CARA HAPUS IURAN TAHUNAN KARTU KREDIT DENGAN MUDAH

Sedang mendapat tagihan kartu kredit? Sedang berpikir gimana cara hapus iuran tahunan kartu kredit tersebut?

Kamu berada di tempat yang tepat.


Sebagai pemilik kartu kredit, saya juga sering merasa keberatan dengan iuran tahunan kartu kredit. Jangan ditanya lagi ya, ini adalah masalah umum para pemilik kartu kredit di manapun.

Limit segini, kok iuran tahunannya sampai setengah jutaan? Yang bener dong bank!

Teriak kita dalam hati, campuran antara nggak percaya bahwa bank berani membebankan angka itu dengan kesel karena kalo sudah tercetak, maka kita punya perasaan ‘wajib untuk membayarnya’.

IURAN TAHUNAN KARTU KREDIT

kadang angkanya bikin jiwa yang lemah ini terkaget-kaget.

 

Drama Biaya Tahunan Kartu Kredit

Kali pertama mendapat tagihan iuran tahunan kartu kredit saya berasa pengen datang ke bank dan bawa papan demonstrasi. Kug begini siy?  Kenapa saya kena iuran tahunan kartu kredit?

 – Yep! Lebay banget! –

The point is bahkan setelah bertahun-tahun menjadi pengguna aktif kartu kredit, saya nggak pernah sekalipun rela membayarkan iuran tahunan yang kemahalan tersebut.

Mindset seperti ini sering terbawa, terutama saat ada kartu kredit yang hampir nggak pernah saya gunakan tapi membebankan angka iuran tahunan yang besar.

Saya juga realistis kok, semisal ada kartu kredit yang bermanfaat banget dalam hidup, dipake secara rutin dengan angka iuran tahunan yang masuk akal, biasanya saya nggak pake protes dan langsung dibayar. 

namanya hidup pake take and give lah

Saling mengerti aja kalo bank juga butuh omset dan laba untuk tetap bisa survive dan ngasih kita layanan yang sangat membantu tersebut.

Tapi jika ketemu dengan layanan yang nggak membantu, bikin frustasi dan biayanya mahal, maka tanpa ba-bi-bu lagi, layanannya di-convert jadi gratisan azah!

Curcol : Saya masih masuk dalam kategori orang yang kikir terhadap biaya-biaya bank yang nggak bermanfaat. Selama saya nggak puas, saya nggak pernah RELA bayar iuran tahun kartu kredit. 🙂

oh-oh no-no iuran tahunan!

nggak hari ini, nggak budget bulan ini!

Nah, bagi yang sedang berurusan dengan iuran tahunan kartu kredit yang nggak bersahabat, kali ini saya buat artikel spesial khusus pembaca wartadana saja.

(Jangan di-share di luar ya, bisa kena block sama perbankan).

Kita akan belajar cara hapus iuran tahunan kartu kredit dengan super mudah. 

 

Disclaimer :

– Ini sebenarnya hal biasa saja yang saya pikir hampir semua orang sudah tahu. Tapi kebetulan setelah terlibat percakapan dengan dua orang adik saya, barulah saya sadar masih banyak yang bingung soal kartu kredit di luar sana.

– Saat saya ceritain cara mudah hapus iuran tahunan kartu kredit, adik saya malah menggeleng-geleng, karena mereka nggak nyangka akan semudah itu.

– Nah, saya mau share ini supaya kita bisa barengan hemat uang dari iuran tahunan kartu kredit. Kan lumayan ya, uangnya bisa buat traktir saya minum starbuck segelas ;D

CARA SUPER MUDAH HAPUS BIAYA TAHUNAN KARTU KREDIT

 

Kartu kredit dan iuran tahunannya

Kalo pernah baca posting wartadana tentang 10 cara cerdas memanfaatkan kartu kredit, pasti bisa berkesimpulan kalo saya adalah orang yang demen punya kartu kredit. Alasannya?

–  Kalo butuh uang mendadak, kartu kredit bisa jadi sahabat karib

–  Kalo butuh sesuatu mendesak, kartu kredit bisa bantu beliin duluan

CARA CERDAS MEMANFAATKAN FITUR KARTU KREDIT

kuy diklik azah!

Aslinya sih, saya sadar diri banget kalo SERINGNYA hidup itu NGGAK TERDUGA. Punya sebiji kartu kredit yang limitnya kecil pun akan sangat membantu kita di saat kepepet.

Sebab itulah, saya selalu saranin teman-teman atau keluarga untuk tetap punya kartu kredit. Kalo takut kebablasan ya nggak usah banyak.

Yang penting sewaktu butuh ada, dan data kita selalu tertera dalam laporan Bank Indonesia / Otoritas Jasa Keuangan. Dan yang penting kalo kita butuh, limitnya bisa dipake.

Selain itu kalo kita jeli, kadang kita bisa dapetin uang jajan tambahan loh dari promo kartu kredit. Gak percaya?

BACA INI! : Gimana saya dapetin 1 juta dari promo cashback kartu kredit

 

Nah, kembali balik ke topik terkait iuran kartu kredit.

Biasanya nih kalo bank yang baru mau ngasih kita kartu kredit perdana, omongannya manis banget deh. Gratis iuran tahun pertama, dapat bonus, dapat cashback dan bla-bla bla.

Membuat kita jadi langsung kepengen punya dan pake, sebab manfaatnya luar biasa!

Pertanyaannya, kalo gratis di tahun I, tahun kedua gimana dong?

Sejatinya bank adalah badan usaha yang tujuannya untuk mencetak laba, bukan organisasi non-profit, sehingga mereka nggak bisa ngasih gratisan terus-menerus.

layanan bank pasti berbayar

Di sinilah, masalah kita datang mengetuk. Iuran tahun kedua tercetak di billing kartu kredit. Angkanya! Masa dengan limit segitu doang, iuran yang dibebankan sebesar ini?

FYI ya : normalnya kartu kredit limit antara Rp 5-10 juta punya iuran tahunan paling banter 100-150 ribu. Mestinya ringan, karena limitnya kecil dan kartunya masih silver atau kartu yang paling bawah jenisnya.

Tapi yang sering terjadi adalah beberapa bank penerbit membebankan angka iuran tahunan yang nggak masuk akal.

Saya pernah punya credit card dengan limit 6 juta, disetel ke jenis gold hingga iuran tahunan jadi Rp 600 ribu per tahun. 10 %? Hello!

Kepengen saya jambak analis credit card-nya (nggak lagi cukup sekedar demonstrasi). Kalo boleh mengumpat sekalian saya lakuin. Ngasih limit kecil tapi bebanin iuran tinggi?

Siapa yang rela bayar kalo gitu? Trus kalo nggak rela, gimana dong?

 

Gimana cara hapus iuran tahunan kartu kredit?

–  Nggak puas dengan angka iuran tahunan yang dibebankan?

–  Nggak mau bayar iuran tahunan tersebut?

Jika mengangguk dan menjawab iya, maka jawab kembali pertanyaan berikut :

–  apakah kamu bersedia sedikit repot ?

–  apakah kamu mau keluar sedikit biaya pulsa buat nelpon call center ?

Kalo kamu kembali mengangguk, maka itulah yang akan kamu lakukan.

Disclaimer dulu ya :

Hidup itu nggak repot sebenarnya. Kalo kita nggak pengen hemat dan simpan uang ya tinggal bayarin iuran kartu kredit tersebut.

Tapi kalo kita kepengen bisa hemat dan nabung uang tersebut, ya kita mesti rela sedikit repot dan mengeluarkan sedikit upaya.

Toh yang akan kita lakukan cuman ngangkat telpon dan ngomong. Not that hard!

 

1. Telepon Call Center Kartu Kredit

Pake operator yang biaya nelponnya murah ya. Kalo lebih ajib lagi, pake telepon yang GRATIS (tebak sendiri, telpon di mana yang bisa gratis…)

Saran tambahan adalah menelepon siang hari jam kerja, karena layanan call center-nya nggak sibuk banget. Jadi kita nggak ngabisin pulsa untuk nunggu antrian penelepon yang lain.

Nomor telepon call center  sudah tertera di balik kartu kredit masing-masing. 

 

2. Saat tersambung, langsung ucapkan tujuan kamu menelepon 

Halo, terimakasih telah mengubungi call center XXX. Dengan XXX, apa yang dapat kami bantu Ibu?

Mbak, saya dapat billing iuran tahunan. Saya mau minta waive.

Note :

–  Waive = hapus

–   Jangan bertele-tele. Langsung ngomong to the point. Nggak usah pake kata pengantar, penjelasan dan bla-bla-bla.

–   Pake nada yang judes.

Maaf, dengan ibu siapa saya berbicara? Dan dilanjutkan dengan pertanyaan-pertanyaan normal untuk verifikasi data. Dijawab dahulu ya, semua pertanyaan tersebut. 

 

3. Minta hapus iuran tahunan tanpa syarat

Setelah verifikasi data dan melihat sendiri tagihan yang dibebankan, petugas call center akan mengajukan beberapa opsi untuk menghapus iuran tahunan.

Ajukan keberatan dan minta tanpa syarat.

‘Mbak, saya nggak mau pake syarat begitu. Saya mau langsung tutup saja kartu kreditnya.’

Mengancam untuk menutup kartu kredit adalah hal yang biasa banget didengar oleh operator. Jadi nggak usah malu saat mengucapkannya. Ingat rule di poin kedua yaitu :

–  Ngomong jangan bertele-tele

–  Ngomong yang jutek, judes dan galak!

Saat mengancam akan menutup kartu kredit pastikan kita nggak punya tagihan berjalan. Kalo punya cicilan berjalan, biasanya mereka akan tahu kalo kita nggak mungkin tutup kartu kredit.

Karena untuk melunasinya pasti butuh dana besar ataupun kena penalty sehingga mereka paham kalo ancaman tersebut hanyalah gertak sambal.

Makanya mereka akan tawarin opsi lain atau malah menolak permintaan hapus iuran tahunan yang diajukan.

 

4. Apakah mau dihapus menggunakan poin?

Sejauh ini tiga opsi yang sering ditawarkan kepada saya adalah :

–   menggunakan poin belanja untuk memotong biaya iuran tahunan tersebut ;

–   transaksi minimal Rp 500 ribu dalam sebulan ;

–   langganan beli pulsa bulanan.

Kalo poin kamu memadai, ya kasih potong saja. Biar nggak ribet dan cepat kelar.

Kalo poin nggak memadai dan keberatan disuruh belanja?

Nah, coba push operator dan kasih tau kalo kita nggak mau belanja dulu. Lihat reaksi mereka gimana?

“Mbak, saya keberatan kalo disuruh belanja sebesar itu. Ada pilihan lain?’

Dengarkan opsi dari mereka, kalo memang nggak ada opsi lain ya kita mesti mengalah dengan belanja sesuai angka minimal yang disebutkan operator tersebut.

Ada lagi opsi isi pulsa rutin via layanan kartu kredit. Saran saya opsi ini jangan diambil. Nggak worth it! Kenapa?

–  Buat apa beli pulsa pake cara yang kena biaya bayar tagihan kartu kredit?

–  Emang pulsa kita sebulanan bisa berapa sih?

Hindari opsi ini! Atau hindari opsi lain yang bikin kita punya transaksi rutin sama kartu kredit tersebut!

Catatan :

Bank nggak akan dengan mudah ngasih kita nutup kartu kredit begitu saja. Jadi selama pembayaran kita lancar, kita ini masih jadi raja. Dan raja boleh minta apa saja 😀

 

5. Follow up

Biasanya sih setelah petugas call center bilang oke, kita akan ngerasa damai. Ahhhh, sudah selesai masalahnya.

Padahal nggak lohh girls, karena kita mesti pastikan dia benar-benar hapus iurannya bukan sekedar lip service doang. Pastikan iuran kita memang sudah lunas dari tagihan kartu kredit kita ya… 

Kalo versi ekstrimnya sih kita telponin kartu kredit 5 hari kerja sejak permohonan, untuk bertanya gimana perihal penghapusan iuran yang kita ajukan?

Kalo versi normalnya kita tungguin tagihan bulan depan, gimana? Apakah sudah clear?

WAIVE IURAN TAHUNAN KARTU KREDIT

legahh

Dan demikianlah share kali ini soal cara hapus iuran tahunan kartu kredit. Khusus post kali ini, cukup buat pembaca setia wartadana saja ya. Gak usah di-share. Makanya saya nggak buatin versi ringkas untuk sosial media-nya.

Anyway, checkout page Instagram wartadanablog yang berbagi perihal perbankan dan kredit dalam format yang lebih sederhana.

Juga kunjungi laman twitter wartadanacom dimana saya sering share artikel menarik atau video menyenangkan dari internet.

Serta jika kamu baru pertama kali sampai di wartadana, silahkan klik sitemap wartadana untuk melihat artikel-artikel yang sudah diterbitkan di blog ini.

Terima kasih sudah main ke wartadana.com 

Pekanbaru, 8 Agustus 2018

#girlsliftothergirlsup

Kalo ada pertanyaan yang belum terjawab, jangan ragu untuk komen di bawah terkait cara hapus iuran tahunan kartu kredit ya!

Bermanfaat kan? Ayo di-share ke yang lainnya juga!

Summary
CARA HAPUS IURAN TAHUNAN KARTU KREDIT DENGAN MUDAH
Article Name
CARA HAPUS IURAN TAHUNAN KARTU KREDIT DENGAN MUDAH
Description
Sedang mendapat tagihan iuran tahunan kartu kredit? Klik artikel ini untuk belajar gimana cara hapus iuran tahunan kartu kredit tersebut.
Author
Publisher Name
wartadana.com
-

Charlina

Masih berkarir di bidang perbankan sejak 10 tahun silam. Masih belajar banyak untuk membangun blog tentang uang dan bank yang jujur. Masih berupaya untuk menghargai hidup yang sungguh singkat ini. Dan masih ketawa norak setiap kali gajian :D

35 Respon

  1. Tp mbak,,dari mana kita tau setelah kita pengajuan waive itu disetujui atau TDK??tkt tiba2 muncul ,,mff saya pengguna kartu baru

    • Charlina berkata:

      Hi.
      Bisa dilihat dari tagihan bulan berikutnya. Atau hubungi kembali sesuai dengan tenggat waktu yang dikasih tau oleh petugas call centernya (bisa 5-7 hari kerja). Thanks.

  2. Nur berkata:

    Terima kasih atas informasinya mba..
    tapi kalau tagihan membership itu ada dalam 1 tagihan dengan tagihan lainnya bagaimana mba? Apakah sebelum telpon CS sy bayarkan tagihan lainnya dulu tanpa bayar tagihan membershipnya, atau langsung saja telpon CS nya untuk pengajuan penghapusan iuran tahunan CC nya?
    Mohon dapat dibantu pencerahannya ya mba.. terima kasih

  3. Esy berkata:

    Haloo..
    mau tanya.. jika tagihan membership fee ada dalam 1 tagihan dengan tagihan lain2.. apakah untuk permintaan penghapusan iuran tahunan bisa dilakukan? Ataukah tagihan tersebut harus dibayar dulu? Berikut tagihan membershipnya atau hanya tagihan lainnya saja?
    Mohon bantuannya.. thanks..

    • Charlina berkata:

      Hi mbak Esy,
      Kalo tidak ada tagihan berbentuk cicilan, bisa langsung call ke CS mbak.
      Tanpa cicilan, pihak bank mengerti kalo kita mampu menutupi tagihan dan langsung menutup kartu apabila permintaan kita nggak diakomodir.
      Tapi kalo ada cicilan, pihak bank juga ngerti untuk melunasinya kita akan kena penalty dan bla-bla-bla yang membuat posisi tawar mereka lebih tinggi.
      Sehingga biasanya nggak dapat waive langsung, melainkan dengan opsi pemotongan poin atau berbelanja.
      Kalo untuk pembayaran, saran saya tunggu konfirmasi dari CS, apakah dpt langsung di-waive tanpa membayarkan iurannya atau kita bayar dahulu dan dikreditkan di bulan depan. Hal ini untuk menghindari adanya catatan keterlambatan pembayaran, biar kita nggak denda.
      Semoga membantu ya mbak Esy. Thanks sudah datang ke wartadana hari ini. 🙂

  4. Charlina berkata:

    Your welcome mbak Esy.
    Semoga sukses selalu mbak

  5. Siti Wahyuni berkata:

    Mba kebetulan saya masih ada cicilan sisa 3 bln lagi, pembayar lancar jaya. Tetapi saat saya terima billing tercetak membership fee nya.. Itu minta dihapuskan bisa ga ya, trs diatas mbaknya njelaskan pastikan ga ad cicilan sedangkan saya masoh ada 3 bln.. Mohon pencerahannya
    trims

    • Charlina berkata:

      Hi mbak Siti,
      Bisa diminta hapus, tetapi kemungkinan dihapus akan lebih rendah daripada kartu yang nggak ada sisa cicilan.
      Hubungi langsung ke call centre-nya.
      Kalo dari call centre nggak bisa menghapus secara langsung, saran saya diikuti saja mekanisme penghapusan mereka (semisal belanja di angka berapa).
      Saya juga pernah dapetin penghapusan dari kartu kredit yang masih ada sisa cicilannya, tetapi mesti ngikutin syarat mereka yang kebanyakan belanja minimal 1 jutaan.
      Demikian mbak, semoga membantu 🙂

  6. Maria Rosaline berkata:

    Wahh..sangat berfaedah, td sih dpt tagihan lumayan naik pitam krn mahal bgtt. Bsk sy coba telp. Makasih yah, mba…for sharing 🙂

  7. Wiwied berkata:

    Mba, gimana caranya kalau saya sudah gertak CS nya mau tutup aja kartu kreditnya, dia blg baik bu, silakan menghubungi bagian penutupan kartu kredit ? Saya tolak semua tawaran mereka karena berarti dipaksa dong saya ikutan program2 mereka itu. Mereka balik “ngancam”, kalau ibu tidak membayarkan iuran tahunan, efeknya nanti akan jelek dalam BI tracking. Kesel banget mba, saya selalu rutin bayar tagihan, ngga pernah nunggak, ngga fair banget kan rasanya. Ibarat karena nila setitik (which is itu bukan saya yg ngasi nila) rusak susu sebelanga.

    • Charlina berkata:

      Hi mbak Wiwied,
      Perihal program penghapusan iuran ini memang agak tricky. Ada beberapa bank yang lebih longgar sementara ada juga yang lebih ketat.
      Kalo dari bank sudah mengatakan untuk menghubungi bagian penutupan, boleh diikuti langsung untuk menghubungi bagian penutupannya.
      Biasanya dari bagian penutupan yang akan mencoba menahan dan memberikan solusi agar mbak nggak menutup kartu tersebut.
      Seandainya nanti dari bagian penutupun pun tetap ditawarkan program, berarti ada kemungkinan bahwa bank tersebut memang nggak punya program penghapusan yang full. Boleh dipertimbangkan program mereka seperti apa dan rencana mbak terhadap kartu kredit ini.
      Btw, saya ngerti banget perasaan mbak. Dongkol pastinya. Tetapi karena ini terkait catatan BI Checking, upayakan juga agar menjaganya tetap bersih ya, biar ke depannya mbak nggak repot. Semangat mbak! Thanks…

  8. Jelita berkata:

    Halo mba. Saya baru saja menerima kartu kredit. Tetapi saya tidak mau menggunakannya. Saya mau langsung tutup saja namun kartunya belum diaktifkan dan belum digunakan. Kira kira saya ada tagihan ga ya mba. Terima kasih

  9. Fajar berkata:

    Good sarannya mbak. sangat membantu. saya pengguna kartu kredit dn baru berjalan tahun ke 2. di tahun ke 2 ini pula tertera dibiling tagihan iuran tahunan. saya mau ikuti saran mbak untuk tutup iuran tahunan. tapi saya mash ada cicilan 5 bulan lagi. gimana solusinya mbak. Nah kalau memang bener dihapus iuran tahunnanya oleh bank. apakah iuran tahunannya sudh terhapus didalam biling tagihan ya mbak.? misal sya dpt tagihan bulan Juni ini 200 rb krna ada iurab tahunan misal 200 jadi total 400. sebelum dibayar saya buat pengajuan hapus iuran tahunan. jika disetujui permohonan saya apakah tagihan saya jadi berkurang 200 rb. mohon bagi pengalamannya mbak. terima kasih.

    • Charlina berkata:

      Hi mas Fajar,
      1. Jika ada cicilan berjalan, biasanya posisi tawar kita sebagai nasabah lebih lemah. Tapi, diupayakan saja dahulu mas. Silahkan hubungi call center dan minta penghapusan iuran tahunan (waive iuran tahunan).

      2. Jika emang iuran tahunan tersebut akan dihapus oleh bank, maka lebih baik tanyakan kepada petugas call center. Apakah tagihan langsung dikurangi atau mesti dibayar dahulu (untuk dikreditkan bulan depan). Beberapa bank bisa langsung waive, jadi nggak perlu bayar dahulu. Sementara beberapa bank punya sistem yang mengharuskan kita membayar tagihan terlebih dahulu, barulah akan dikembalikan di tagihan berikutnya.

      Saran saya kalo dari petugas call center-nya belum ada info yang jelas, baiknya dibayarin terlebih dahulu. Untuk menghindari munculnya denda tunggakan.
      Semoga membantu. Thanks…

  10. pupa berkata:

    menarik sekali. saya punya cc citibank dapetnya 2 kartu sejak pertama apply namun 1 kartu sy non aktifkan tp membership fee nya masih kena dua2nya. apabisa yaa kita minta tutup 1 kartu sedangkan yang lain masih dipake?

    • Charlina berkata:

      Hi mbak Pupa.
      Seharusnya jika kartu tersebut sudah ditutup, nggak akan muncul tagihan iuran tahunan. Jadi kalo masih muncul, kemungkinan besar kartu tersebut belum ditutup. Silahkan minta ke call center untuk melakukan pengecekan, apakah benar kartu tsb sudah ditutup.

      Perihal minta tutup 1 kartu, tentu saja bisa mbak. Silahkan hub call center untuk memproses penutupan kartu yang nggak ingin dipake tersebut.
      Biasanya yang lumayan berat untuk dihadapi adalah petugas call center karena mereka tentu ingin mempertahankan nasabahnya. Jadi cobalah meyakinkan petugas dengan alasan yang masuk akal sehingga mereka berkenan membantu proses penutupan.
      Demikian mbak, semoga membantu.

      Thanks sudah datang ke wartadana. 🙂

  11. april berkata:

    Halo Mbak Charlina,
    mau tanya, kartu kredit saya sudah memasuki tahun kedua dan saya mendapatkan tagihan iuran tahunan. Dalam tagihan kartu kredit juga sudah tidak ada cicilan dan saya selalu membayar tagihan tepat waktu namun dengan jumlah minimum. Apakah hal itu bisa berpengaruh pada penghapusan biaya iuran tahunan? Mohon pencerahannya. Thank you 🙂

    • Charlina berkata:

      Hi mbak April.
      Ada tagihan minimum yang merupakan poin negatifnya.
      Biasanya ada pengaruh tetapi kembali pada kebijakan bank penerbit kartu.
      Yang penting tetap lakukan call dan minta waive-nya dahulu mbak April.
      Semoga membantu. Thanks…

  12. Vina berkata:

    Hai.. Tadi saya baru di acc penghapusan iuran tahunan cc citibank. Padahal masih ada 2 cicilan berjalan. Pembayaran sy selalu lancar. Jadi yg masih ada cicilan, bisa dicoba kok

  13. Fatus berkata:

    Saya 2 dua cc dr 2 bank . Bca dan citi. Kalau bca saya udh pake 3 th dan selalu free. Lumayan gampang kalo bca ajukin free anual fee nya selama kita bayar tagihan gk pernah telat dan transaksi diatas 30persen dr limit selama 1 th . Nah kalo citibank ini baru dr januari tahun ini..haha semoga citibank tdk sulit2 banget. Krn biaya tahunannya banyak bgt. Kartu utama 400k tambahan 200k … limit aja cuma 4jeti hahaha.

    • Charlina berkata:

      Aminn, semoga nanti waive c*** nggak sulit ya.
      Ngerti banget perasaan takjub saat bandingin limit kecil versus iuran tahunan raksasa.
      Ps : biasanya punya kartu berapa bijipun (utama + tambahan) masih bisa disetujui kok waive iuran tahunannya.
      Thanks…

  14. Audrey berkata:

    Trims share nya mba, saya setiap tahun selalu menggunakan cara ini, ada satu hal yang harus di tekankan terkait ini, kita sebagai nasabah memang harus siap dengan resiko nya kalo ternyata bank mempersilahkan kita untuk menutup account cc kita

    • Charlina berkata:

      Hi mbak Audrey.
      Ya, bener banget. Selalu ada kemungkinan bank mempersilahkan kita untuk menutup akun CC-nya.
      Thanks untuk remindernya mbak 🙂

  15. mira berkata:

    Siang mbak, numpang tanya saya punya cc yang belum diaktivkan tapi sdh muncul tagihan annual, sebaiknya saya minta waive annual dulu atau langsung penutupan kartu saja?

    bagaimana sekiranya kalau saya tetap tdk bersedia membayarkan annual fee tersebut ?

    Terima kasih,

    • Charlina berkata:

      Hi mbak Mira.
      Ada beberapa bank yang sudah membebankan iuran tahunan di awal penerbitan kartu, tanpa mempertimbangkan apakah kartu tersebut telah diaktifkan atau belum.

      Untuk proses antara waive dulu atau langsung tutup, tetap harus di-waive dulu mbak Mira. Karena jika masih ada tagihan annual fee tersebut, di sistem bank masih tercatat adanya tunggakan. Sehingga penutupan kartu kredit tidak dapat dilakukan.

      Silahkan contact call center dan minta waive dahulu mbak. Biasanya kalo kartu belum diaktifkan, akan lebih mudah proses waive-nya.
      Demikian mbak Mira. Good luck. 🙂

  16. Monic berkata:

    Kak. Saya punya CC Bank Mega. Kalau mau minta hapus annual fee nya gimana ya.
    Berat banget annual fee 400rb padahal limit cuma 3jt.
    Baru dapat tagihan bulan ini dan tidak ada cicilan serta tagihan apapun selain annual fee +biaya admin dll total 418.000.
    Jika dr bank mega minta tukar point pasti point saya tidak akan cukup .
    Mohon pencerahannya ya kak. Maklum msh newbie pengguna Cc

    • Charlina berkata:

      Hi Monic.
      Hehe, dimengerti banget perasaanmu Monic, dongkolnya pasti luar biasa 😀
      Mintakan saja untuk waive iuran tahunan, biasanya kalo gak ada penggunaan dari bank-nya akan minta kita transaksi sejumlah tertentu untuk proses penghapusannya.
      Demikian, semoga membantu. Thanks 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *