SUDAHKAH KAMU MENCAPAI KEMERDEKAAN FINANSIAL ?
Kemerdekaan Finansial : Sudah Mencapainya ?
Mumpung lagi di bulan Agustus, yok infused semangat hari kemerdekaan Indonesia dengan ngomongin kemerdekaan finansial.
Karna in the end of the day, makna hari kemerdekaan belum lengkap tanpa kemerdekaan finansial.
Dan walopun terdengar kayak capitalist sejati, wartadana percaya uang mampu mengubah hidup setiap orang.

Yok!
1. Kemerdekaan Finansial
Kemerdekaan finansial adalah kondisi dimana kamu merdeka dari persoalan tentang mencari uang atau menghemat uang demi bertahan hidup.
Sederhananya saat kamu nggak perlu mengkhawatirkan :
- cukupkah uangmu untuk makan sehari-hari?
- mampukah kamu bayar sewa rumah atau cicilan bulanan?
- bisakah jajan boba saat kamu craving?
maka kamu sudah merdeka finansial.

Yes, sesederhana itu.
Karna persoalan pokok dalam hidup adalah to survive. Formula matematika how to survive-lah yang harus diselesaikan oleh siapa saja.
Merdeka finansial nggak kayak standar hidup yang mewajibkan orang untuk punya cukup uang agar nggak perlu khawatirin uang seumur hidupmu.
2. Jenjang Pengeluaran
Alangkah idealnya kalo pengeluaran kamu hari ini masih sama seperti pengeluaran di 10 tahun yang lalu.
Bayangin betapa banyak uang yang bisa kamu simpan, saat pengeluaranmu tetap sementara penghasilan nambah setiap tahunnya.
Tapi yang sering terjadi adalah sebelum penghasilan kamu nambah, pengeluaran udah berlipat ganda duluan.
Sehingga walopun nantinya kamu dapatin penghasilan tambahan, tetap aja susah untuk ngejar pengeluaran rutin.
– Upgrade vs Upgrade
Pernah ngeliatin teman kerja yang dapat promosi dan langsung ganti mobil baru?
Atau keluarga yang dapat rejeki nomplok dan langsung renovasi rumah?
Hal-hal kayak gini lumrah terjadi, saat seseorang dapatin tambahan penghasilan.
Istilahnya upgrade penghasilan = upgrade gaya hidup.

Jadi saat uangmu nambah, wajar dong kalo pengeluaranmu pun ikut nambah.
Dan setelah kamu berada di titik tertentu selama beberapa waktu dengan penghasilan yang statis, tanpa sadar pengeluaranmu akan naik sebelum penghasilanmu naik.
Gitu terus, sampai kamu ngerasa kok susah banget agar cukup?
3. Apa Mau Kamu?
Untuk menjawab : kapan kamu akan ngerasa cukup, kamu perlu memahami apa yang kamu inginkan.
Klise banget!
Saya selalu yakin bahwa saya tahu apa yang saya mau. Demikian juga kamu, yang pastinya yakin bahwa kamu tahu apa yang kamu mau.
Padahal seringnya nggak kayak gitu.

Semakin dewasa seseorang, semakin berkurang originalitasnya.
Semakin bertambah usia seseorang, akan semakin mirip dia dengan lingkungannya.
Sehingga kadang apa yang kamu inginkan, mungkin bukan apa yang benar-benar kamu inginkan.
Contoh sederhana : selera berpakaian yang kadang harus ngikutin aturan kantor atau di-repressed dengan kekhawatiran akan kena cibir orang lain.
Mungkin nggak banyak yang mau mengakuinya, tapi hal kayak gini lumrah kok. Nggak perlu ngerasa malu kalo nggak bisa jadi diri sendiri, dalam beberapa momen tertentu.
Tapii, sebisa mungkin, menjadi dirimu sendiri tentunya jauh lebih menyenangkan.
– Yok Kenali Dirimu
Mumpung lagi momen covid, dimana kamu benar-benar terisolasi, yok coba kenali dirimu.
Wartadana tahu, ini bukan artikel self development.
Hanya saja, untuk bisa ngomongin kemerdekaan finansial, kamu harus paham apa keinginanmu.
Tanpa memahami apa keinginanmu, akan mudah kebawa arus ngikutin orang-orang di sekitarmu.

Bukan copy cat, tapi tanpa sadar -> akan selalu ada hal yang sepertinya menarik untuk dicoba – karna temanmu udah nyobain.
Sementara sumber daya yang kamu pake untuk nyoba-nyoba itu ternyata bisa membuat kamu dekat dengan impianmu – kalo kamu mau.
Jadi yuk kenali dirimu. Tanya apa yang kamu mau. Cari tahu apa yang ingin kamu kejar.
Kecil atau besar bukan masalah. Butuh uang atau tanpa uang bukan intinya.
Asalkan kamu mengerti siapa dirimu dan apa yang kamu inginkan dalam hidup ini?
Coba deh pikirkan apa yang benar-benar kamu inginkan dalam hidup. And for once in your life, chase that sh*t !
4. Merdeka Finansial Post Covid?
Bisakah mencapai kemerdekaan finansial setelah covid kelar?
Wartadana sungguh berharap jawabannya adalah yes, bisa saja! Semua orang bisa merdeka finansial setelah covid berlalu.
Nggak perlu ada PPKM atau pembatasan lainnya yang membuat orang stuck nggak bisa keluar dari rumah.

Uang yang tadinya masuk tabungan, akan keluar dalam bentuk spending dan mengalir ke semua orang.
Penjual makanan, suplier gas si penjual makanan, tukang parkir bahkan tukang tambal ban bocor di jalan.
Saat kita semua mobile, uang juga ikutan mobile, mengalir mengikuti langkah si empunya.
Kehidupan yang tadinya sepi jadi rame. Orang yang sebelumnya struggle mikirin uang untuk makan, bisa move on dan upgrade hidupnya.

Ya, wartadana berharap jawabannya adalah iya. Setiap orang bisa merdeka finansial di era post covid.
Hanya saja : jangankan mikirin post covid, banyak orang di luaran sana masih struggle untuk survive di masa covid.
Sehingga menyamakan bahwa semua orang akan menikmati percikan kesejahteraan setelah covid adalah salah.
– Siapa Yang Akan Merdeka?
Wartadana percaya banget bahwa siapapun yang mengenal dirinya dan tahu apa yang dia inginkan, bisa mencapai kemerdekaan finansial.
Sesederhana itu.
Makanya kalo mengulang pertanyaan di atas : apakah semua orang bisa mencapai kemerdekaan finansial?
Jawabannya : NO (underline and bold).

Tapi apakah kamu bisa mencapai kemerdekaan finansial?
Jawabannya : mungkin, selama kamu mengerti apa yang kamu mau.

Karna dengan mengerti apa yang kamu mau, kamu bisa buang hal-hal nggak penting dari hidupmu.
Uang yang tadinya nggak cukup untuk semua keinginanmu, akan menjadi cukup untuk kebutuhanmu. Sehingga kamu nggak harus struggle memenuhi kebutuhan dasar.

Dan balik lagi saat kamu nggak perlu struggle mikirin kebutuhan pokokmu, kamu sudah capai kemerdekaan finansial.
Cuman nih, sebagai bagian dari society yang terus berkembang, tentunya hal ini nggak cukup.
Tentunya kamu harus senantiasa upgrade, agar well accepted in our society.
Tapi biarlah persoalan upgrade atau mencapai kebebasan finansial, jadi masalah untuk keesokan hari.
Khusus momen ini saja, mari merayakan kemerdekaan negara Indonesia dengan merasakan kemerdekaan finansial yang sederhana.
– Merayakan Kemerdekaan
Nggak perlu bikin standar tinggi atau pencapaian besar untuk merayakan makna kemerdekaan.
Hal-hal sederhana kayak merasa nyaman dan punya cukup uang untuk memenuhi kebutuhan dasar adalah kemerdekaan finansial.
Yang mestinya membuat kamu bangga karna mampu mencapainya.
Khusus untuk kamu yang baca wartadana hari ini, yok mari rayain kemerdekaan finansial yang receh ini dan kembali mengenali dirimu lebih baik lagi.
Ps : wartadana adalah wadah untuk menuangkan banyak kecemasan finansial dalam bentuk keyakinan bahwa masa depan akan lebih baik.
Sehingga kalo kamu punya kecemasan finansial lainnya dan berkenan, silahkan share di sini.
Link Wartadana :
Baca Juga :
- Cashback Kartu Kredit
- 9 Rule Investasi Cerdas
- Cara Bikin Akun Cashbac
- 7 Pertanyaan Saat Kebelet Belanja
- Memutus Mata Rantai Sandwich Generation
Terima kasih sudah main ke wartadana.com/