BEDA REAL TIME LLG DAN RTGS (3 SKEMA TRANSFER DANA)

Beda Real Time, LLG dan RTGS Apaan Sih?

Sering nggak bertanya-tanya apa beda Real Time LLG dan RTGS?

Ketiga skema transfer uang tersebut adalah skema yang berlaku di Indonesia untuk proses transaksi transfer uang.

Dimana transaksi transfer ditujukan untuk mengirim uang :

  • ke rekening sendiri di bank lain,
  • atau ke rekening orang lain di bank yang sama
  • atau ke rekening orang lain di bank yang berbeda.

Kenapa belajar beda skema transfer uang ini?

Karena saat janjiin untuk transfer uang, kamu perlu memastikan bahwa uang tersebut akan sampai ke tangan penerima dalam waktu yang seharusnya atau waktu yang kamu janjiin.

Maka artikel wartadana kali ini akan jelasin :

  • Apa itu Transfer Dana Real Time / Online?
  • Apa itu Transfer Dana LLG / SKN?
  • Apa itu Transfer Dana RTGS?

Sehingga saat kamu mau ngirim uang, kamu tau skema transfer mana yang tepat untuk dipake.beda real time llg rtgs

Dan tanpa babibu lagi mari kita mulai!

 

1.  Transfer Dana Real Time / Online

Proses transfer uang real time adalah skema mengirim uang dimana dana akan langsung diterima di waktu yang sama.

Jadi uangnya langsung masuk ke rekening si penerima di saat itu juga.

Skema transfer dana real time sering disebut juga skema transfer ‘online’.

Biaya transfer real time / online rata-rata di bawah Rp 10.000,- per transaksi.transfer dana real time

Gimana cara ngejalanin transfer uang real time?

  • Menggunakan Mesin ATM

Saat kamu ngirim uang ke rekening bank lain melalui mesin ATM, kegiatan ini menggunakan skema real time.

Karena semua jaringan ATM di Indonesia sudah terhubung melalui jaringan ATM Bersama / Prima.

Jadi uang yang kamu transfer bisa masuk di waktu yang bersamaan.

Di saat uang kamu berkurang di rekening, di saat itu pula saldo rekening penerima transfer bertambah secara otomatis.

  • Menggunakan Mobile / Internet Banking

Seiring dengan pesatnya perkembangan mobile banking, kamu juga bisa melakukan transfer real time menggunakan smartphone.

Karena jaringannya sudah saling terhubung.

Hampir semua produk digital perbankan sudah terhubung dengan jaringan real time.

Jadi bisa dipastikan kalo kamu memilih opsi transfer real time, dananya dapat langsung masuk di waktu itu juga.

Ohya, ada satu pengecualian yaitu untuk transaksi menggunakan klik BCA, dimana transfernya belum bisa real time, karena menggunakan skema LLG.

Jadi sebagai pemilik rekening BCA kalo butuh transferan urgent, lebih baik langsung ke mesin ATM BCA saja.

Tapi saat ini sudah banyak bank yang memberi fasilitas gratis biaya transfer.

Termasuk salah satunya produk perbankan yang saya ulas di artikel tentang aplikasi perbankan Jenius BTPN ini. review jujur jenius btpn

2. Transfer KU / LLG / SKN

  • KU merupakan singkatan dari Kirim Uang. 
  • LLG adalah singkatan dari Lalu Lintas Giro.
  • SKN merupakan singkatan dari Sistem Kliring Nasional. 

KU sering juga disebut LLG atau SKN yang sering disingkat dengan kliring.

Nah ada dua jenis kliring yang mau dibahas di sini yaitu :

 

A. Kliring / LLG / SKN Sebagai Skema Transfer

LLG / SKN adalah jenis transaksi pembayaran yang hanya dilayani oleh teller bank.

Namun ada juga beberapa bank yang di sistem internet banking-nya masih mencantumkan skema transfer LLG.

Bank melayani transaksi LLG untuk transfer dana berjumlah Rp 100 juta.

Sehingga muncul pertanyaan : uang transfer LLG masuk berapa lama?

Nah, dengan menggunakan sistem LLG, uang nggak bisa langsung masuk ke rekening seperti real time.

Biasanya mesti menunggu 3-4 jam.

Tetapi di beberapa bank ada yang dalam waktu 1-2 jam saja dananya sudah masuk.

Kalo kamu melakukan transfer LLG di jam 9 pagi, kemungkinan dana baru masuk jam 12 nanti siang.

Kalo saya pake internet banking kantor, LLG jam 8 pagi dan uang sudah masuk jam 9 pagi. Hanya 1 jam. 

transfer dana SKN atau LLG

Alasan kenapa dana nggak langsung masuk adalah karena melalui transaksi LLG, dana akan dikumpulkan di sistem Bank Indonesia terlebih dahulu.

Jadi setelah proses & waktu tertentu, sistem dari bank Indonesia akan mendistribusikan transfer ke bank tujuannya.

Setelah bank tujuan menerima, barulah uang didistribusikan ke rekening tujuan.

Kalo mau cepat & nominal masih di bawah 25 juta lebih baik menggunakan skema transfer real time saja. 

transfer skn kapan masuk uangnya

Beberapa bank mematok angka transfer Rp 25 juta ke atas untuk menggunakan sistem LLG.

Tetapi ada juga beberapa bank yang mematok angka LLG dari Rp 50 juta ke atas.

Bank melayani transaksi LLG hingga pukul 15.00 setiap harinya, tapi ini kembali kepada kebijakan bank masing-masing.

Biaya transaksi LLG sama dengan transaksi transfer real time yaitu di bawah Rp 10.000.

Ada  bank yang mematok biaya LLG luar kota lebih tinggi dari LLG dalam kota (walopun sangat jarang).

Dengan menggunakan skema LLG, kamu akan menerima slip transaksi transfer sebagai bukti transfer yang sah.

Jika uangnya belum masuk, ada baiknya slip tetap kamu simpan, karena selalu ada kemungkinan sistem error.

Misalnya dana belum masuk dengan bukti transfer tersebut kamu dapat melakukan klaim ke bank.

 

B. Kliring Sebagai Skema Pembayaran

Ini adalah informasi tambahan yang bisa dilewatkan, silahkan move ke poin ke-3 yaitu transfer RTGS. 

Kliring yang dimaksud di sini adalah pembayaran dengan menggunakan media bilyet giro.

Jadi dengan memiliki rekening giro di bank, kamu akan menerima media penarikan uang berupa buku cek dan buku giro.

Cek biasa digunakan untuk transaksi yang bersifat tunai.

Sementara giro digunakan untuk transaksi yang sifatnya non tunai.

kliring sebagai skema pembayaran

Jadi misalnya A adalah seorang pengusaha yang mesti membayar kepada suplier, maka A akan menggunakan media bilyet giro (BG).

Si A akan memberikan selembar bilyet giro yang sudah berisi nominal pembayaran, rekening dan bank tujuan pembayaran serta tanggal pembayaran.

Di hari BG jatuh tempo, B tinggal mencairkan giro melalui sistem kliring di bank mereka.

Sistem kliring di sini maksudnya adalah supplier B memiliki rekening di bank Y, sementara si A menggunakan bank Z.

Jadi, supplier B akan menyetor ke bank Y selembar BG si A dari bank Z.

Sistem ini akan efektif H+1, karena dibutuhkan waktu untuk melakukan pengecekan ketersediaan dana melalui sistem Bank Indonesia.

Proses pengecekan dana inilah disebut kliring (clearing).

Kalo dana si A ready di bank Z, maka supplier B akan menerima dana tersebut di rekening bank Y-nya sehari kemudian.

Skema ini biasa digunakan oleh pengusaha dan dilakukan sebelum jam 08.30 pagi.

Biaya kliring sekitar Rp 1.500 hingga Rp 2.000 per lembar giro.

 

3. Transfer RTGS – Real Time Gross Settlement

RTGS adalah singkatan dari Real Time Gross Settlement.

Ditujukan untuk pembayaran dalam nominal besar, yaitu di atas Rp 100 juta.

Per Juni 2016, dapat dilihat di artikel Finance Detik berikut, transaksi RTGS yang dulunya dipatok hingga Rp 500 juta, kini turun menjadi Rp 100 juta.

Dengan skema RTGS dana bisa diterima 1-2 jam sejak transaksi.

Bank biasa mematok biaya Rp 25-40 ribu per transaksi.

Jam transaksi maksimal 14.30 atau sesuai ketentuan bank masing-masing.

Layanan RTGS kini dapat dilakukan di konter teller bank maupun fasilitas internet banking.

Untuk beberapa case yang sifatnya urgent, kamu dapat memaksimalkan transaksi RTGS agar dana langsung masuk sekitar 30 menit sejak transaksi di-input.

Hal ini bisa terjadi karena sistem RTGS adalah sistem yang menarik dana yang dilemparkan oleh bank lain.

Sederhananya : si A melakukan RTGS dari bank X ke rekening bank Y.

Tugas bank X adalah melemparkan dana ke sistem bank Y.

Setelah itu sistem bank Y mesti menarik dana tersebut dan melakukan distribusi ke rekening tujuan.

Namun nggak setiap waktu petugas-nya standby untuk melakukan transaksi tersebut sehingga ada jeda waktu tertentu.

Lebih amannya dikatakan bahwa RTGS akan masuk 1-2 jam sejak transaksi. 

Dalam transaksi RTGS dikenal istilah nomor referensi.

Dulunya disebut nomor BOR  (Bank Own Reference).

Dengan tahu nomor referensinya, kamu dapat menyebutkan ke petugas bank untuk membantu proses mempercepat transaksi.

Tapi kalo nggak urgent banget ya ditunggu saja selama 1-2 jam, karena kalo mau mempercepat kamu mesti ngejar ke 2 bank tersebut.

Yaitu bank X yang mau melemparkan uang dan bank Y yang mau menarik dan mendistribusikan uang.

———————

Beda Real Time LLG dan RTGS.

Demikian penjelasan tentang cara transfer uang yang berlaku di Indonesia.

Normalnya untuk ukuran pekerja seperti kita-kita gini, transfer dana yang digunakan masih online atau LLG.

Tapi, saya doain, semoga kamu cepat naik kelas dan sering-sering melakukan RTGS dana pribadi ya. 

Setelah tahu apa beda real time, LLG dan RTGS, serta tahu prosesnya, kamu bisa dengan mudah memutuskan mau transfer menggunakan skema apa.

BELAJAR BEDA REAL TIME LLG SRTGS

sumber : quickmeme.com

Sehingga uang yang kamu kirim bisa sampai tepat waktu sesuai dengan janjimu kepada si penerima.

 

BACA JUGA :

LINK DI WARTADANA :

  • Instagram wartadanablog => sharing perihal perbankan dan kredit dalam format yang lebih sederhana.
  • Twitter wartadanacom=> sharing artikel menarik atau video menyenangkan dari internet.
  • Sitemap wartadana=> melihat artikel-artikel yang sudah diterbitkan di blog ini.
  • Terima kasih sudah main ke wartadana.com

REFERENSI PERSONAL FINANCE KAUM MILLENNIALS

Ohya, karena artikel wartadana seperti biasa panjang-panjang, maka saya sudah buatin versi simple yang bisa kalian cek di link Instagram berikut ini.

Pekanbaru, 31 Maret 2018 19.11

Listening to Hailee Steinfeld – Capital Letters

Masih ada mau ditanyakan perihal beda real time, LLG dan RTGS? Klik komen di bawah!

Bermanfaat kan? Ayo di-share ke yang lainnya juga!

Summary
BEDA REAL TIME LLG DAN RTGS (3 SKEMA TRANSFER DANA)
Article Name
BEDA REAL TIME LLG DAN RTGS (3 SKEMA TRANSFER DANA)
Description
Klik artikel ini untuk dapetin penjelasan simple nggak pake ribet tentang skema transfer dana serta beda Real Time LLG dan RTGS plus syarat dan kondisinya.
Author
Publisher Name
wartadana.com
-

TENTANG WARTADANA

Blog yang didedikasikan bagi para millennials untuk belajar tentang mengelola keuangan terutama mengerti perihal uang dan perbankan.

Charlina

Masih berkarir di bidang perbankan sejak 10 tahun silam. Masih belajar banyak untuk membangun blog tentang uang dan bank yang jujur. Masih berupaya untuk menghargai hidup yang sungguh singkat ini. Dan masih ketawa norak setiap kali gajian :D

4 Respon

  1. Silvester DP berkata:

    I like your ide.
    Apakah ada penjelasan terkait transaksi atm di atas 100 juta, jika saya sebagai penerima dana, bukan pengirim?

    • Charlina berkata:

      Hi!
      Secara prinsip bank nggak pernah membatasi jumlah uang yang dapat masuk ke dalam rekening nasabahnya.
      Jadi, semisal bank pengirim menyediakan limit transfer ATM hingga Rp 100 juta, penerima dapat menerima dana tersebut.
      Demikian, terima kasih sudah berkunjung ke wartadana.com

  2. Yolana berkata:

    Kak mau nanya saya transfer uang melalui internet banking skn hari sabtu, saya tunggu sampai senin malam kenapa belum masuk ya? Padahal saya butuh buat ngisi krs (kartu rencana studi)

    • Charlina berkata:

      Hi Yolana.
      Kalo boleh tahu kamu SKN dari bank mana ke bank mana?
      Ada beberapa kemungkinan :
      – load SKN dari bank pengirim / bank penerima masih dalam antrian,
      – nomor rekening salah, atau
      – sistem bank penerima error, sehingga menjadi retur ke bank pengirim.
      Baiknya langsung telpon ke call center atau datang ke CS bank pengirim.
      Semoga cepet masuk ya SKN-nya. Good luck buat kuliah-mu juga 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *