Kredit

6 JENIS PENGIKATAN JAMINAN KREDIT DI BANK

Setiap kali meminjam uang ke bank kamu akan melakukan pengikatan jaminan kredit.

Sehingga penting untuk tahu apa saja jenis pengikatan jaminan kredit di bank.

Di artikel kali ini kita akan belajar :

  • Apa saja agunan yang diterima oleh bank ?
  • Apa saja mekanisme pengikatan agunan tersebut?

Go check it out!6 mekanisme pengikatan agunan

 

Apa Fungsi Pengikatan Jaminan?

Tujuan adanya pengikatan jaminan adalah karena bank butuh perjanjian untuk mengikat agunan yang diberikan oleh Debitur sebagai jaminan fasilitas kreditnya.

Pengikatan jaminan kredit di bank merupakan mekanisme bank untuk memastikan bahwa secara legal mereka memiliki hak atas agunan yang dijaminkan oleh Debitur, apabila muncul kondisi wan-prestasi.

Wanprestasi sendiri merupakan kondisi dimana salah satu pihak tidak mampu untuk memenuhi kewajibannya terhadap perjanjian yang kedua belah pihak itu sepakati di awal.

WANPRESTASI
kondisi dimana terjadi pengingkaran atas perjanjian yang telah ditandatangani sebelumnya.

Jadi dalam konteks kredit, wan-prestasi akan timbul saat peminjam alias Debitur tidak mampu memenuhi kewajibannya.

Kewajiban yang paling umum menjadi sebab wanprestasi adalah ketidakmampuan Debitur untuk membayar kembali  pinjamannya :

  • baik kewajiban pokok,
  • baik kewajiban bunga,
  • hingga denda-denda yang mengikuti.

Bahasa sederhananya adalah ‘saat Debitur tidak mampu membayar, bank memiliki hak secara legal atas aset yang diberikan untuk menjamin kredit tersebut’.

Jadi Apa Saja Pengikatan Jaminan Kredit di Bank?

Note :

  • Pengikatan jaminan akan dilakukan sesuai dengan ketentuan yang telah disetujui oleh Undang-Undang.
  • Cara pengikatan berbeda-beda tergantung dari jenis jaminannya.

Nah berikut adalah 6 jenis agunan yang umum diterima oleh bank serta jenis pengikatan jaminannya :

 

AGUNAN KREDIT BERUPA TANAH & BANGUNAN

Setiap aset yang berbentuk tanah maupun tanah dan bangunan memiliki bukti kepemilikan berupa Sertifikat.

Lazimnya Sertifikat yang biasa adalah SHM (Sertifikat Hak Milik) dan SHGB (Sertifikat Hak Guna Bangunan).

Sertifikat diterbitkan oleh Badan Pertanahan Nasional, selaku otoritas yang memiliki fungsi untuk mengatur perihal pertanahan di Indonesia.

Mekanisme pengikatan jaminan Sertifikat adalah dengan Pemasangan Hak Tanggungan.PENGIKATAN HAK TANGGUNGAN ATAU HTHak Tanggungan artinya Debitur sebagai pemegang sertifikat menyetujui untuk memberikan hak lebih tinggi (privilege) untuk melakukan eksekusi terhadap objek jaminan apabila terjadi wanprestasi.

Prosesnya adalah dengan mendaftarkan Hak Tanggungan tersebut pada Badan Pertanahan Nasional, sebagai otoritas yang memiliki wewenang untuk hal tersebut.

Setelah dipasang Hak Tanggungan, di SHM / SHGB akan tertera :

  • nama bank,
  • jumlah hak tanggungan terpasang,
  • peringkat hak tanggungan yang terpasang,
  • notaris yang melakukan pemasangan, dan
  • tanggal pemasangan hak tanggungan.

Dengan terpasangnya Hak Tanggungan, Bank akan menjadi pihak yang berhak atas jaminan tersebut apabila dilakukan eksekusi karena wanprestasi.

Sebagai bukti telah terikatnya jaminan tersebut. bank akan memegang Sertifikat Hak Tanggungan.SERTIFIKAT PENGIKATAN HAK TANGGUNGANBACA JUGA : 6 Jenis Biaya Yang Timbul Saat Pengikatan Jaminan Sertifikat di Bank

BACA JUGA : Roya Hak Tanggungan

 

AGUNAN KREDIT BERUPA KENDARAAN

Bukti kepemilikan sah atas kendaraan bermotor adalah BPKB (Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor) yang dikeluarkan oleh Satuan Lalu Lintas Polri.

Untuk menjaminkan kendaraan bermotor, mekanisme pengikatan jaminannya adalah Fidusia.

Fidusia merupakan proses untuk memberikan hak lebih (privilege) kepada bank atas aset yang bergerak, dimana aset tersebut dalam penguasaan peminjam.pengikatan fidusia untuk kendaraan bermotorBedanya Fidusia dengan Hak Tanggungan terletak pada sifatnya dimana Hak Tanggungan untuk jaminan tanah atau bangunan di atasnya yang sifatnya tidak bergerak.

Sementara untuk Fidusia, aset yang menjadi objek dapat berpindah-pindah atau bergerak.

Pendaftaran Fidusia dilakukan pada lembaga Fidusia yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Administrasi Umum. Dilakukan secara online oleh kantor notaris.PENGIKATAN JAMINAN KENDARAAN BERMOTORCOBA CEK : Pendaftaran Fidusia Online

 

AGUNAN KREDIT BERUPA ALAT BERAT / MESIN

Alat berat dan mesin pun dapat dijadikan jaminan dengan catatan telah memiliki nomor seri dan nomor mesin sebagai bukti identifikasi.

PENGIKATAN JAMINAN DI BANK
sumber : alatberat.com

Karena material mesin dan alat berat mayoritas adalah besi, maka nomor seri dan nomor mesin ini sudah digrafir di fisiknya.

Tujuan adanya nomor seri dan nomor mesin adalah sebagai identifikasi agar dapat dicocokkan dengan dokumen kepemilikan sehingga dapat dijadikan jaminan.

Karena mesin itu dibuat di pabrik yang notabene antara satu mesin dengan mesin lainnya identik 100 %.

Maka dibutuhkan nomor seri / nomor mesin sebagai identitas mesin tersebut.

Mekanisme pengikatan alat berat / mesin dilakukan sama seperti jaminan kendaraan bermotor yaitu dengan Fidusia.pengikatan jaminan alat berat atau mesinDalam beberapa kondisi :

  • semisal kredit melalui lembaga leasing ataupun
  • pembiayaan metode syariah,

pengikatan jaminan fidusia tidak perlu dilakukan.

Hal ini karena melalui pembiayaan di leasing, badan leasing juga menjadi pemilik aset tersebut.

Makanya untuk pinjaman leasing dikenal istilah sewa guna usaha.

Hal ini berlaku juga untuk pembiayaan syariah yang sifatnya bagi hasil, dimana bank ikut bekerjasama dengan Debitur untuk membeli aset tersebut di awal.

Untuk kedua kondisi  ini, nama pemilik di bukti kepemilikan (Invoice) akan dituliskan Nama Debitur QQ Bank / Leasing.

PENGIKATAN JAMINAN ALAT BERAT ATAU MESIN

 

AGUNAN KREDIT BERUPA PERSEDIAAN BARANG DAGANG

Persediaan barang dagang juga dapat dijadikan jaminan pinjaman bank, tapi kembali lagi pada kebijakan bank tersebut.

Barang dagang yang dijadikan jaminan diwajibkan memiliki siklus usaha yang masih positif. Artinya barang dagang ini merupakan barang dagang yang perputarannya masih wajar.PENGIKATAN JAMINAN PERSEDIAAN BARANG DAGANGANBank juga tidak dapat menerima barang dagang yang sifatnya tidak laku berbulan-bulan untuk dijadikan jaminan.

Karena menjadikan barang dagang sebagai jaminan adalah aktivitas yang penuh risiko.

Sebab fisiknya yang akan selalu berpindah dan harganya yang akan selalu mengalami perubahan.

Saat persediaan tidak mengalami perubahan, alias tidak bertambah atau berkurang, bank akan lebih khawatir lagi.

Karena besar kemungkinan barang tersebut tidak laku di pasaran.

Untuk itu biasa bank mensyaratkan daftar rinci jumlah persediaan, jenis persediaan dan kuantitasnya dalam periode lebih dari satu bulan.

Pengikatan barang dagang dilakukan dengan mekanisme Fidusia.pengikatan jaminan persediaan barang dagang adalah fidusia

 

 

AGUNAN KREDIT BERUPA KAPAL

Kapal dapat juga dijadikan sebagai jaminan atas pinjaman di bank.

Tapi mesti dibedakan antara kapal yang bermesin dan berjalan sendiri dengan sampan besi yang mesti ditarik oleh mesin terpisah. Karena sampan besi tidak bisa dijadikan jaminan bank.pengikatan kapal adalah hipotek atau fidusia

Dalam hal jaminan, kapal dibedakan menjadi 2 jenis yaitu :

  • Kapal dengan berat kurang dari 20 m3, dimana pengikatan dilakukan secara Fidusia
  • Kapal dengan berat lebih dari 20 m, dimana pengikatan dilakukan secara Hipotek

Bukti kepemilikan Kapal adalah Gross Akte yang diterbitkan oleh Direktorat Perkapalan dan Kelautan. Hipotek Kapal pun akan didaftarkan di Direktorat Perkapalan dan Kelautan Indonesia.PENGIKATAN JAMINAN KAPAL LAUT

 

AGUNAN KREDIT BERUPA DEPOSITO

Walaupun bukan praktik yang umum, deposito alias tabungan bisa juga dijadikan jaminan kredit.

Keuntungan menjaminkan aset tunai adalah bunga pinjaman back to back yang cukup terjangkau. Debitur cukup membayar yang namanya spread back to back yang ratenya sekitar 2 %.

Kembali pada topik, saat menjaminkan deposito yang ditempatkan di bank pemberi kredit, sebenarnya Debitur sudah memberikan kepada bank seluruh jiwa raganya.

Karena saat Debitur tidak mampu membayar apapun, bank tinggal mencairkan deposito tersebut. Tidak perlu bertele-tele somasi atau prosedur eksekusi yang ribet dan melibatkan pihak ketiga.PENGIKATAN JAMINAN DEPOSITO

Tapi karena hukum dan aturan perbankan, maka tetap dibutuhkan sebuah mekanisme yang secara legal mengikat deposito tersebut.

Untuk jaminan tunai dikenal istilah Gadai  Sertifikat Deposito.

Gadai adalah proses mengikat objek yang fisiknya dipegang oleh pihak Kreditur. Dengan gadai, apabila terjadi wan prestasi Kreditur berhak untuk langsung melakukan eksekusi terhadap jaminan. pengikatan deposito adalah gadai depositoBACA JUGA : Kredit Back to Back alias Kredit Beragunan Tunai

 

Berikut adalah ringkasan dari 6 jenis jaminan dan 6 jenis pengikatan jaminan kredit di bank :

Jenis Jaminan

Mekanisme Pengikatan

Fisik Jaminan

Tanah dan bangunan Hak Tanggungan Tidak Bergerak | dikuasai oleh peminjam
Kendaraan Fidusia Bergerak  | dikuasai oleh peminjam
Alat berat dan Mesin Fidusia Bergerak | dikuasai oleh peminjam
Persediaan Fidusia Bergerak | dikuasai oleh peminjam
Kapal Hipotek Bergerak | berat di atas 20 m3 | dikuasai oleh peminjam
Deposito Gadai Bergerak | Fisik jaminan ada pada Bank

Memahami Cara Kerja Perbankan

Mengerti bank dan mekanisme perbankan itu penting dalam hidup. Self service itu membantu banget.

Saat kamu tahu dan bisa ngitung atau ngira-ngira sendiri lebih baik, daripada mesti nunggu orang lain lakuin.

Dan tahu soal mekanisme pengikatan jaminan kredit di bank seperti ini, bikin kamu aman dari rongrongan beberapa pihak nggak bertanggungjawab.

Nggak lucu ya, kamu mau kredit mobil tapi di daftar rincian biaya malah dicantumkan biaya hipotek.

Jadi simpulkan sendiri, lebih baik mengerti atau nggak mengerti? 

BACA JUGA :

LINK DI WARTADANA :

  • Instagram wartadanablog => sharing perihal perbankan dan kredit dalam format yang lebih sederhana.
  • Twitter wartadanacom=> sharing artikel menarik atau video menyenangkan dari internet.
  • Sitemap wartadana => melihat artikel-artikel yang sudah diterbitkan di blog ini.
  • Terima kasih sudah main ke wartadana.com

REFERENSI FINANSIAL KAUM MILLENNIALS

Ohya, karena artikel wartadana seperti biasa panjang-panjang, maka saya sudah buatin versi simple yang bisa kamu cek di  bawah :

Pekanbaru, 27 Juni 2018

Jika ada yang hendak kamu tanyakan tentang Pengikatan Jaminan Kredit di Bank, jangan ragu untuk berkomentar di bawah.

Summary
6 JENIS PENGIKATAN JAMINAN KREDIT DI BANK
Article Name
6 JENIS PENGIKATAN JAMINAN KREDIT DI BANK
Description
Baca 6 jenis pengikatan jaminan kredit di bank untuk tahu apa saja agunan yang dapat diterima oleh bank dan mekanisme pengikatan jaminan kredit di bank.
Author
Publisher Name
www.wartadana.com
-

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *