7 FAKTA TENTANG GERBANG PEMBAYARAN NASIONAL – GPN

Tahun 2018 bagi saya adalah tahun digital banking.

Karena dengan munculnya banyak produk keuangan baik itu dari perbankan, lembaga keuangan bukan bank maupun start up, di tahun ini kita semua lebih aware akan keberadaan produk-produk keuangan yang membantu hidup kita.

Kita menjadi antusias akan setiap program baru, dengan setiap sistem baru dan fakta bahwa ternyata yang ‘baru-baru’ ini ngasih manfaat yang lumayan buat kita.

Kali ini wartadana akan membahas tentang GPN. Gerbang Pembayaran Nasional!

7 Fakta Gerbang Pembayaran Nasional

Apa itu Gerbang Pembayaran Nasional – GPN? Yuk, kita baca 7 fakta tentang GPN di bawah ini :

 

1. GPN – Gerbang Pembayaran Nasional atau disebut National Payment Gateway adalah sebuah jaringan pembayaran.

Dengan adanya GPN akhirnya jaringan pembayaran di Indonesia akan menjadi tunggal.

Pernah nggak punya kartu ATM berlogo ATM Bersama yang nggak bisa digunakan di ATM BCA yang menerima kartu ATM berlogo Prima?

Duh! Akhirnya walopun kita punya kartu ATM, kartu tersebut nggak bisa digunakan di mesin yang nggak nerima jaringan yang sama.

Dengan adanya GPN, Bank Indonesia sudah mengatur bahwa setiap mesin di Indonesia wajib menerima jaringan tersebut, jadi kalo ATM kita sudah berlogo GPN, nggak perlu khawatir mesti pilih-pilih mesin.

Dengan kartu berlogo GPN kita bisa transaksi di mesin ATM mana saja. Seneng ya.

Dan yang paling nyenengin adalah dengan sistem GPN kalo kita mau tarik tunai atau cek saldo ke ATM bank lain biayanya sudah gratisssss.

Nggak seperti yang selama ini terjadi, saat kita mengecek saldo di ATM bank lain dan dikenakan biaya tambahan.

 

2. GPN ini ditujukan untuk menyatukan jaringan pembayaran lokal.

Selama ini jaringan pembayaran yang kita gunakan adalah Visa, Master, JCB ataupun Unionpay.

Sekarang khusus lokal jaringan pembayaran sudah menggunakan GPN.

Kartu berlogo GPN sudah dapat digunakan di mesin EDC (electronic data capture) aka mesin gesek yang sering ada di konter kasir.

Jadi selama kartu kita sudah berlogo GPN, nantinya kita bebas transaksi di mesin gesek atau pembayaran online manapun.

Dan biaya gesek kartu yang biasa di-charge kepada kita sebagai pelanggan, akan gratis.

Rupanya di tahun 2011 Bank Indonesia pernah mengeluarkan aturan kalo setiap merchant (pemilik mesin gesek tersebut), nggak boleh lagi membebankan biaya gesek kepada nasabah.

Tapi, hal ini belum berlaku di toko-toko lokal, mungkin di merchant kelas nasional emang gratis, tapi di merchant lokal biaya ini masih ada.

Nah, dengan adanya GPN ini, BI menegaskan kembali kalo biaya charge (karena sewaktu gesek ada biaya pemrosesan transaksi – processing fee) akan dikenakan maksimal 1 % kepada merchant-nya.

Kalo dulunya untuk merchant setiap kali gesek akan dikenakan 2-3%, maka sekarang jadi 1 %.

Ohya, istilah biaya charge ini namanya MDR ya (Merchant Discount Rate).

 

3. Logo GPN adalah logo burung Garuda berwarna merah.

Slogan GPN : aman, andal dan terpercaya.

7 fakta tentang gerbang pembayaran nasional

4. GPN diluncurkan di akhir tahun 2017 kemarin dan diimplementasikan mulai 1 Januari 2018.

Jadi kalo kita ganti ATM ke bank ataupun buka rekening baru, harusnya sudah dapat kartu ATM berlogo GPN.

Dan kalo sudah dapat yang ada logo GPN-nya, yeayy – welcome to the new era!

 

5. Tiga sasaran utama GPN menurut siaran pers Bank Indonesia :

a. Menciptakan ekosistem pembayaran yang saling interkoneksi, interoperabilitas dan mampu melaksanakan pemrosesan transaksi yang mencakup otorisasi, kliring dan setelmen secara domestik.

b. Meningkatkan perlindungan konsumen antara lain melalui pengamanan data transaksi nasabah dalam setiap transaksi.

c. Meyakinkan ketersediaan dan integritas data transaksi sistem pembayaran nasional guna mendukung efektivitas transmisi kebijakan moneter, efisiensi intermediasi dan resiliensi sistem keuangan.

GPN juga dihadirkan sebagai backbone guna memberikan dukungan penuh bagi program-program Pemerintah termasuk penyaluran bantuan sosial non tunai, elektronifikasi jalan tol dan transportasi publik, keuangan inklusif dan pengembangan sistem perdagangan nasional berbasis elektronik. (manfaat tambahan)

 

6. Ada 3 pihak penyelenggara GPN:

– Lembaga Standard, yaitu GPN sebagai lembaga yang menjadi induknya, membuat aturan, menyusun standar-standar hingga mengelola sistem GPN.

– Lembaga Switching, sebagai lembaga yang memproses data keuangan tersebut. Jadi lembaga ini yang akan proses transaksi kita yang dilakukan di ATM, mesin EDC maupun electronic payment lainnya.

– Lembaga Service, sebagai lembaga yang menjaga kerahasiaan data nasabah dalam rangka perlindungan konsumen.

 

7. Tujuan pemerintah dengan adanya GPN adalah agar perbankan nggak lagi berinvestasi jor-joran dalam penempatan mesin ATM.

Katanya sih, dengan mengalihkan investasi tersebut ke kredit (pemberian kredit produktif), maka secara nggak langsung ekonomi kita ikut terdongkrak. Hmmm…

7 fakta tentang gerbang pembayaran nasional

Setelah membaca 7 fakta tentang Gerbang Pembayaran Nasional di atas, gimana opininya girls?

Saya adalah jenis orang yang susah percaya kalo pemerintah buat sebuah program tanpa udang dibalik bakwan.

Tapi, untuk GPN ini saya benar-benar optimis manfaatnya akan sesuai dengan pres rilis dan klaim dari Bank Indonesia.

Alasannya karena seperti yang saya tulis di awal, digital banking itu sebentar lagi bakalan jadi gurita.

Mungkin convensional banking masih bisa survive, tapi pasarnya akan menciut, karena kencangnya perkembangan teknologi ini nggak bisa diredam.

Dan mekanisme yang bikin digital banking atau cashless system makin murah, makin lokal dan makin terjangkau seperti GPN ini akan jadi booster yang mempercepat evolusi dari digital banking di Indonesia.

Apalagi mekanisme sejenis GPN yang sudah digodok selama 20 tahun lamanya. Mestinya program ini come out strong and dependable.

#girlslifothergirlsup

And we’ll see. Ohya kalo merasa artikel ini bermanfaat buat di-share, please bantu saya share ya. Dan kalo mau nerima update-an lainnya soal uang dan bank, please subscribe ya girls.

Terima kasih untuk berkunjung dan membaca blog ini.

Pekanbaru, 24 Maret 2018

–         Listening to Dreamer by Axwell / \ Ingrosso

Sumber :

goukm.id/apa-itu-gerbang-pembayaran-nasional/

https://ekonomi.kompas.com/read/2017/12/06/214100326/ini-logo-gerbang-pembayaran-nasional

https://www.bi.go.id/id/ruang-media/siaran-pers/Pages/sp_199071.aspx

http://bisnis.liputan6.com/read/3184042/3-manfaat-lahirnya-gerbang-pembayaran-nasional

https://finance.detik.com/moneter/d-3753596/ri-akhinya-punya-gerbang-pembayaran-nasional-setelah-dikaji-20-tahun

https://ekonomi.kompas.com/read/2017/12/06/214100326/ini-logo-gerbang-pembayaran-nasional

https://finance.detik.com/moneter/d-3649279/ada-gerbang-pembayaran-nasional-tarik-tunai-dan-transfer-bisa-lebih-murah

Bermanfaat kan? Ayo di-share ke yang lainnya juga!

Charlina

Masih berkarir di bidang perbankan sejak 10 tahun silam. Masih belajar banyak untuk membangun blog tentang uang dan bank yang jujur. Masih berupaya untuk menghargai hidup yang sungguh singkat ini. Dan masih ketawa norak setiap kali gajian :D

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *