CARA MUDAH HITUNG BUNGA CICILAN KARTU KREDIT

Memiliki kartu kredit dan berencana menggunakannya? Ingin menggesek di toko favorit dan menjadikan transaksi tersebut sebagai kewajiban cicilan bulanan? Mau hitung bunga cicilan kartu kredit tersebut?


BACA JUGA : 10 CARA CERDAS MEMANFAATKAN KARTU KREDIT

 

Kali ini kita akan belajar cara super mudah menghitung cicilan kartu kredit, yang bisa dilakukan bermodal kalkulator ponsel.

Baca hingga akhir ya, karena cara ini mudah bangett dan di luar dugaan bermanfaaattt bangetttt. 🙂

 

Bunga cicilan kartu kredit

Sistem perhitungan bunga cicilan kartu kredit berbeda dengan cara menghitung bunga pinjaman KPR.

 

1. Bunga cicilan kartu kredit dihitung dengan cara flat

Perhitungan dengan cara ini artinya pokok di awal akan selalu dijadikan pengali untuk kewajiban bulanan kita.

Ngomong secara gamblang, tentu saja hal ini membuat kewajiban bunga cicilan kartu kredit menjadi lebih besar dari kewajiban bunga KPR.

Karena dengan membayar kewajiban bulanan, mestinya pokok pinjaman nasabah berkurang.

Tetapi, perhitungan kartu kredit nggak memperhitungkan hal tersebut.

Melainkan menghitung ‘pukul rata’ dari jumlah pinjaman di awal.

 

2. Bunga KPR dihitung dengan cara anuitas

Anuitas adalah sistem dimana pokok yang digunakan sebagai pengali bunga adalah pokok yang telah dikurangi pembayaran oleh nasabah.

Setiap bulannya dengan pembayaran rutin pokok pinjaman nasabah tentu saja menurun.

Maka dengan perhitungan anuitas kewajiban bunga cicilan KPR menurun setiap periode.

 

Mengubah transaksi menjadi cicilan kartu kredit

Installment adalah proses untuk mengubah transaksi penggunaan kartu kredit menjadi cicilan.

BACA JUGA : 11 FAKTA TENTANG KARTU KREDIT

Terdapat dua jenis installment kartu kredit.

 

1. Mesin yang sudah diprogram

Opsi ini berlaku untuk bank yang bekerjasama dengan merchant yang kita pilih.

Contohnya sewaktu kita menggunakan kartu kredit bank A di mesin gesek yang ditempatkan bank A di toko Z.

Tahapannya sebagai berikut :

1. Tanyakan pada karyawan toko apakah mereka bekerjasama dengan bank yang akan kita gunakan?

2. Tanyakan berapa biaya charge-nya?

3. Tanyakan transaksi dapat diubah menjadi berapa bulan?

4. Tanyakan berapa bunga yang dikenakan?

5. Minta mereka hitungkan berapa kewajiban bulanan cicilan kartu kredit tersebut!

6. Apabila telah menentukan pilihan, minta karyawan bank untuk langsung mengubah transaksi tersebut menjadi cicilan sesuai tenor yang diinginkan.

7. Dari print copy transaksi akan terlihat berapa nominal cicilan dan berapa kali mencicil.

 

Ada beberapa merchant nakal yang membohongi customer dan berkata bahwa mereka sudah membuatkan menjadi cicilan padahal tidak.

Cara untuk mengenalinya adalah dari copy transaksi tersebut.

Untuk yang sudah diubah menjadi cicilan di copy akan terlihat cetakan nominal cicilan dan berapa kali cicilan.

Kalo yang di copy masih tulis tangan itu artinya belum dikonversi menjadi cicilan.

 

2. Menelepon manual ke call centre

Untuk nasabah yang menggunakan kartu kredit yang ‘cukup jarang terdengar’, ada kemungkinan beberapa merchant nggak bekerjasama dengan kartu kredit tersebut.

Tapi bukan berarti kita nggak bisa menggunakan kartu kredit tersebut untuk diubah menjadi cicilan.

Prosesnya tentu terbeda.

1. Tanyakan pada karyawan toko berapa biaya charge yang dikenakan?

2. Cari tau angka bunga pinjaman dari bank yang akan digunakan

– Dari website resmi

– Menelepon ke customer care

– Dari SMS blast perihal promo bunga

– Dari flyer yang dikirim (baik flyer fisik atau elektronik)

– Dari pengalaman terdahulu

3. Hitung dengan matang

4. Lakukan transaksi

5. Tunggu 1-3 hari lalu menelepon ke call centre untuk konversi menjadi cicilan.

 

Sekedar saran : selalu gunakan kartu kredit dari bank pemerintah untuk konversi transaksi kartu kredit menjadi cicilan, karena bunga mereka jauh lebih murah dari bunga bank swasta.

CARA MUDAH MENGHITUNG BUNGA CICILAN KARTU KREDIT

sumber : memegenerator.net

 

Menghitung bunga cicilan kartu kredit

Komponen yang digunakan dalam perhitungan, yang wajib kita ketahui sebelum bisa lanjut ngitung cicilan bulanannya :

1. Pokok pinjaman (setelah ditambah biaya charge)

2. Bunga cicilan per bulan

3. Tenor cicilan

Dengan tahu 3 komponen di atas, menghitung bunga cicilan kartu kredit itu semudah ngerjain soal matematika dasar.

Nggak percaya? Cuss, kita hitung ya…

Contoh :

Kita kepengen beli handphone di konter langganan dengan harga Rp 2.5 juta.

Kena tambahan charge, biaya geseknya 3 %.

Bunga cicilan dari bank kartu kredit ditawarin 1 % per bulan.

Tenor cicilan antara 6 dan 12 bulan.

Kita bingung mau yang mana?

 

1. Hitung pokok cicilan dahulu

NILAI PEMBELIAN + BIAYA CHARGE

Pokok cicilan = Rp 2.500.000 + 3 % = Rp 2.575.000,-

 

2. Hitung % bunga pinjaman

LAMA PINJAMAN X BUNGA BULANAN

OPSI 6 BULAN
% Bunga pinjaman  = 6 bulan x 1 % = 6 %
OPSI 12 BULAN
% Bunga pinjaman = 12 bulan x 1 % = 12 %

 

3. Hitung angka bunga pinjaman

POKOK CICILAN x % BUNGA PINJAMAN

OPSI 6 BULAN
Angka bunga cicilan = Rp 2.575.000 x 6 % = Rp 154.500
OPSI 12 BULAN
Angka bunga cicilan = Rp 2.575.000 x 12 % = Rp 309.000

 

4. Hitung kewajiban total

POKOK CICILAN + ANGKA BUNGA CICILAN

OPSI 6 BULAN
Kewajiban Total = Rp 2.575.000 + Rp 154.500 = Rp 2.729.500
OPSI 12 BULAN
Kewajiban Total = Rp 2.575.000 + Rp 309.000 = Rp 2.884.000

 

5. Hitung cicilan per bulan

KEWAJIBAN TOTAL / TENOR

OPSI 6 BULAN
Cicilan bulanan = Rp 2.729.500 / 6 bulan = Rp 454.917
OPSI 12 BULAN
Cicilan bulanan = Rp 2.884.000 / 12 bulan = 240.333

 

Untuk ngitung pake kalkulator HP :

HITUNG MUDAH BUNGA CICILAN KARTU KREDIT PAKAI KALKULATOR HP

 

Tekan  :

6 BULAN 12 BULAN
1.       Pokok pinjaman

2.       Tambah charge 3 %

3.       Tambah bunga 6 %

4.       Tekan sama dengan

5.       Bagi 6 bulan

1.       Pokok pinjaman

2.       Tambah charge 3 %

3.       Tambah bunga 12 %

4.       Tekan sama dengan

5.       Bagi 12 bulan

Setelah tahu angka cicilan per bulan, maka lebih mudah untuk menentukan keputusan mau mencicil dengan tenor berapa lama.

 

BACA JUGA : CARA MUDAH HAPUS IURAN TAHUNAN KARTU KREDIT

 

Cicilan dengan tenor panjang, cicilan lebih rendah tapi beban bunga lebih besar.

Cicilan dengan tenor pendek, cicilan lebih besar tapi beban bunga lebih rendah. 

Selamat berbelanja dengan bijak karena bayarnya pake uang sendiri 😀

Pekanbaru, 27 Juni 2018 8.15

PS : #girlsliftothergirlsup

Bermanfaat kan? Ayo di-share ke yang lainnya juga!


Charlina

Masih berkarir di bidang perbankan sejak 10 tahun silam. Masih belajar banyak untuk membangun blog tentang uang dan bank yang jujur. Masih berupaya untuk menghargai hidup yang sungguh singkat ini. Dan masih ketawa norak setiap kali gajian :D

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *