Cara Mengelola Keuangan – Ala Orang Terkaya di Babylonia Kuno

Judulnya emang bikin erghh. Cara Mengelola Keuangan ala Arkad?

Emangnya siapa Arkad ini? WTF he is?

Yok, keep scrolling.

Kita akan cari tau siapa Arkad yang disebut sebagai orang paling kaya di Babylonia kuno.

 

Orang Paling Kaya di Babylonia

The Richest Man in Babylon adalah buku yang unik tentang perencanaan keuangan. Materi bukunya nggak berat dan layak dibaca.

Psst : biasanya saya beli e-book di Amazon Kindle, karna harganya lebih murah.

sumber : Kindle

Kalo boleh saran, misalnya bahasa Inggrismu cukup untuk baca-baca checkout saja buku ini. Harganya kalo di-Rupiahkan nggak sampai 10 ribu. Tapi ilmunya bernilai jauh di atas itu.

 

The Richest Man in Babylon

Alkisah buku ini nyeritain soal Babylonia kuno yang merupakan kebudayaan yang maju dan dipenuhi dengan orang-orang cerdas.

Nah di negara ini hidup seseorang yang disebut sebagai orang paling kaya di Babylonia. Bahkan dia lebih kaya dari raja Babylonia sekalipun. Namanya adalah Arkad.

Di bagian keempat buku ini, Raja yang khawatir akan rakyatnya meminta bantuan Arkad untuk mengajari rakyatnya agar nggak selalu melarat.

Singkat cerita Arkad setuju untuk mengajar di sebuah kelas yang terisi dari seratus orang selama 7 hari.

Dan Arkad mengajarkan sesuatu yang judulnya : 7 Obat Penyembuh Kantong Kering.

 

7 Cures For The Lean Purse

7 Obat Penyembuh Kantong Kering.

  1. Start Thy Purse to Fattening
  2. Control Thy Expenditures
  3. Make Thy Gold Multiply
  4. Guard Thy Treasures From Loss
  5. Make of Thy Dwelling a Profitable Investment
  6. Insure a Future Income
  7. Increase Thy Ability to Earn

Note : kalimat di kotak-kotak biru adalah terjemahan dari kalimat di buku tersebut.

 

Simpan 10 % dari Penghasilanmu

Start Thy Purse to Fattening

Tahap pertama adalah mulai menyisihkan 10 % dari apa yang kita dapatkan setiap bulannya.

Arkad memberikan analogi seperti ini :

Seandainya setiap hari kamu masukkan 10 butir telur ke dalam keranjang dan hanya menggunakan 9 telur yang ada, maka apa yang akan terjadi?

Tentu saja telur tersebut akan bertambah seiring dengan berlalunya waktu. Sehari +1 artinya 30 hari nambah 30 butir.

Please jangan ada yang bilang, telurnya busuk dong.  😀 This is just the analogy. 

Sama halnya dengan dompet alias keuangan kamu. Dengan menyisihkan 10 % dari penghasilan setiap bulannya, dompetmu akan menjadi lebih gemuk seiring dengan berlalunya waktu.

Dan Arkad mengungkap sebuah kebenaran yang aneh menurutnya.

Waktu aku mulai mencoba menyisihkan 10 % dan hanya menggunakan 90 % dari penghasilannya, anehnya aku nggak melarat banget kok.

Aku bisa melaluinya dengan baik. Bahkan aku nggak merasa kekurangan sama sekali.

Sehingga di akhir pelajaran pertama ini Arkad bertanya :

Apa yang kamu inginkan?

  1. Perhiasan? Atau ingin mengenakan pakaian indah atau memakan makanan yang lezat?
  2. Atau kamu menginginkan emas, tanah dan investasi yang memberikan penghasilan bulanan?

Uang yang kamu ambil dari dompetmu memberikan pilihan pertama.

Sementara uang yang kamu biarkan tersimpan di dompetmu memberikan pilihan kedua.

 

 

Kontrol Pengeluaranmu

Control Thy Expenditures

Beberapa orang yang mendengar pelajaran pertama tentang menyimpan 10 % dari penghasilannya, bertanya :

Gimana caranya mau nabung Pak Arkad, buat dipake sehari-hari aja nggak cukup?

Arkad lanjut bertanya : Di kelas kemarin, siapa yang kantongnya kering?

Murid-murid serentak menjawab : Kami semua!

 

Arkad mengangguk dan menjawab :

Padahal, penghasilan kalian tentu berbeda-beda.

Beberapa orang menghasilkan lebih banyak dan beberapa orang menghasilkan lebih sedikit. Beberapa orang punya keluarga yang lebih besar untuk di-support.

Tapi kantong kalian sama-sama kering.

 

Sehingga aku akan ungkapkan satu lagi kebenaran yang aneh bahwa :

Pengeluaran wajib kita akan selalu tumbuh sesuai dengan penghasilan kita, kecuali kita protes sebaliknya.

Jadi pisahkan antara pengeluaran wajib dengan keinginanmu. Karena setiap dari kalian pastinya punya keinginan yang lebih besar dari kemampuan kalian.

 

Dan setiap orang pastinya terbebani oleh keinginan yang bisa terpuaskan.

Kalian mungkin berpikir bahwa karena aku adalah orang terkaya di Babylon sehingga setiap keinginanku pastilah terpuaskan.

Padahal tidak demikian adanya.

Waktuku terbatas. Tenagaku terbatas. Jarak yang mampu aku tempuh juga terbatas. Makanan yang bisa aku makan pun terbatas.

Aku katakan ini karena keinginan akan selalu tumbuh saat ada kesempatan untuk dipenuhi.

Maka keinginan kalian pasti akan bertambah dan yang mampu kalian penuhi hanya sedikit dari keinginan tersebut.

 

Jadi perhatikan cara hidup kalian. Mungkin kalian akan menemukan biaya yang biasa kalian keluarkan namun sebenarnya bisa dikurangi atau dihilangkan.

Buat setiap uang yang kalian keluarkan benar-benar bernilai. Pilih keinginan terbesarmu atau kebutuhan wajibmu kemudian coret sisanya. Dan jangan disesali sedikitpun.

Anggarkan seluruh biaya hidup kalian dari 90 % penghasilan. Dan jangan pernah sentuh 10 % sisanya.

Budget thy expenses that thou mayest have coins to pay for thy necessities, to pay for thy enjoyments and to gratify thy worthwhile desires without spending more than nine-tenths of thy earnings. 

Tujuan dari anggaran adalah untuk membuat kalian menyadari keinginan yang paling kalian inginkan dengan memisahkannya dari keinginan yang biasa-biasa saja tanpa mengeluarkan uang lebih dari 90 % penghasilan kalian.

 

Buat Uangmu Bekerja

Make Thy Gold Multiply

Perhatikan bahwa kantong kering kalian akan mulai menggemuk. Kalian telah berusaha mengontrol pengeluaran untuk menjaga kantong kalian.

Selanjutnya kita akan pikirkan cara untuk membuat harta itu bekerja dan bertambah.

Uang yang ada di dalam kantong menyenangkan hati tapi nggak menghasilkan apapun.

Sehingga uang yang ada di kantong saat ini hanyalah permulaan. Harta yang akan dihasilkan uang itulah yang akan membangun kekayaan bagi kalian.

Demikian kata Arkad di hari ketiga.

Untuk itulah kita akan belajar investasi. Menariknya apa yang dilakukan oleh Arkad adalah dia nggak cuman berinvestasi pokok saja. Semua keuntungan dari investasinya juga kembali diinvestasi.

Jadi nggak cuman induk pokok aja. Anak dari keuntungannya juga kembali diinvestasikan. Jadi nggak hanya pokok investasinya yang nambah, keuntungannya ikut bertambah.

 

Ingat muridku, bahwa kekayaan seseorang bukanlah apa yang dia punya di kantongnya, melainkan penghasilan yang mampu dia bangun, arus uang yang senantiasa mengalir ke kantong seseorang.

Dan itulah yang kalian inginkan. Penghasilan yang akan selalu ada, tidak peduli kalian sedang bepergian atau bekerja.

Inilah obat ketiga untuk kantong kering

Membuat uang bekerja sehingga mereka berlipat ganda seperti kawanan ternak di ladang dan memberikan kalian penghasilan, aliran kekayaan yang mengalir kembali ke kantong kalian.

 

Lindungi Kekayaanmu Dari Kerugian

Guard Thy Treasures From Loss

Uang yang ada di kantongmu haruslah dijaga sebaik mungkin, kalau tidak uang itu akan hilang.

Sehingga alangkah bijaknya jika kita mulai menyisihkan sejumlah kecil dan belajar untuk menjaganya sebelum Yang Maha Kuasa mempercayakan kita pada jumlah yang lebih besar.

Demikian kata Arkad di hari keempat.

Setiap orang yang memiliki uang akan tergoda dengan kesempatan dimana sangat mudah membuat keuntungan di setiap proyek yang masuk akal.

Sering pula teman dan keluarga berlomba mengikuti investasi seperti itu dan mengajak kalian untuk ikut serta.

Prinsip pertama dari investasi adalah memastikan keamanan dari pokok investasimu.

Apakah bijak tertarik pada investasi dengan untung besar tapi sebagai gantinya ada risiko kehilangan pokok investasi? Tentunya tidak bijak.

 

Pelajari baik-baik, sebelum membiarkan uangmu berpindah pada investasimu. Pastikan pokok investasimu akan kembali padamu.

Jangan tertipu dengan gagasan romantis akan hasrat untuk menjadi kaya dalam waktu cepat.

 

Berdasarkan pengalamannya Arkad menyarankan untuk tidak terlalu percaya diri sewaktu investasi. Lebih baik berkonsultasi dengan ahli yang mengerti cara berinvestasi agar untung.

Jadi obat keempat adalah menjaga agar uang kita nggak mendadak hilang setelah dikumpulkan capek-capek.

  1. Berinvestasilah secara bijak dan aman.
  2. Berinvestasi dimana kita bisa tarik kapanpun.
  3. Selalu minta saran dari orang bijak yang lebih mengerti investasi. 

 

Miliki Rumahmu Sendiri

Make Of Thy Dwelling A Profitable Investment

Jika seseorang telah mampu menyisihkan 90 % penghasilannya untuk hidup dan menikmati hidup, dan jika ada sebagian dari 90 % ini yang mampu disisihkannya untuk investasi tanpa mengurangi kualitas hidupnya, maka hartanya akan semakin cepat bertambah.

Demikian kata Arkad di hari kelima.

Kemudian Arkad lanjut bercerita tentang kehidupan di Babylon.

Dimana keluarga tinggal di kontrakan kecil tanpa halaman bagi si ibu untuk menanam sayur atau tempat bagi si anak untuk bermain.

Nggak ada satupun orang yang bisa menikmati hidup dalam kondisi demikian.

Sehingga carilah pinjaman dan mulailah memiliki rumahmu sendiri. Uang untuk membayar pinjaman dapat digunakan dari uang sewa yang setiap bulan kalian bayarkan.

Ada banyak berkah yang datang pada orang yang memiliki rumahnya sendiri. Dan inilah obat kantong kering yang kelima.

 

Kalo boleh jujur, bagian ini sangat praktikal. Dan benar banget.

Walopun kayaknya dari tahun ke tahun, dari dekade ke dekade perdebatan soal sewa rumah vs beli rumah belum punya jawaban absolut yang pasti.

 

Persiapkan Masa Depan

Insure A Future Income

Hidup setiap orang hampir bisa terprediksi, dari sejak masa muda hingga masa tuanya. Kecuali dia dipanggil lebih cepat oleh Yang Maha Kuasa.

Sehingga sangatlah penting untuk mempersiapkan diri demi masa yang akan datang, saat kalian tidak lagi muda atau saat kalian tidak lagi bisa menjaga keluarga kalian.

Pelajaran kali ini adalah agar kalian memiliki uang yang cukup saat penghasilan kalian berkurang.

Demikian kata Arkad di hari keenam.

Siapapun wajib mikirin masa depan. Kita mesti merencanakan masa depan dan mastiin bahwa dalam kondisi apapun kita punya uang untuk itu.

Potong sedikit ya. Saya nggak percaya dengan pemerintah atau siapapun.

Menurut saya – selalu – masa depan saya akan lebih jelas kalo saya yang atur. Nunggu orang lain ngaturin mah kabuurr. Karna siapapun akan ngurusin masa depan dia lebih dulu.

keliatan kan cerahnya masa depan yang kita atur sendiri?

Sehingga Arkad berkata :

Aku selalu menyarankan siapapun untuk secara bijak dan mempertimbangkannya dengan matang untuk mempersiapkan uang di masa tuanya.

Karena tidak memiliki cukup uang di masa tua, atau keluarga yang ditinggalkan oleh kepala keluarganya adalah tragedi. Inilah obat kantong kering keenam.

 

Persiapkan keuangan untuk masa tua atau untuk melindungi keluarga kita.

Di sinilah kita akan bagi dua :

  1. Untuk masa tua kita mesti mempersiapkan Dana Pensiun, sementara
  2. Untuk melindungi keluarga kita mesti mempersiapkan Asuransi Jiwa

 

Baca Juga :

 

Tingkatkan Penghasilanmu

Increase Thy Ability To Earn

Dan di hari keenam ini, Arkad akan membicarakan tentang inti dari cara mengobati kantong kering.

Aku tidak akan berbicara tentang uang hari ini. Melainkan aku akan berbicara tentang kalian, tentang orang-orang yang ada di balik jubah warna warni di hadapanku ini.

Aku akan mengajari kalian tentang apa yang ada di pikiran dan hidup setiap orang yang akan mendekatkan atau menjauhkannya dari sukses.

Demikian kata Arkad di hari ketujuh.

Beberapa waktu yang lalu datang kepadaku seorang pemuda yang ingin meminjam uang. Ketika kutanya untuk apa dia meminjam, ini jawabnya :

Aku meminjam karena penghasilanku tidak mencukupi untuk hidupku.

Sehingga kujelaskan padanya :

Anak muda, kamu ada pelanggan buruk bagi pemberi pinjaman. Yang mana untuk hidupmu saja sudah tidak cukup, bagaimana kamu akan memiliki uang untuk membayar pinjaman itu?

Apa yang sebenarnya kamu butuhkan, wahai Anak Muda, adalah untuk mencari uang lebih banyak lagi. Apa saja yang sudah kamu lakukan?

Anak itu menjawab : Sudah enam kali dalam dua bulan ini aku mencari bosku dan meminta kenaikan upah. Tidak mungkin kuminta lagi.

 

Arkad kemudian melihat murid-muridnya dan berkata : Kita mungkin menertawakan kesederhanaan orang ini, tapi padanya terdapat hal penting untuk bisa meningkatkan penghasilannya.

Dalam dirinya ada keinginan untuk menghasilkan lebih, keinginan yang layak dan terpuji. 

Sebelum ada pencapaian, mestilah ada keinginan. Sehingga keinginan kalian mestilah kuat dan jelas.

Baca Juga :

Bermimpi akan menjadi kaya adalah keinginan yang lemah. Bermimpi memiliki sejumlah uang adalah keinginan yang berwujud sehingga dapat diwujudkan menjadi nyata.

Keinginan yang terlalu banyak atau terlalu memusingkan atau tidak mampu dicapai akan mengkhianati tujuan kalian.

Bagiku cara untuk menemukan sukses adalah :

  • lebih tertarik pada pekerjaanku,
  • lebih berkonsentrasi pada setiap tugasku,
  • lebih gigih dalam setiap upayaku.

Semakin banyak ilmu yang kita tahu, semakin bertambah penghasilan yang kita hasilkan.

Sehingga aku sarankan setiap orang untuk maju ke depan dan tidak berdiam diri atau malah tertinggal di belakang.

 

There is more gold in Babylon, my students, than thou dreamest of. There is abundance for all.

Ada banyak sekali emas di Babylonia, lebih dari apa yang mampu kalian impikan, murid-muridku. Ada cukup bagi setiap orang. 

 

Cara Mengelola Keuangan

Ketujuh hal ini adalah kerangka cara mengelola keuangan yang layak dipertimbangkan.

Minusnya cara mengelola keuangan ala Arkad karna dia nggak jelasin gimana kondisinya saat kita punya banyak hutang.

Tapi secara prinsip apa yang dituturkan di buku ini masuk akal. Dan praktis.

Plus, cara mengelola keuangan yang diajarkan nggak terlalu memberatkan. Realistis banget dia ngajarin untuk nyimpan 10 % dari penghasilan bulanan kita.

Artikel ini saya tutup dengan potongan dari buku ini :

Advice is one thing that is freely given away, but watch that you take only what is worth having.

Saran adalah sesuatu yang diberikan secara cuma-cuma, tapi pastikan kamu hanya mengambil saran yang layak untuk diambil. 

Deal?

 

Baca Juga Cara Mengelola Keuangan :

Link Wartadana :

Terima kasih sudah main ke wartadana.com

REFERENSI FINANSIAL KAUM MILLENNIALS

Punya cara mengelola keuangan yang ampuh? Komen di bawah ya.

Summary
Article Name
CARA MENGELOLA KEUANGAN ala ARKAD (The Richest Man in Babylon)
Description
Cara Mengelola Keuangan ala The Richest Man in Babylon. Arkad - Orang Terkaya di Babylonia Kuno : 7 Cures For The Lean Purse.
Author
Publisher Name
www.wartadana.com
-

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *