APA ITU REKSADANA PASAR UANG aka RDPU ?
Apa Itu Reksadana Pasar Uang ?
Kali ini yok bahas tuntas soal apa itu reksadana pasar uang? Agar kamu tahu alasan kenapa banyak orang berinvestasi di reksadana jenis ini.
Welcome di wartadana dan stick to the end ya.
1. Apa Itu Reksadana Pasar Uang ?
Reksadana pasar uang adalah investasi reksadana dimana dana kelolaannya dibelikan pada produk deposito atau surat berharga lainnya.
FYI : reksadana adalah investasi yang dikelola oleh manajer investasi dengan menempatkan dana kamu pada instrumen investasi dasar seperti deposito – obligasi – saham.

Reksadana pasar uang sering disingkat sebagai RDPU dan biasa juga disebut money market fund.
Dalam konsep RDPU, mayoritas dana kelolaan wajib ditempatkan dalam bentuk deposito berjangka, sesuai dengan nama produknya -> reksadana pasar uang.
Keuntungan bagi investor yang memilih berinvestasi di RDPU adalah risikonya yang lebih rendah dari jenis reksadana lainnya.
– Gimana Cara Bedain Reksadana ?
Karna selain RDPU, ada juga reksadana obligasi atau reksadana saham, gimana sih cara kamu bedain sesama reksadana ini?
Aturan dasarnya gampang banget.
Seperti dijelasin sebelumnya, bahwa mayoritas dana yang dikelola oleh si Manajer Investasi akan ditempatkan dalam bentuk produk pasar uang seperti deposito atau obligasi.
Sehingga untuk membedakan RDPU dari reksadana jenis lainnya, kamu cukup melihat jeroan reksadana tersebut, melalui fund fact sheet reksadana.
Kalo porsi depositonya lebih dari 30 / 40 %, maka reksadana yang kamu lihat adalah RDPU.
Trik mudah untuk mengidentifikasi reksadana adalah dengan aplikasi investasi reksadana online.
Di sana sudah ada kategorinya, RD mana yang RDPU dan RDPT atau RDS. (jadi nggak perlu mikir).
2. Cara Kerja Reksadana Pasar Uang
Gimana sih cara kerja reksadana pasar uang?
Kalo kamu mau langsung beli RDPU, di momen ini juga gimana sih caranya?
Secara sederhana cara kerja reksadana pasar uang mirip dengan cara kerja deposito Bank, dimana kamu wajib menempatkan dana kemudian menunggu.
Untuk produk investasi dengan tingkat risiko yang rendah, kamu harus ngandalin waktu sebagai faktor penting untuk memperbesar cuanmu.
Rumusnya-> cuan kamu = pokok investasi x % return/tahun x lama kamu investasi dalam tahun.

Jadi saat pokok investasi kamu belum besar, atau kamu milih RDPU yang return-nya rendah, maka kamu harus investasi lebih panjang agar hasilnya lebih terasa.
Setelah menunggu, entah itu berapa bulan atau berapa tahun, kamu tinggal mencairkan RDPU beserta dengan return-nya (yang lumayan).
Beda antara deposito vs RDPU terletak pada cara melikuidasi investasimu. Dalam investasi reksadana, kamu harus melakukan penjualan unit reksadana, vs kamu mencairkan deposito ke Bank.
Yok kita bahas alur investasi reksadana pasar uang berikut :

a. Memilih Agen Penjual
Hal pertama yang harus kamu lakukan saat berencana untuk berinvestasi alias membeli reksadana pasar uang adalah memilih agen penjual reksadana.
Dengan memilih agen penjual, proses investasi kamu akan dimediasi oleh pihak ketiga. Jadi kamu nggak secara langsung membeli reksadana dari Manajer Investasinya.
Dan hal ini bikin kamu bisa lebih praktis dalam berinvestasi.
Coba bayangin seandainya kamu mau langsung beli ke si Manajer Investasi aka perusahaan Asset Management-nya. Kamu harus call mereka, kirim form, transfer dan bolak-balik mastiin dananya sudah masuk atau belum.
Repot dan ngabisin banyak waktu (yang bisa kamu pake untuk hal lain, bahkan untuk nyantai sekalipun).
Nah pas pula sekarang merupakan era digital, jadi pastiin untuk memilih agen penjual reksadana online.
Tujuan berinvestasi lewat agen penjual reksadana online adalah agar prosesnya lebih ringkas.
Cukup download aplikasi dan transaksi melewati apps tersebut. Super simple.
Scroll ke bawah, di akhir nanti ada rekomendasi 3 aplikasi investasi reksadana online yang super trusted dan masih saya pake sampai sekarang.
b. Membeli Reksadana
Setelah memilih agen dan buka akun di agen tersebut, kamu sudah siap untuk melakukan transaksi reksadana pertamamu.
Tapi sebelum itu, ada pe-er besar yang wajib kamu lakuin yaitu sortir untuk melihat RDPU yang paling cakep di matamu.
Ini ibarat kamu mau beli barang. Tentu kamu akan mencari barang yang kualitasnya cocok dengan harganya. Nggak ada orang yang mau beli kemahalan.
Proses yang sama juga kamu lakukan untuk mencari RDPU terbaik versimu. Biasanya RDPU terbaik adalah RDPU dengan tingkat return tertinggi.
FYI : return RDPU adalah estimasi % keuntungan reksadana dalam satu tahun terakhir. Selalu ingat bahwa dalam investasi reksadana angka return yang tersaji sifatnya historis, bukan jaminan return di masa depan.
Tapi at least dengan memilih yang return-nya tertinggi setahun lalu, besar kemungkinan RDPU itu akan jadi yang tertinggi di masa ini.
Shortcut untuk memilih reksadana adalah gunakan aplikasi online untuk melakukan sort dari RDPU dengan return tertinggi ke terendah. Yes, return tertinggi adalah pilihan pertamamu.
Karna balik lagi nih, return RDPU itu rendah. Jadi kalo kamu milih RDPU yang angka return-nya lebih rendah dari deposito, apa poinnya kamu berinvestasi?
Mending depositokan uang, yang lebih aman dan nggak repot mesti bikin akun segala.
Setelah watchlist RDPU tersebut, tugasmu adalah mencari tahu :
- minimal pembelian (mulai dari Rp 10k atau Rp 100k),
- biaya beli – biaya jual (untuk RDPU biasanya gratis)
- Bank penampungnya (wajib tahu)
Untuk memaksimalkan keuntunganmu, pilih RDPU yang Bank penampungnya sama dengan Bank yang kamu pake. Agar kamu nggak kena biaya transfer saat mencairkan reksadana tersebut.
Karna untungnya RDPU itu kecil banget, jadi kalo modalmu nggak besar, nantinya untung kamu habis kepotong biaya transfer Bank saja.
Kini saatnya kamu membeli reksa dana tersebut dan menunggu.
Kamu gak akan dapatin cuan yang menarik kalo berinvestasi di RDPU dalam hitungan hari saja, karna jalannya lambat.
c. Menjual Reksadana
Tahap terakhir dari investasi reksadana adalah menjual unitnya.
Dengan menjual unit, kamu melakukan pencairan investasi kamu beserta dengan return yang kamu dapatin.
Hal yang perlu kamu tahu saat menjual reksadana adalah :
- terdapat cut off time, yang artinya jam batasan transaksi. Kalo transaksi kamu melewati cut off time hari ini, maka transaksi baru akan jalan keesokan harinya.
- dana cair paling cepat H+1 setelah kamu menjalankan transaksi, nggak bisa langsung cair ke rekening.
- kena biaya transfer kalo rekening Bank kamu berbeda dari rekening penampung perusahaan reksadana yang kamu pilih.
Tujuan kamu tahu cut off time dan waktu pencairan reksa dana adalah agar kamu punya gambaran kapan uang pencairan reksadanamu akan masuk.
Jadi kalo kamu lagi butuh uang, kamu bisa spare waktu 2 hari lebih awal untuk mencairkan reksadanamu.
3. Terminologi Investasi RDPU
Berikut adalah beberapa istilah dalam investasi RDPU yang wajib kamu tahu.
a. Unit RDPU
Unit reksadana pasar uang adalah satuan investasi yang kamu miliki.
Balik lagi nih, reksadana itu kan dana dari banyak orang yang dikelola oleh satu institusi.
Agar hitungannya adil, maka dana tersebut dikonversi dalam satuan unit reksadana.
Rumusnya sederhana kayak gini :
Unit reksadana yang kamu miliki = jumlah investasi kamu / harga NAB RDPU
Nantinya keuntungan kamu muncul dari kenaikan harga reksadana.
Contoh : awal beli harga RDPUnya Rp 1.000 per unit. 1 tahun kemudian harganya naik menjadi Rp 1.050 per unit.
Maka keuntungan kamu adalah Rp 50 / unit (harga jual – harga beli). Dan kalikan dengan jumlah unit yang kamu punya untuk tahu angka totalnya.
Dengan aplikasi online, kamu nggak perlu hitung manual kok. Karna sistemnya sudah mengakomodir untuk perhitungan keuntungan secara otomatis.
b. NAB Reksadana Pasar Uang
NAB adalah nilai aktiva bersih.
Sederhananya merupakan harga / unit dari reksadana yang kamu beli.
Dalam konsep money market fund, harga unit reksadana kamu akan meningkat seiring dengan berjalannya waktu.
Walopun nih, biasanya peningkatan itu relatif kecil dan baru kerasa dalam tempo yang lebih panjang.
Tapi satu hal yang hampir pasti adalah jarang ada RDPU yang harganya turun. Jadi walopun geraknya lambat banget, RDPU selalu menanjak ke atas.
Jadi seenggaknya, kalo kamu takut bakalan rugi atau nggak ngerti cara mainnya, jangan khawatir!
Di investasi RDPU, besar kemungkinan kamu gak akan rugi.
c. Return RDPU
Return alias cuan yang akan kamu dapatin dari investasi di money market fund adalah selisih antara harga jual reksadana dikurangi harga beli reksadana.
Jadi misalnya kamu ngeliatin di aplikasi dan muncul tulisan return 6 % p.a maka estimasinya dalam satu tahun terakhir harga reksadana tersebut mengalami kenaikan 6 %.
Tapi angka return yang tersaji sifatnya historis. Merupakan data di masa lalu.
Sehingga nggak ada jaminan bahwa return tersebut akan terjadi dalam waktu 1 tahun ke depan.
Dan untuk menikmati keuntungan tersebut, kamu harus mencairkan unit reksadanamu. Beda dengan deposito Bank, yang bisa bayarin bunga deposito ke rekening kamu per bulan / per tahun.
Dalam berinvestasi reksadana, selama kamu belum menjual unitnya, kamu hanya menikmati cuan di atas kertas (belum real).
Makanya untuk merealisasikan untung tersebut, kamu harus menjual unit reksadanamu.
Ps : trik untuk menikmati keuntungan tanpa menjual semua reksadanamu adalah dengan mencairkan unit sebesar cuan yang mau kamu ambil (jadi gak usah cair semuanya).
d. Pajak Reksadana Pasar Uang
Apakah investasi RDPU dikenakan pajak?
Senengnya, jawaban pertanyaan di atas adalah nggak sama sekali.
Ingat kan bahwa reksadana merupakan dana kumpulan yang diinvestasikan ke investasi dasar seperti deposito / obligasi / saham ?
Notabene nih :
- deposito kena pajak bunga deposito
- obligasi dikenakan pajak kupon obligasi
- saham juga kena PPh dari penjualan saham
Nah karna dari investasi dasar tersebut sudah kena pajak, maka kamu sebagai investor reksadana menerima return-nya secara net.
Investasi reksadana pasar uang tidak kena pajak.
4. Keuntungan Reksadana Pasar Uang
Apa sih keuntungan reksadana pasar uang ?
a. Return Reksadana Pasar Uang
Keuntungan pertama berinvestasi di RDPU adalah untuk mendapatkan return reksadana pasar uang.
Ulang kembali : return reksadana merupakan selisih antara harga jual – harga beli dari unit reksadana yang kamu miliki.
Sehingga return reksadana pasar uang yang kamu terima sifatnya net dan hanya bisa kamu nikmati setelah kamu menjual unit reksadanamu.
Nah saat bunga deposito lagi rendah, RDPU adalah alternatif investasi yang menarik.
Karna pastinya return dari reksadana pasar uang lebih besar dari bunga deposito yang kamu dapatin.
Apalagi nih, bunga deposito itu kena pajak 20 %, sementara return RDPU itu tax free alias bebas pajak.
b. Risiko Reksadana Pasar Uang Lebih Rendah
Keuntungan lainnya adalah risiko reksadana pasar uang terbilang rendah, karna dana kamu akan masuk dalam produk deposito / obligasi yang tingkat risikonya juga rendah.
Namun tetap saja yang namanya berinvestasi pasti ada risiko.
Hanya saja di RDPU risiko tersebut lebih rendah.
Karna pergerakan RDPU yang pelan, jarang terjadi penurunan harga unit.
c. Alternatif Pengganti Simpanan Bank
Keuntungan lainnya dari berinvestasi di RDPU adalah sebagai alternatif pengganti simpanan Bank.
Jadi daripada meletakkan uang kamu di saldo tabungan Bank yang bunganya kecil sekali.
Hal ini bisa kamu lakukan untuk simpanan yang belum akan kamu gunakan dalam waktu dekat.
Atau untuk tabungan yang bisa kamu prediksi kapan akan digunakan, jadi kamu spare 2 hari untuk pencairan reksadana saat kamu perlu pake uang.
Khusus untuk dana darurat jangka pendek, baiknya gak kamu simpan dalam bentuk RDPU. Karna takutnya saat butuh, kamu nggak bisa langsung menggunakan uang tersebut.
d. Parkir Dana Tektok Reksadana
Keuntungan lainnya dari investasi reksadana pasar uang adalah sebagai tempat parkir.
Yang biasa melakukan hal ini adalah trader reksadana, saat mereka membeli reksadana saham untuk dapatin gain maksimal.
Jadi saat menjual unit reksadana saham, dibanding mencairkannya ke tabungan, mereka pilih opsi switching dan memindahkannya ke RDPU.
Nanti saat terjadi koreksi, mereka cukup lakukan switching kembali ke reksadana saham.
Selesai juga membahas soal apa itu reksadana pasar uang.
Ps : setelah baca sampai akhir, mungkin sudah waktunya kamu take action dan mulai berinvestasi terlebih dahulu.
Jadi lebih afdol dan ngerasain pengalamannya secara langsung.
Di bawah ada beberapa aplikasi investasi reksadana yang pernah saya pake dan berani saya rekomendasikan (karna trusted dan teruji).
- Bibit -> aplikasi investasi reksadana favorit (khusus reksadana doang)
- Ajaib -> platform investasi saham & reksadana (gampang dipake)
- Pluang -> aplikasi kesayangan juga (sayangnya pilihan RD masih terbatas)
Go on! Jangan habisin waktu untuk belajar doang, melainkan put it into action juga.
Jadi kamu bisa nikmati hasil belajar reksa dana pasar uang hari ini.
PPS : artikel RDPU ini adalah bagian dari seri RDPU yang isinya :
- Apaan Sih Reksadana Pasar Uang?
- Cuan Nyaman Dari RDPU
- RDPU vs Deposito
Baca Juga :
- Cara Baca Fund Fact Sheet Mudah
- Mengenal Reksadana Bagi Investor Pemula
- Step by Step : Cara Mulai Investasi Reksadana
Link Wartadana :
Terima kasih sudah main ke wartadana.com/


