Similar Posts

11 Comments

  1. Ada yg mau sy tanyakan mbk… sy kn lg proses kpr rmh br di developer. Marketingny bilang kl cicilan blm.lunas mau dishmkn dulu atas nm sy nanti kena biaya apht dua kali apakh bnr spt itu?

    1. Hi Mbak Ika..
      Untuk KPR, karena SHM awalnya masih nama pihak ketiga, biasanya ada biaya SKMHT (Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan).
      Fungsi SKMHT = APHT. Bedanya adalah SKMHT untuk aset yang belum dibaliknama ke kita. Sementara APHT untuk aset yang sudah dibaliknama ke kita.
      Jadi, biaya aktanya dobel -> biaya akta SKMHT + biaya akta APHT. Harga per akta biasanya Rp 350 ribu sampai Rp 500 ribu.
      Demikian mbak Ika, semoga membantu.
      Terima kasih sudah berkunjung ke wartadana.com 🙂

      1. Hi mbak Siti.
        Wah, kalo itungan baiknya ditanyain ke petugas bank biar lebih jelas.
        Tapi sebagai hitungan kasar, rata-rata biaya notaris 2-3 % dari nilai pinjaman.
        Kadang bisa lebih kecil dan kadang lebih besar.
        Semoga membantu mbak, thanks…

  2. Mau tanya sis…kalo pinjam uang dibank dng jaminan sertipikat tanah…kira2 biaya notarisnya brp yah…apa bisa ditawar biaya notaris tsb. Makasih sis

    1. Hi!
      Mbak, jumlah biaya notaris itu tergantung dari nominal pinjamannya.
      Kalo boleh tahu, pinjamannya di angka berapa?

      Untuk menawar biaya notaris secara prinsip bisa mbak.
      Tapi ada beberapa notaris yang emang strict dan nggak mau kasih kurang. Ada juga beberapa yang lumayan enak diajak nego.
      Coba aja dulu buat di-nego-in 🙂

      Demikian mbak, semoga membantu
      Terima kasih sudah berkunjung ke wartadana.com

  3. Malam mba , saya pinjam uang di bank 250jt dan dipotong biaya notaris sebesar 7 jt , apakah benar seperti itu mba mekanisme nya ?
    Dan ada beberapa bang saya tanya biaya notaris dilimpahkan ke pihak bank tersebut bukan ke debitur

    1. Hi Mba Nova 🙂
      Setau saya nggak ada Bank yang bisa membebaskan biaya notaris. Karna itu rekanan Bank bukan bagian dari Bank itu sendiri.
      Yang mungkin dibebaskan adalah biaya-biaya dari Bank.
      Perihal angka mesti ada detil & rinciannya baru saya ada gambaran Mba.
      Karna beda kredit, beda bank, beda daerah pasti beda-beda hitungan biayanya.
      Kalo ada rincian silahkan email ke admin@wartadana.com
      Sebisa mungkin saya coba liatin. Thanks…

  4. Bila ada sebuah sertifikat di jaminkan/diserahkan oleh anak teratas nama sertifikat (teratas nama sertifikat telah meninggal) untuk di jaminkan ke bank, apakah bisa sertifikat tersebut masuk di dalam Perjanjian Kredit? Bagaimana kah pandangan hukum nya tentang sertifikat tersebut dan ke absahan Perjanjian Kredit nya dari sisi bank? Terima kasih.

    1. Halo Pak Agus,
      Jika ingin menjaminkan sertifikat atas nama orang yang sudah meninggal, maka prosesnya harus turun waris / hibah terlebih dahulu.
      Bank tidak dapat menerima jaminan sertifikat atas nama Almarhum, karena untuk menjaminkan sertifikat, notaris dan Bank wajib meminta pihak pemegang sertifikat untuk hadir menandatangani perjanjian.
      Sehingga dalam hal ini, teken baru bisa dilakukan jika sertifikat sudah dialihkan (turun waris) kepada ahli waris Almarhum.
      Saat prosedurnya sudah tepat, maka proses penjaminan sertifikat tersebut menjadi sah secara hukum.
      Semoga membantu Pak Agus. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *