya.
Ps : nama situs yang nggak .com saja sudah jadi pertanda buruk, apalagi yang .net
Kalopun situsnya valid, cek lagi isi dalam situsnya. Biasanya investasi bodong nggak punya situs yang bagus dan terlihat meragukan.
Beware kalo ketemu investasi yang bahkan di Google pun nggak ada informasinya. Mending skip aja deh.
7. Jangan Kepo
Jangan kepo adalah hal yang tepat untuk mastiin kamu terhindar dari scam investasi.
Karna jika kamu sudah nggak ditawari oleh siapapun di teman / keluargamu, artinya mereka ngeliat kamu sebagai pribadi yang strong dan nggak bakalan mau ikut yang begituan.
So, jangan kamu bukain pintunya dengan bertanya duluan.
Susah emang. Apalagi saat ngeliatin status WA story atau Instagram story yang penuh dengan cuan-cuan-cuan. Ugh la la.
Penasaran kan, kok semudah itu orang make money?
Soal sunton, wartadana mantengin WA story seorang kenalan lama sekitar sebulanan deh. Ngeliatin cuannya yang puluhan dollar, sampai jadi ratusan dollar per malam.
Ngeliatin screenshot yang awalnya hanya berisi hasil trading ybs, bertambah menjadi komisi dari anggotanya.
Siapa sih yang nggak tergiur dan kepengen juga? Lemah iman juga.
Tapi berbekal pengalaman, dibanding WA dan bertanya, wartadana lakukan dulu google search. Hasilnya ternyata nggak nyaman dan ya udah, tutup pintu.
Kebayang kan kalo wartadana lakuin hal yang kebalik, dimana nanyain orang tersebut dahulu?
Wuihh, pasti ditawarin dari pagi sampai sore, sampai akhirnya nyerah dan ya sudahlah coba aja!
Jadi kadang, nggak ngepoin orang juga penting untuk menjaga keuanganmu.
Alias jangan nunjukin kamu tertarik secara langsung, karna kamu bakalan jadi pipeline-nya dia. Dan diuber-uber melulu.
8. Jaga Kesehatan Finansial
Menjaga kesehatan finansial adalah pe-er kamu untuk mastiin bahwa kondisi finansialmu baik-baik saja.
Cara mendiagnosa kesehatan finansial kamu adalah :
- kamu nggak hidup pas-pasan, masih ada sisalah dari gaji – biaya bulanan,
- hutangmu masih bisa dibayar, nggak nunggaklah
- nggak ada keinginan mendadak yang mahal.
Jangan sampai kondisi kesehatan finansial kamu memburuk, karna saat kondisi finansial kamu nggak sehat, langkah finansialmu nggak stabil.
Saat uangmu pas-pasan, mudah untuk terbawa mimpi dari investasi yang cuannya fantastis.
Waktu hutangmu bejibun dan nunggak pula, pastinya kamu pengen make more money dari investasi apapun yang mudah banget dan cuan pula.
Kalo kamu punya gaya hidup flashy, gampang kan untuk keikut investasi scam yang nawarin uang mudah, untuk membiayai gaya hidup kamu yang nggak sesuai dengan kemampuanmu.
9. Jaga Privasi Finansial
Menjaga privasi finansial merupakan langkah mudah yang bisa kamu lakuin untuk merahasiakan kehidupan finansialmu.
Kenapa sih segala yang berbau uang, seperti gaji atau rekening Bank, sifatnya private & confidential?
Karna walopun uang cuman kertas, tetap saja uang punya power dalam hidup setiap orang.
Jadi begitu ketemu dengan orang yang kekurangan uang, ada beberapa kemungkinan buruk yang akan terjadi, kalo kamu nggak menjaga dirimu sendiri dengan baik.
Yuk, cari tahu 10 alasan menjaga privasi finansialmu.
Ps : wartadana nggak ngajakin kamu untuk selalu curiga sama semua orang, tapi lebih baik memulainya dengan menjaga informasi penting dalam hidupmu.
Kamu nggak tahu siapa yang punya akses terhadap informasi dan seberapa jauh mereka akan menggunakannya untuk kepentingan mereka.
Jadi, kayak kata Bang Napi, waspadalah, waspadalah!
10. Bersihkan Circle Pertemanan
Cara terbaik untuk terhindar dari investasi bodong adalah membersihkan lingkungan pertemanan kamu.
(this is gonna be harsh).
Buang jauh teman kamu yang doyan ngajakin investasi gak jelas. Buang jauh-jauh. MLM-lah atau apapunlah, buang!
Karna orang-orang yang nawarin kamu investasi gak jelas, biasanya sudah kena mentalnya.
Jadi mereka juga merupakan target dari kenalan mereka yang nyari easy hit. Dia udah pernah nih main yang ginian, besok-besok pasti mau main lagi.
Dan 100 dari 100 orang yang udah beberapa kali nyobain money scam, akan tetap nyobain saat muncul yang baru.
Hebatnya mereka selalu mikir dengan mindset : money game atau nggak, kalo gua yang pertama masuk, maka gua safe.
And i hate this kind of people. Dia masuk di awal nggak masalah. Trus gimana dengan orang lain yang masuk di akhir?
Kita nggak making money by taking others, ya kan?
Jadi, bersihkan lingkunganmu dari orang-orang ginian.
Ps : wartadana pernah nyobain money game, makanya sadar bahwa setiap kali ada yang baru, orang yang nawarin pasti itu-itu juga.
Semoga kamu setuju dengan kalimat ini bahwa : semakin nambah usia kamu, semakin nggak penting untuk nambah teman baru.
It’s better to have just 1 atau 2 teman yang benar-benar kenal kamu dan bisa kamu andalin, dibanding punya segambreng kenalan yang nggak nambah manfaat ke kamu.
Dari 10 tips menghindari investasi bodong di atas, mana yang paling masuk akal di kamu dan kenapa?
Share dong.
Baca Juga :
- 8 Konsep Mengelola Keuangan Pribadi
- 6 Kesalahan Finansial Masa Muda
- Nasihat Keuangan ala Wartadana
- 10 Hal Untuk Dilakukan Dengan Gaji Pertamamu
Link Wartadana :
Terima kasih sudah main ke wartadana.com/












Bаnуаk ріlіhаn bagi mаѕуаrаkаt untuk bеrіnvеѕtаѕі, mulаі dari рrореrtі, saham, hingga еmаѕ. Nаmun, bеdаnуа investasi рrореrtі, ѕаhаm, tіdаk bisa lаngѕung diuangkan ѕааt dіbutuhkаn.
Invеѕtаѕі Emаѕ Dеngаn Kаrаktеr Suреrhеrо,Tеrtаrіk?