BIAYA FEESIBLE JENIUS – WORTH IT NGGAK di 2022 ?

Worth it nggak sih bayarin biaya feesible Jenius BTPN?

Kali ini wartadana kepengen bagiin opini terkait biaya feesible Jenius yang digadang-gadang bikin banyak warga net pada gregetan.

Yok, mari!

1. Apa Itu Feesible Jenius?

Apa itu biaya feesible Jenius?

Biaya feesible Jenius adalah biaya berlangganan untuk setiap layanan perbankan yang diberikan oleh Jenius BTPN.

Sederhananya biaya feesible Jenius adalah biaya administrasi bulanan.

Dalam hal ini Jenius akhirnya mutusin untuk membebankan biaya administrasi tabungan kepada nasabahnya.

Biaya feesible dikenakan sebesar Rp 10.000 per bulan dan sifatnya kumulatif.

Jadi kalopun bulan ini nasabah nggak punya saldo dan nggak bisa memotong biaya feesible, maka minusnya akan dikumulatifkan ke bulan depan – sampai nasabah isi saldo.

Mengapa Ada Biaya Feesible Jenius?

Mengapa Jenius membebankan biaya feesible?

Jawaban paling tepatnya adalah untuk meningkatkan penghasilan dari biaya administrasi, karna sifatnya yang berkelanjutan.

Saat membedah sumber keuntungan Bank, maka biaya administrasi merupakan salah satu sumber pendapatan yang sifatnya continious / recurring.

Konsepnya : Bank cukup akuisisi nasabah sekali dan dapatin pendapatan biaya administrasi bulanan secara rutin.

Mengapa akhirnya Jenius mulai membebankan biaya admin bulanan?

Menurut klaim Jenius, pembebanan biaya feesible adalah untuk membantu Jenius memberikan layanan terbaik bagi pelanggannya.

Dan dari kacamata bisnis, hal ini sebenarnya sah.

Jenius pertama kali launch di tahun 2016 dan hampir 4 tahun beroperasi tanpa membebankan biaya kepada nasabahnya, hingga tahun 2020.

Sementara kita tahu pandemic covid-19 menghantam siapa saja, terutama industri keuangan.

Sehingga jika akhirnya Jenius mengambil cara ini untuk menyelamatkan diri dan menjadikannya sebagai sumber pendapatan Bank, maka kita sebagai nasabah mesti menghargai upaya mereka untuk survive.

Toh sudah ada pilihan lain : yang mana saat Bank nggak mau bisnis kita, ya kita move on ke Bank lain yang bersedia.

Ohya, wartadana sekalian rekomendasiin dua tabungan digital kece yaitu Bank Jago dan Bank Neo.

Kamu bisa dapatin rekening yang gratis biaya administrasi bulanan, free transfer antar Bank dan free top up e-wallet. 

Cakep banget!!! Coba cek deh!

2. Apa Saja Layanan Jenius?

Sebenarnya sebelum atau setelah adanya biaya feesible, nggak ada perubahan layanan Jenius.

Tapi klaim mereka dengan adanya biaya feesible Jenius, maka berikut adalah layanan yang ditawarkan oleh rekening tabungan Jenius :

a. Tabungan

  • Bisa buka tabungan flexi saver hingga 3 rekening,
  • Mengakomodir pembukaan dream saver sampai dengan 5 tabungan autodebet,
  • Maxi saver alias deposito Jenius dengan bunga mulai dari 4 % p.a

b. Kartu Debet Jenius

  • Bisa pake m-card sebagai kartu debet utama,
  • E-card bisa digunakan sebagai kartu debet virtual,
  • Bisa bikin 3 kartu debet tambahan.

c. Mata Uang Asing

  • Bisa transaksi jual beli mata uang asing hingga 7 mata uang secara online.
  • Note : nilai tukar adalah sesuai rate jual-beli Jenius.
  • Ps : kalo momennya lagi dapat – kamu bisa gunain rekening Jenius untuk copet cuan dari IDR-USD.

d. In and Out

  • Fitur rekening koran yang detil dan mudah diakses.

e. Moneytory

  • Buku catatan keuangan yang masukin kategori pengeluaranmu agar terjadi secara otomatis.

f. Jenius QR

  • Bisa bayar QR pake Jenius dan kadang dapatin cashback (kadangg)

g. Fitur Aplikasi Jenius

  • E-wallet center untuk top up e-wallet dengan mudah,
  • Jenius Pay untuk belanja online,
  • Bayar tagihan di fitur Send it,
  • Pay me & split bill untuk bagi tagihan dengan temen yang pake Jenius,
  • Transaksi pake kartu debet seperti biasa (belanja / gesek)

h. Card Center

  • Fitur pengaturan utuk ngatur limit kartu debet, blokir kartu / buka blokir kartu dan bikin kartu baru.

i. Bebas Biaya

  • Bebas biaya transfer uang 15 kali dan tarik tunai 5 kali dengan catatan saldo di atas 1 juta.
  • Kalo saldo di atas 10 juta, gratis transfer dan biaya tarik tunai sebagai masing-masing 25 kali.

j. Akun Bisnis

  • Akun bisnis terpisah dari tabungan, dengan fungsi seperti tabungan biaya (bisa kirim dan terima uang)

k. Bisniskit

  • Aplikasi bebas biaya untuk membantu mengelola bisnis dan bisa connect ke akun Jenius Bisnis.

3. Adakah Layanan Serupa?

Adakah layanan serupa Jenius dari rekening tabungan Bank lain?

Tentu saja ada! Beberapa Bank menawarkan fasilitas lebih lengkap dari Jenius, sementara beberapa menawarkan kurang dari Jenius. Plus-minus.

Yok, kita bedah layanan serupa dari Bank lain.

Catatan : fitur rekening yang super mainstream seperti kartu ATM atau rekening koran, atau fitur transfer nggak akan dibahas. Karna semua Bank punya kok.

a. Fitur Tabungan

Banyak Bank bisa mengakomodir pembukaan tabungan berjangka hingga 9 rekening (contoh Maybank Tabungan Maksi).

Atau deposito online dengan rate 4 % (mulai dari Danamon, CIMB Niaga, OCBC hingga Permata).

Ps : per medio 2022, kamu bisa mencoba deposito Bank Neo yang bisa ngasih bunga hingga 8 % per tahun (menarik banget, tapi dengan risikonya sendiri).

Kalo kamu tertarik, pastiin baca review Bank Neo ini terlebih dahulu.

b. Jual Beli Valas

Rekening Bank lain yang mengakomodir jual beli valas adalah OCBC NISP Tanda 360-nya sampai 11 jenius mata uang.

Bank lain juga bisa membukakan rekening valas tapi normalnya dalam USD / SGD / AUD saja.

c. QR

Ada banyak tabungan yang bisa mengakomodir pembayaran QR, termasuk ngasih cashback rutin setiap bulannya.

Contoh : Permata Me / Maybank Tabungan Maksi / TMRW UOB

d. Bebas Biaya

Note : ada banyak alternatif rekening tabungan yang ngasih banyak fitur gratisan.

e. Akun Bisnis

Setau wartadana, belum ada tabungan yang ngasih fitur akun Bisnis seperti Jenius.

Sehingga jika kamu butuh fitur ini, well, stick with Jenius alias tetap bertahan menggunakan Jenius. 

f. Pembelian Obligasi Ritel 

Banyak rekening Bank bisa mengakomodir pembelian obligasi ritel.

Contoh : Maybank / Permata / OCBC / Niaga

Sementara minusnya rekening Jenius adalah nggak bisa digunakan untuk transaksi Surat Obligasi Negara.

Jadi masih ada rekening lain yang lebih komplit dan kompetitif selain Jenius BTPN.

4. Tidak Membayar Feesible Jenius

Apa yang akan terjadi jika kamu tidak membayar feesible Jenius?

Biaya feesible Jenius otomatis terbebankan setiap bulannya, terlepas dari ada atau nggaknya saldo kamu.

Apa yang akan terjadi jika saldo Jenius kosong?

Saat saldo Jenius kamu kosong, maka Jenius nggak bisa menarik biaya feesible Jenius. Sehingga akan dibebankan ke bulan berikutnya / hingga kamu memasukkan dana ke Jenius.

Apa yang akan terjadi jika gagal menarik feesible Jenius?

Yang akan terjadi adalah kamu menunggak biaya Feesible dan akan ditagihkan ke bulan berikutnya / sampai kamu menyetorkan uang. Selain itu beberapa bulan sekali, kamu akan dapatin notifikasi belum membayar biaya feesible Jenius.

Pertanyaan yang lebih tepat adalah apa yang akan terjadi jika kamu nggak menyediakan uang di tabungan, sehingga biaya feesible nggak terdebet?

Jika nggak ada saldo, maka biaya tersebut bergulung dan baru akan terdebet setelah dana masuk ke rekening kamu.

Itu sebabnya, jika kamu menunggak biaya feesible Jenius, maka uang masuk di rekening kamu akan terdebet sebesar tunggakan kamu.

Hitungannya adalah Rp 10 ribu per bulan, dikali dengan berapa bulan kamu nggak bayar.

Kalo dari awal 2021, maka kamu hitung sejak Januari 2021.

5. Worth It-Kah Biaya Feesible Jenius?

Worth it kah membayar biaya feesible Jenius?

Yes, dengan layanan dan beberapa cashback yang diberikan oleh Jenius, membayar Rp 10k biaya feesible Jenius, masih worth it.

Melihat fitur Jenius yang kompleks dan membandingkannya dengan produk tabungan Bank lain yang memiliki layanan serupa, bikin wartadana ngambil kesimpulan :

Biaya feesible Jenius sebesar Rp 10.000 per bulan adalah worth it!

Ya!

Finally, wartadana mengakui hal ini.

Alasan wartadana pikir biaya feesible Jenius Rp 10.000 masih layak adalah karna fiturnya masih lebih unggul dari fitur rekening Bank pada umumnya.

Contoh :

  • Dengan saldo 1 juta, nasabah dapat gratis biaya transfer sebanyak 15 kali. Seandainya gratisan ini dipake untuk top up e-money maka nasabah bisa hemat 12.500 (15 kali Rp 1.500 – biaya feesible).
  • Jika nasabah pake layanan bayar tagihan listrik dan dapat cashback Rp 30.000, maka nasabah dapat gain Rp 20.000 (cashback – biaya feesible).
  • Kalo nasabah sudah transaksi valas, lumayan banget swing valas menggunakan Jenius dan dapatin cuan tambahan.
  • Jika kamu punya fasilitas transfer gratisan dari Bank lain, maka dengan cashback top up Monyay Rp 6.500 kamu hanya perlu bayar biaya feesible Rp 3.500 / bulan.

Dan kamu sebagai pengguna mungkin bisa nambahin apa saja kelebihan Jenius yang bikin kamu akhirnya bertahan.

Contoh : wartadana pernah baca di forum (lupa forum apa), ada orang yang masih pake Jenius karna kartu debetnya ada CCV sehingga bisa digunakan untuk transaksi online.

Kadang nggak harus pertimbangan besar, hal-hal receh seperti nyaman dengan sistemnya pun boleh dijadikan pertimbangan.

Apakah wartadana pribadi masih pake Jenius?

Well, to be honest, wartadana termasuk gank yang melarikan diri dari Jenius.

Mikirnya ngapain bayar biaya administrasi bulanan, kalo ada banyak rekening gratis biaya admin di luaran sana.

Kemudian wartadana mikir dari kacamata Jenius dan manfaatnya dalam hidup.

Wartadana nggak anti terhadap tindakan mereka karna itu adalah hak mereka dan rencana bisnis mereka.

Tapi wartadana mutusin untuk nggak pake layanan Jenius saat ini.

Pertimbangannya nggak menggunakan layanan Jenius yang kena biaya bulanan adalah :

  1. Sudah punya rekening lain yang nggak kena biaya administrasi bulanan, seperti Bank Jago & Bank Neo.
  2. Wartadana sudah pake rekening BCA yang kena biaya lumayan per bulannya, sehingga nggak pengen nambah biaya lainnya.

Demikian pendapat wartadana. Feel free untuk komen jika kamu punya pendapat lain.

Baca Juga :

Link Wartadana :

Apa pendapatmu tentang biaya feesible Jenius, silahkan komen di bawah.

Similar Posts

23 Comments

  1. tambahan juga Mba..
    Feesible – Monday Monyay = 3.500,-
    menurut saya angka segitu masih lumayan murah lah, dibandingkan misalnya dg xPresi yg biaya bulanannya 7.500,-

      1. Halo, mo tanya, feesible tunggakan saya sudah 60rb, sdgkan saya udah lama mengosongkan tabungan di jenius. Apakah saya perlu menutup rekening atau biarin aja kosong seperti sekarang? Takut nya nanti malah punya hutang ke jenius sebesar jutaan beberapa tahun ke depan.
        Terima kasih sebelum nya

        1. Halo Mbak Christine,
          Biaya feesiblenya biasa saya abaikan. Selama Mbak nggak top up, maka biaya tersebut nggak akan terdebet.
          Setahu saya konsep biaya administrasi Bank nggak kayak gitu. Kalo gak ada uang untuk membayarkannya, biasa admin Bank akan waive by system.
          Mari kita lihat bersama, di Januari nanti -> gimana perlakuan Jenius terhadap semua tunggakan feesibel-nya.
          Thanks Mbak:)

  2. Sama, sudah tak pakai layanan Jenius sedikit demi sedikit. Pindahnya ke BCA dan digibank. BCA karena luas dan jaringannya besar, dan digibank karena bisa beli obligasi ritel, sebentar lagi malah reksa dana juga bisa dibeli di aplikasinya.

    1. Hi Mas Susanto,
      Iyah kalo ada rekening pengganti yang fasilitasnya lebih mumpuni dari Jenius memang lebih enak langsung pindah.
      Agar hemat biaya administrasi bulanannya.
      Thanks sudah komen di wartadana. 🙂

    2. @a.susanto senasib gan, kalo saya dari dulu buka semua rekening digital. Tmrw, permatame, digibank, cimb on account (skrng octo saver), jago, jenius, wokee++, d-save, yg berbayarnya hanya bca dan mandiri tabungaMU. Hanya saja mirip sama saran @haji lama2 bosen dan biaya adminnya naek tiap bulan. Yg awal gratis asal saldo di akhir bulan 1juta, naek jadi 1500, skrng naek jadi 4000+ biaya kartu 2000, akhirnya saya biarin aja, terus bikin mandiri tabunganku.

  3. saya juga sudah berhenti pakai jenius, disamping karena feesible, saya mengamati semakin lama semakin turun bukan layanannya si, tapi semacam bunga simpanannya lama-lama turun serta program cashbacknya seperti bayar PLN dulu 500rb minimal sekarang naik 800rb kalau tidak salah.. jadi buat apa biaya feesible kalau ngga ada yang sepesial lagi menurutku di jenius..

  4. Artikel yang bagus! Point of View yang berbeda, juga menghasilkan pendapat yang berbeda. Saya juga awalnya gak setuju dengan biaya feesible Jenius ini, tapi karena ada salah satu fitur yang sering saya gunakan, yaitu Transaksi Valas menggunakan kartu Debit (m-Card) punya Jenius, saya jadinya gak bisa move-on. Saya sudah coba cari alternatif bank lain yang bisa melakukan hal yang sama, baik bank konven maupun digital, mostly hanya bisa Transaksi jual-beli Valas aja, dan gak bisa transaksi langsung pakai Kartu Debitnya. Karena saya suka belanja di e-Commerce luar, yang pembayarannya menggunakan mata uang US Dollar. Setelah saya pikir-pikir, jadinya biaya feesible Jenius ini totally worth it untuk saya yang emang aktif transaksi valas pakai kartu debit punya mereka.

  5. Sudah lama tidak mampir, salah satu blog kkeuangan yang pembahasannya ga template dan mudah dipahami. Well, feesible 10 ribu buat saya tidak terlalu besar sih. Banyak fitur yang sangat saya optimalin banget salah satunya rekening bisnis. Jadi rekening bisnis saya gunain buat nerima pembayaran hasil jualan online saya dari marketplace. Biar agak kepisaha gitu sama rekening pribadi. Jadi kalaupun ada (katakanlah) biaya admin gak begitu ngeberatin. Tinggal masukin ajk kepengeluaran usaha. Rencana juga mau bikin bca tahapan, yg adminnya cukup gede dan biaya admin dari kedua bank ini mau dimasukin ke pengeluaran usaha.

  6. berhenti pakai jenius berarti maksudnya ke btpn bilang saya sudah gk mau pake jenius lg ya mas? atau cuman diuninstall aja aplikasi jeniusnya? maaf awam

    1. Halo Mas Adit,
      Aplikasinya tetap saya biarkan di hp.
      Cuman sudah nggak dipake untuk transaksi. Karna saya sudah nggak bayar biaya feesible sejak awal tahun.
      Jadi kalo masukin uang, sudah pasti kepotong Rp 100.000 untuk biaya feesible Jenius tersebut.
      Thanks…

      1. Iya, aku ini korban yg ketidak tahuan dan tdk ada email masuk apapun ttg feesible dr si jenius bank ini, bener² kena prank bgd aku
        Baru niat nabung 500rb di flexy sever gtau nya 10 okt lalu saldo aku dpotong nya 100rb innalillahi lngsng istirja skaligus gemes bgd uang yg mau aku kumpulkn buat nabung aqiqah anak malah tbtb kpotong 100rb gt
        Lngsng aku chat online CS nya si Jenius bank sialan ini
        Bener² kapok, nyesel dan saldo 400rb aku sisa segitu2 nya lngsng aku tarik semua dan aku uninstall itu aplikasi jenius
        Sekian.

  7. Artikelnya menarik.
    Benar memang biaya 10rb/bln enggak seberapa dan cukup worth it. Waktu pertama kali kena, saya itung-itung lagi okelah gpp. Terus dengan segala cashback dan lain-lain itungannya jadi kurang 10rb/bulan (yang disebut di artikel juga).
    Tapi sebelum ada feesible ini sebenernya ada hal lain yang bikin saya mikir-mikir buat ganti bank aja. Setelah ada feesible ini akhirnya jalan 2 bulan saya mutusin ganti bank aja.
    Apa? Satu, aplikasinya. Aplikasi jenius ini ampun lemot banget. Saya udah komplain kesana kemari ga ngefek. Sirik banget liat temen-temen sama keluarga buka online banking mereka wesewesewes gitu. Berapa kali saya harus postpone transaksi atau akhirnya pake cash atau akhirnya pinjam dulu gara2 aplikasinya lambat banget.
    Dua, websitenya udah berapa bulan tiba-tiba ga bisa dipake. Akses website sedang ditutup katanya. Hmm… saya yang lebih sering nyetuk di depan laptop, internet banking tiba-tiba ga bisa. Dan internet banking ini juga yang tadinya jadi jalan keluar dari lemotnya aplikasi. Aplikasi lemot ya pake browser aja toh saya lagi di depan komputer. Sekarang ga bisa lagi jadi ya…
    Byebye jenius 🙂

  8. Fitur JeniusPay yang sering dipakai untuk bayar-bayar di merchant biar lebih simpel cukup pakai cashtag. Aplikasi saingan apa ada yang punya yg sejenis ya?

  9. Halo Kak, mau tanya, kalau pernah ngisi saldo jenius 1x pas awal awal bikin tp hbis itu saya kosongin trus gak pernah di pake lagi, apakah lama kelamaan feesible akan di tagih ke alamat saya ? Apakah saya harus menutup rekening tsb agar terhindar dari feesible atau di biarin aja selama saya gak isi saldo?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *