BELAJAR INVESTASI 03 : 9 ATURAN SEWAKTU BERINVESTASI

9 Aturan Sewaktu Berinvestasi dengan Benar Agar Cuan & Risiko Terukur

Kembali lagi di belajar investasi seri 3, dimana wartadana akan bahas 9 aturan sewaktu berinvestasi yang benar agar terhindar dari investasi bodong yang merugikan.

Kalo belum baca 2 seri sebelumnya, silahkan klik link di bawah ini :

BELAJAR INVESTASI 01 : BELAJAR MEMAHAMI INVESTASI DENGAN LOGIS

BELAJAR INVESTASI 02 : MEMAHAMI CARA KERJA INVESTASI 

By the way, guide line begini aslinya bebas sesuka hatimu. Mau diikutin, mau nggak dibaca, mau diabaikan, whatever!aturan sewaktu berinvestasi sesukamu

Yang penting adalah selama pola pikirmu untuk berinvestasi udah tepat, artikel –artikel yang ada fungsinya hanyalah untuk mengingatkan.

Tapi jika kamu adalah investor baru yang belum pernah berinvestasi dan ingin memetik hasilnya, silahkan scroll ke bawah dan baca dengan segenap jiwa.

Ke-9 aturan ini adalah dari pengalaman dan bacaan yang sumbernya sudah terlupakan. Sejauh ini praktis untuk digunakan dan nggak pake bahasa ribet soal rasio-rasio atau apapun itu.

So, go on! Dibaca yah!

 

Manfaat Berinvestasi Sedini Mungkin

Eits, bentar yah…

Sekedar ngasih tau : saat kamu pengen berinvestasi, saya sarankan adalah melakukannya sedini mungkin. Mulai hari ini kalo bisa.

Karena dengan berinvestasi sedini mungkin, kamu akan rasakan 3 manfaat berikut :

 

Compound Interest (Bunga berbunga)bunga berbunga

Semua pakar finansial selalu bilang bahwa penemuan terbaik di abad ini adalah compounding effect, dimana uang yang kamu hasilkan dari aktivitas investasimu, bisa diinvestasikan kembali dan menghasilkan uang kembali.

Gila nggak tuh? Dengarnya sih gila dan kayak racauan orang mabuk.

Tapi buktinya emang ada. Dan emang bisa terjadi. Jelas banget bisa terjadi!

Tapi nggak semua orang bisa dapetin keuntungan dari proses bunga berbunga ini. Karena compounding effect butuh satu komponen penting yang susah untuk ditunggu, yaitu WAKTU.

Compounding effect nggak akan bekerja maksimal dalam kurun waktu yang pendek. Melainkan baru akan berbuah manis saat investor bisa menunggu hingga waktu puluhan tahun lamanya.

Jadi untuk benar-benar bisa menikmati compounding effect, kamu harus menginvestasikan uangmu untuk jangka waktu yang panjang sekali.

See this chart!

INVESTASI 15 TAHUNINVESTASI 20 TAHUN

INVESTASI 30 TAHUN

provided by : BIBIT

Idealnya dengan modal yang sama, setelah 30 tahun barulah kamu dapat memetik buah yang manis. Sehingga memulai lebih cepat membuatmu lebih cepat menikmati hasilnya.

 

Financial independence is possiblekebebasan finansial

Benar. Dengan berinvestasi sedini mungkin, kebebasan finansial menjadi mungkin bagi kamu.

Ada fase dimana saya kepengen hidup seperti millennials di artikel CNBC Make It atau Business Insider. Yang bisa early retirement. FIRE. Financial Independence Retire Early.

Pensiun dini dari kerjaan yang mesti dilakoni sejak jam 8 hingga 5 sore. Mereka punya tema yang sama yaitu menabung kelas pelit banget dan nyari uang kayak orang gila untuk mundur dari karir korporatnya.

Ada yang memutuskan untuk melakukan apa yang sudah dia impikan dari kecil, ada yang memang ingin menikmati waktu dengan keluarga dan perjuangan mereka pun terbayar.

Tapi, siapa yang nggak pengen sih? Mengumpulkan cukup uang untuk membeli kebebasannya sendiri.

Dengan berinvestasi lebih dini, kamu bisa melakukannya, sayapun bisa melakukannya.

Tapi alasannya nggak cukup sekedar kepengen pensiun dini. Meraih kebebasan finansial artinya adalah uangmu akhirnya bekerja untuk kamu dan kamu bisa fokuskan pikiran pada hal-hal lain yang lebih menarik bagi jiwamu.

Kita, kamu dan saya, hanya hidup untuk waktu yang benar-benar singkat di tempat ini.

 

You are prepared for anythingKAMU SUDAH SIAP

Ya, dengan berinvestasi sedini mungkin, kamu sudah siap untuk menghadapi setiap kemungkinan di masa depan.

Mungkin ada perampingan di kantor, mungkin ada perubahan manajemen, mungkin ada kesalahan yang fatal, mungkin kondisi kesehatan nggak memungkinkan, mungkin kamu kepengen jagain orangtuamu yang menua di kampung halaman, mungkin kamu kepengen hidup di tepi pantai, mungkin kamu kepengen jadi stay at home mother, apapun itu mungkin.

Dengan berinvestasi sedini mungkin, ditambah efek compounding di atas, kemungkinan-kemungkinan ini bisa jadi nyata.

Jadi, sudah tertarik untuk berinvestasikah? Sabarr bentar. Belajar dulu! Baca dulu, scroll dulu ke bawah, cari tahun 9 aturan sewaktu investasi yang benar berikut ini.

9 Aturan Sewaktu Berinvestasi Yang Benar (Agar Terhindar Dari Investasi Bodong)

Apa saja sih yang harus kamu lakukan agar dasarmu dalam berinvestasi sudah benar? Apa sih aturan sewaktu berinvestasi?

Keep scrolling!

1.  Apa yang too good to be true, biasanya emang bodong

Aturan dasar dulu.

Apa yang terlalu bagus buat jadi nyata, biasanya memanglah nggak mungkin. 

Sis, bisa dapatin profit 30-an persen per bulan.

Sis, bisa untung 3 % per minggu.

Balas : “Sis, aku orangnya care sama kawan. Kalo profit gede gitu, sis ajah yang kaya sendiri. Aku ikhlas kok jadi subjek pamernya kamu.”

Di tahun ini, saya sering jumpa dengan nasabah yang mengeluhkan biaya bunga bank.

Kok SBI sudah turun berkali-kali namun bunga bank belum juga disesuaikan secepat naik kemarin itu?

Karena sekarang bisnis lagi susah banget. Margin-ku habis kena potong. Kalo bunga bank nggak turun juga, fixed aku kerja buat bank ajah.

Demikianlah kurang lebih curhat dari nasabah-nasabah kesayangan saya.TERLALU BAIK UNTUK JADI NYATA

Apa poinnya?

Ya! Pengusaha yang sudah belasan tahun usaha, dan sudah punya dana cadangan sendiri di luar sana, pun terkena dampak perlemahan ekonomi.

Omset nggak naik-naik. Pelanggan bayar hutang lama banget. Suplier minta pembayaran lebih cepat. Margin berkurang, buat bayar bunga bank ajah sisanya udah nggak banyak.

Okelah, nasabah saya akan lebay dan berlebihan biar bunganya turun lebih cepat. Tapi sadar nggak kalo rata-rata bunga kredit bank sekitar 1 % per bulan? Saat nasabah ngoceh demikian, artinya marginnya juga paling banter 5 % per bulan.

Darimana orang-orang yang jualan investasi return gede itu dapat bisnis yang bisa membiakkan uang hingga laba sampai ratusan persen per tahun?

Benar! Itu adalah uang orang lain yang mereka putar sebagai profit. Padahal aslinya nggak ada bisnis apapun, nggak ada untung apapun dan siapa yang makin serakah akan makin sakit meratapi ruginya.

 

2. Mengerti profil risikomu sendiri

Investor dibagi dalam 3 kategori :

  • Konservatif, tipe yang lebih kepengen aman.
  • Moderat, tipe yang setengah pengen aman dan setengah pengen untung gede.
  • Agresif, tipe yang lebih kepengen untung gede dan bisa menerima risiko.

Mengerti karaktermu sebagai investor, membuat kamu dapat memilih instrumen investasi yang tepat.

Hargai dirimu sendiri apapun tipenya.

Kalo emang konservatif, silahkan cari instrumen yang sangat aman. Buat apa dengerin kata orang dan entry di instrumen yang bikin jantungmu ketar-ketir?

Kalo emang moderat, silahkan cara instrumen yang mengakomodir keinginanmu akan keamanan dan return yang berimbang.

Kalo emang agresif, silahkan cari instrumen yang sangat profitable. Kan kamu sudah siap juga dengan risiko yang mungkin terjadi. aturan sewaktu berinvestasi - kenali dirimu dahulu

High risk high return

Tapi, ingat selalu bahwa : semakin tinggi profitnya, akan semakin tinggi risiko sebuah instrumen investasi.

Seperti dijelaskan di bagian ke-2, saat investasimu turun akan ada titik untuk masuk. Tapi gimana kalo kamu masuknya tinggi dan mengigit jari saat nilainya turn?

Inilah kondisi yang dimaksud dengan high risk high return. Saat kamu harapin angka untung yang gede, kamu pun harus bersiap untuk gigit jari saat nilainya turun dan merugi besar.

Sepaket tuh!

 

3. Diversifikasi investasi

Pernah mendengar kalimat ini?

Jangan tempatin semua telurmu di satu keranjang saja. Takutnya pas keranjangnya jatuh, telurmu malah pecah semua.

Istilahnya jatuh tapai. Kalo sudah jatuh kena lantai tapai bakalan hancur lebur, sampai nggak bisa dipungut sama sekali.

Saran saja, saat berupaya untuk melakukan diversifikasi, pilih instrumen yang sesuai dengan profilmu. Boleh mencoba variasi tapi di angka kecil.

Dan jangan terlalu berlebihan saat diversifikasi. Idealnya instrumen investasimu di bawah 5 item, karena semakin banyak yang kamu inginkan, semakin banyak waktu dan pikiranmu tersita untuk mempelajari hal tersebut.

Padahal kamu masih perlu bekerja dan fokus pada apa yang merupakan penghasilan utamamu. Namanya sampingan yah nggak mungkin dibiarin menyita yang utama.

 

4. Buat investasimu effortless, nggak terlalu memusingkan

Menyambung poin 3 tentang diversifikasi, dimana jangan sampai pekerjaan utama malah terganggu oleh investasi. Karena banyak orang nggak terlahir sebagai multi task-er, biarin smartphone menjalani tugas multitasking-nya.

Kamu apalagi saya sebagai orang biasa-biasa, jangan membebani pikiran seperti itu.

Cukup menjalani yang biasa dan jadikan investasi sebagai sampingan. Bukan membalikkannya dan menjadikan pekerjaan sebagai sampingan. aturan sewaktu berinvestasi - nggak ribet

Effortless ini juga berarti sudah otomatis, yang artinya bisa berjalan rutin tanpa terus kamu pantau. Sistemnya sudah ada, setiap bulan sudah bakalan ter-investasikan, tanpa harus kamu otak-atik dahulu.

 

5. Percayalah pada instingmu

Harus!

Insting itu akan datang sendiri kalo diasah. Tapi kalo kamu nggak mau dengerin kata hati atau feeling-mu sendiri, maka insting yang ada bakalan mati. percaya pada instingmu

Percayalah, tubuhmu punya caranya sendiri untuk ngasih tau apakah sesuatu yang akan kamu kerjakan merupakan hal yang baik atau nggak.

Saat hatimu ngerasa nggak enak, jangan maju. Pause saja sebentar, liatin keadaannya bakalan jadi seperti apa. Buru-buru dan ngerjain sesuatu kayak dikejarin setan itu bikin otakmu makin kacau.

Tapi saat hatimu ngerasa kepengen, namun ada takut-takut sedikit, hajarlah! Coba!

 

6. Tahu kapan harus berhenti

Wajib!

Ada 2 kondisi dimana kamu harus tahu kapan titikmu untuk berhenti :

Saat rugi, kamu harus paham titik cut loss-mu. Mengerti bahwa kamu nggak bisa menerima rugi lebih dari apa yang sudah kejadian,

Saat untung, kamu harus paham titik target untungmu. Mengerti bahwa kamu nggak bisa membiarkah serakah yang menguasai akal sehatmu.TAHU KAPAN HARUS BERHENTI

Gampang diucapin. Susah dikerjain.

Makanya mesti sering dilakukan. Waktu entry, tetapin targetmu. Waktu tercapai, langsung eksekusi. Tujuannya adalah untuk mendisiplinkan dirimu sendiri saat berinvestasi.

 

7. Upayakan berinvestasi jangka panjang

Sama halnya kayak nanam pohon.

Emang satu tahun cukup bagi si pohon untuk bertumbuh dan berbuah manis? Dua tahun? Tiga tahun? Atau belasan tahun?

Investasi juga begitu. Mereka butuh waktu untuk tumbuh dan matang. Kalo kamu sebagai investor nggak sabar, nanti malah kepetik buah investasi yang mengkal.

Capekk, mesti diperam dan nungguin pula. Mending biarin buah matang di pohon.investasi perlu waktu

Sama halnya dengan membiarkan investasi bekerja sesuai ritmenya dan dipetik kala buahnya memang matang sempurna.

 

8. Jangan hidup dari hasil investasimu, hiduplah dari penghasilanmu!

Pentingloh ini!HIDUP DARI PENGHASILAN

Kecuali pokok investasimu sudah gede dan bejibun, maka kamu bisa hidup dengan mengandalkan keuntungan bulanannya sebagai modal biaya hidup.

Tapi kalo baru memulai investasi, janganlah hidup mengandalkan hasil investasimu semata.

Gimanapun, di tahap awal kamu harus menghasilkan pendapatan untuk ditabung. Tabungan inilah yang nantinya akan dijadikan sebagai modal investasi. Dan siklus ini nggak boleh keputus.

Biarin pendapatanmu masuk terus. Biarin tabunganmu nambah terus. Biarin investasimu nambah terus. Dengan demikian, waktu kamu hendak menikmatinya mereka sudah siap.

Kalo kamu petik terlalu cepat dan mengesampingkan pendapatanmu untuk diganti oleh hasil investasi, kamu akan menyia-nyiakan masa produktifmu yang mestinya bisa digunakan untuk mengakuisisi lebih banyak modal investasi.

 

9. Kalo sudah rejeki bakalan jadi, kalo bukan rejeki makin dikejar makin lari.

Bener nggak?

Kalo emang investasi ini rejekimu, dengan usaha yang kamu tanamkan, akan ada buah yang dapat kamu petik. Manis dan gemuk pula daging buahnya. REJEKI NGGAK BAKAL KETUKAR

Tapi kalo bukan rejekimu, dengan upaya seberat apapun, yang terjadi tetaplah rugi dan rugi dan rugi. Mau dicoba lagi, mau ditambah lagi, mau didiamin bertahun-tahun sekalipun, tetap nggak akan ngasih hasil yang memuaskan.

Jadi, jika nanti ada investasimu yang baik, bersyukurlah! Berarti emang rejekimu.

Tapi saat nanti investasimu memburuk, terimalah! Banyak hal di luar kendalimu. Berarti belum rejekimu. Gitu aja.

———–

Demikian 9 aturan sewaktu berinvestasi dengan benar. Kalo kamu percaya akan ke-9 poin di atas, mestinya investasi-investasi bodong akan terlihat buruk di matamu. Karena sama sekali nggak masuk akal.

Silahkan klik link di bawah untuk baca seri investasi ke-4 yaitu INVESTASI WAJIB SAAT MISKIN – INVESTASI PADA DIRIMU SENDIRI!

Anyway, checkout page Instagram wartadanablog yang sharing perihal perbankan dan kredit dalam format yang lebih sederhana.

Juga kunjungi laman twitter wartadanacom dimana saya sering share artikel menarik atau video menyenangkan dari internet.

Serta jika kamu baru pertama kali sampai di wartadana, silahkan klik sitemap wartadana untuk melihat artikel-artikel yang sudah diterbitkan di blog ini.

Terima kasih sudah main ke wartadana.com 

Pekanbaru, 3 Desember 2019

#girlsliftothergirlsup

Masih ada yang membingungkan terkait aturan-aturan sewaktu berinvestasi? Komen dong!

Bermanfaat kan? Ayo di-share ke yang lainnya juga!

Summary
BELAJAR INVESTASI 03 : 9 ATURAN SEWAKTU BERINVESTASI
Article Name
BELAJAR INVESTASI 03 : 9 ATURAN SEWAKTU BERINVESTASI
Description
Klik artikel ini untuk tahu 9 aturan sewaktu berinvestasi agar punya fondasi yang kuat dan nggak mudah tertipu oleh investasi bodong.
Author
Publisher Name
www.wartadana.com
-

TENTANG WARTADANA

Blog yang didedikasikan bagi para millennials untuk belajar tentang mengelola keuangan terutama mengerti perihal uang dan perbankan.

Charlina

Masih berkarir di bidang perbankan sejak 10 tahun silam. Masih belajar banyak untuk membangun blog tentang uang dan bank yang jujur. Masih berupaya untuk menghargai hidup yang sungguh singkat ini. Dan masih ketawa norak setiap kali gajian :D

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *