REVIEW BANK NEO (Tabungannya Aman Nggak Sih?)
Review Jujur Tabungan Bank Neo
Kali ini wartadana akan review jujur tabungan Neobank yang masih heboh di jagat persilatan per 2022.
Review dikhususkan untuk kamu yang sangat bijak dalam mengelola keuangan dan nggak main cap cip cup ngikutin rekomendasi influenser finansial, tanpa lakukan riset terlebih dahulu.
Setelah mengenalkan tabungan Neo ke beberapa teman dan keluarga, hampir 80 %-nya nggak ngerti cara kerja Bank Neo dan bertanya kok bisa dia ngasih bonus terus?
Impresi yang muncul malah : ini Bank atau aplikasi scam sih?

Padahal yah namanya Bank jaman now, tentu cara melihat dan menempatkan layanan mereka, harus beda dari Bank pada umumnya.
Sehingga sebelum panjang ke bawah, wartadana mau sampaikan bahwa : Bank Neo ini legit kok, emang asli Bank dengan ijin yang terdaftar di OJK.
Akarnya sendiri Bank Neo ini bermula dari Bank Yudha Bhakti yang didirikan sejak tahun 1990. Jadi bukan Bank antah berantah yang baru muncul!

Yok, scroll ke bawah.
Wartadana akan share review jujur, saran untuk manfaatin layanan Bank digital yang satu dengan maksimal, plus tips agar kamu tetap nyaman dalam menggunakannya.
1. Apa Itu Tabungan Neobank?
Neobank adalah aplikasi Bank digital milik Bank Neo Commerce.
Aplikasi Neo+ baru launching di tahun 2021, seperti kebanyakan aplikasi tabungan Bank digital lainnya.
Sehingga ngomongin aman atau nggaknya, nggak bisa disamakan dengan tingkat keamanan BCA yang sudah ada, bahkan sebelum kita lahir.
Karna Neo+ baru launching dan masih di fase membangun brand awareness.

Untuk mempermudah, berikut adalah 3 indikator aplikasi Bank digital yang aman adalah :
- terdaftar di OJK -> cek di laman OJK
- terdaftar di Lembaga Penjamin Simpanan,
- rating nggak rendah di Playstore / Appstore.


Bonus : lebih baik kalo perusahaannya terbuka dan terdaftar di Bursa Efek, agar kamu bisa lihat laporan tahunannya, untuk tahu gambaran usaha Bank tersebut.
Bank Neo merupakan Bank dengan kategori BUKU II. Sebelum bingung soal BUKU Bank, kamu bisa cari tahu di pengkategorian Bank berikut.

2. FAQ Soal Bank Neo
Di bawah adalah sekumpulan pertanyaan terkait Bank Neo :
Tentu saja Bank Neo aman, dalam konteks mereka merupakan Bank yang jelas terdaftar di Indonesia dan di bawah pengawasan OJK.
Normalnya Bank termasuk lembaga yang aman. Aslinya Bank itu secure banget. Sistemnya online dan terhubung. Mereka bahkan simpan semua datamu sampai bertahun-tahun ke depan. Yang nggak aman adalah berhubungan dengan petugas Bank yang salah.
Pemilik saham terbesar Bank Neo selain masyarakat umum adalah Grup Akulaku, sekaligus sebagai pengendali utama. Akulaku sendiri merupakan salah satu start up yang disuntik modal oleh Ant Grup (raksasa finansial yang terafiliasi dengan Jack Ma).
Tentu saja tidak. Bank Neo Commerce terdaftar di OJK dan menjalankan usaha sesuai dengan regulasi finansial di Indonesia. Bank Neo bukanlah penipu.
Untuk menjawab soal aplikasi, wartadana nggak capable. So far, nggak ada masalah aneh selama beberapa bulan terakhir. Jadi semoga aman.
Dalam konteks bahaya malware atau penyalahgunaan identitas, kecil kemungkinannya. Karna aplikasi Neo adalah aplikasi perbankan. Tapi kalo kamu mengijinkan data contact-mu diakses, mungkin mereka bisa bangun database yang besar. Karna mayoritas Bank nggak minta request akses data contact.
Karna Bank Neo punya mekanisme referral Bank Neo, dimana kamu bisa mengundang kontakmu untuk menggunakan layanan Bank Neo. Selain itu ada juga Dunia Neo, dimana kamu bisa berinteraksi lebih fun dengan orang-orang di contact kamu.
3. Review Bank Neo (jujur & komplit)
Review Bank Neo ala wartadana kali ini akan sangat jujur dan komplit.
Wartadana nggak akan ajak kamu pakai Bank Neo tanpa baca review ini terlebih dahulu. Karna apapun yang terkait dengan uang, pasti ada risikonya.
Tugas kita adalah meminimalisir potensi risiko serta identifikasi kapan sih kondisi akan gawat, agar kita sempat lepas duluan.
Jadi, yok baca sampai habis ya!
Ps : di bagian review ini, wartadana share beberapa hal yang jadi negatif poinnya Bank Neo. Nanti semua positifnya ada di bagian 4 -> keunggulan Neobank.
Impresi Awal Bank Neo
Pertama kali menggunakannya, aplikasi Bank Neo adalah salah satu aplikasi perbankan paling urak-urakan yang pernah wartadana jumpai.
Bahkan tabungan digital lainnya dengan gambar-gambar yang bejibun, nggak bisa ngalahin menu Bank Neo yang super intrusif (mengganggu).
Tapi dengan adanya update terbaru Bank Neo, ternyata opini ini harus diubah.


Kamu bisa rasain vibe yang berbeda dari aplikasi yang sama. Yang awal berasa ganggu dan kasar. Yang kedua berasa soft dan nyaman.
Ada revisi besar-besaran dan wartadana ngerasa lebih nyaman dengan tampilan terbaru Bank Neo. Super appreciated.
Bank Neo nggak mengganti warna kuningnya, tapi bikin icon dan tulisannya lebih lembut. Jadi nggak kasar lagi. Nggak berasa kampungan (no offense ya).
a. Neo Fortune Berasa Kayak E-Commerce
Neo Fortune adalah aplikasi yang digunakan untuk mengambil hadiah, yang bikin Bank Neo berasa kayak lagi ngambil telur Shopee atau tap-tap kotak Tokopedia.

Lumayan greget, tapi seru juga.
b. Navigasi Aplikasi Makan Waktu
Menavigasi aplikasi maksudnya adalah proses mengenali aplikasi sampai tahu apa yang harus kamu lakukan dan dimana menemukan menu-menu yang kamu perlukan.
Sama seperti jalan keluar kota, kamu pastinya butuh GPS yang on untuk menavigasi kamu melewati jalan yang terasa asing.
Pop up Dunia Neo yang selalu muncul kadang bikin pusing. Karna selesai transaksi apapun, pop up ini akan muncul.

Apalagi saat user masuk kategori gaptek-ers. Susah banget menemukan menu-menunya.
Padahal sudah ada tulisannya. Tapi tetap saja, karna ada popup-popup yang muncul, kesannya rame kebangetan!
c. Bingkai Yang Salah
Wartadana lumayan greget dengan cara media & kreator di luaran sana, yang membingkai Bank Neo sebagai aplikasi penghasil uang.
Karna ini Bank, bung!
Bukan aplikasi penghasil uang.
Kalopun dalam prosesnya, Bank Neo ngasih kamu uang tambahan, sifatnya cashback. Bukan untuk penghasilan.
Kan angka cashback yang bisa diberikan oleh Bank Neo juga terbatas.

Jadi sekali lagi : Bank Neo Commerce adalah aplikasi Bank, bukan aplikasi penghasil uang.
d. Gig Economy? Really?
Bank Neo menargetkan segmen menengah ke bawah, yang emang nggak terjangkau oleh layanan Bank pada umumnya.
Bank sering menyebut cluster ini sebagai un-bankable customer. Artinya konsumen di layer bawah yang abu-abu.
Kalo Bank layani (realistis ya), mereka ngerasa nggak cuan.
Uangnya dikit, layanan mesti prima, dan nasabahnya kebanyakan orang pasar.
Jadi dibanding ribut, dengan margin tipis (asumsinya dana tabungan mereka juga nggak besar) dan mengganggu segmen utama Bank, maka cluster ini jadi abu-abu. Jarang disentuh.

PS : no offense dengan apa yang wartadana sampaikan, karna kenyataannya emang kayak gini.
Di sinilah wartadana sangat appreciate cara Bank Neo menargetkan segmen abu-abu ini sebagai pasar utamanya.
Wartadana bahkan habisin beberapa bulan untuk mencoba aplikasi dan dapatin ritmenya, untuk pede ngomong seperti ini.

Tapi, di satu sisi dengan bingkai yang salah di poin c atas, nasabah Bank Neo nggak cuman di layer abu-abu doang, alias nasabah yang jarang dikejar oleh Bank pada umumnya.
Melainkan ada golongan nasabah menengah hingga nasabah prioritas yang memanfaatkan secara maksimal cashback-nya si Bank Neo untuk jajan mereka.
Kalo gini kan timpang.
Dana orang kaya itu nggak hitungan puluhan juta, bisa ratusan hingga milyaran.
Sehingga di satu titik, Bank Neo akan over likuiditas. Bank Neo akan nurunin promo. Bank Neo mungkin lebih tergoda untuk pindah segmen.

Sehingga in the end, gig economy? Yakinn?
Jadi bakalan bagus juga, kalo Bank Neo mau bikin batas maksimal dana per nasabah.
Sehingga dibanding unlimited, setiap nasabah punya kuota kayak limit saldo e-wallet.
e. Bakar Duit Sampai Kapan?
Saat ini Bank Neo masih di tahap bakar duit, hampir mirip start up.
Jadi dia ngasih promo agar pengguna merasa familiar dan terbiasa menggunakan Bank Neo untuk operasional keuangannya.
Hal ini bagus banget, karna semakin banyak user yang jadiin Bank Neo sebagai rekening operasionalnya, maka dananya akan lebih banyak menginap di Bank Neo.
Selain itu, besar kemungkinan user akan merekomendasikan keluarga dan temannya. Jadi saat transaksi, dana itu mutarnya di Bank Neo aja.

Tapi karna gaya-nya yang bakar uang kayak start up, Bank Neo bikin kesan benaran Bank atau nggak sih?
Karna ada beda besar antara bonus join di awal, yang selalu diberikan oleh Bank digital, vs cashback kontinyu yang diberikan oleh Bank Neo.
Padahal nih : mekanisme cashback Neo kalah jauh dari mekanisme Bank Permata yang di masa keemasannya bisa ngasih cashback hingga jutaan per bulan per nasabah.
Cuman karna ada menu Neo yang berasa e-commerce, bikin orang ngambil kesimpulan seperti ini. Masa Bank bakar uang sih?
f. Akses Contact
Wartadana lumayan concern dengan perusahaan yang akarnya dari China.
Pasti ada perusahaan layak (decent), tapi karna sejauh ini perusahaan China itu identik dengan judi online / money game / pinjol, wartadana masih meragukan hal ini.
Terutama saat kamu ngasih akses contact pada aplikasi.
Ini benar-benar concern terbesar wartadana.

Karna nggak fair dengan bonus cashback puluhan hingga ratusan ribu, mereka bisa ambil data contact kamu yang pastinya luar biasa masif.
Sehingga balik ke poin bakar duit, sebenarnya Bank Neo ini cerdas banget.
Mereka bangun aplikasi yang bikin proses akuisisi hingga proses mengorek database dengan memanfaatkan psikologi manusia.
Modalnya cuman beberapa puluh sampai ratusan ribu. Murah kan! Tapi bisa dapatin nasabah baru, dapatin bejibun kontak dan pastinya dapatin jackpot dari contact yang berhasil dia kumpulin.
4. Keunggulan Neobank
Keunggulan Neobank adalah sisi positif Bank Neo selama wartadana mencicipi aplikasi Neo+ dalam beberapa bulan terakhir.

a. Aplikasi Responsif
Untuk aplikasi yang rame dengan fitur segaban, ukuran Bank Neo terbilang normal.
Dan saat menggunakannya, aplikasi responsif.
Nggak nge-lag.
Wartadana paling males dengan aplikasi keuangan yang doyan nge-lag atau suka nge-crash sendiri. Dan kedua hal ini nggak ada di aplikasi Bank Neo.
Good!
b. Buka Tabungan Online Mudah
Proses membuka tabungan Bank Neo sangatlah mudah.
Wartadana sangat mengapresiasi kedua hal berikut :
- gak pake video call, cukup verifikasi wajah doang. super ringkas.
- nggak minta alamat email / NPWP, sesuai segmentasi mereka.
Prosesnya pun cepet banget, dalam beberapa jam saja tabungan kamu langsung jadi.
Super good!
c. Cashback + Diskon
Cashback dan diskon yang diberikan oleh Bank Neo masih sangat menarik.
Terserahlah dia mau di fase bakar duit, mau di fase membangun kesadaran akan Banknya atau emang akan terus seperti ini.
Yang jelas dengan cara yang tepat, kamu bisa menabung sekaligus dapatin jajan tambahan.
Why not?
Yes, wartadana share gimana caranya memanfaatkan tabungan Bank Neo semaksimal mungkin.
d. Neo World Bikin Fun
Terlepas dari omongan wartadana sebelumnya soal aplikasi yang cerdas, tetap saja mengurus Dunia Neo memberikan kesenangan tersendiri.
Terutama saat kamu bisa datang ke rumah kucing temanmu dan mengambil koin mereka.
Ps : di pertengahan Jan 2022, Bank Neo menambah fitur town hall. Dimana kamu bisa terhubung dengan seluruh pengguna Neobank se-Indonesia dan ngambil koin mereka. Nice!

Well, tanpa kamu menggunakan Bank Neo terlebih dahulu, kalimat wartadana ini akan absurd banget.
e. Fasilitas Bank Cakep
Lagi-lagi, wartadana harus poin bahwa fasilitas Bank Neo sangatlah menarik.
Semuanya mencentang kriteria tabungan ideal ala wartadana :
- gratis biaya admin bulanan.
- bebas biaya transfer.
- gratis top up dana pula via VA Bank lain.
Cakep sih.
Terutama untuk kalo kamu belum punya tabungan digital, Bank Neo layak dipertimbangkan.
Untuk kamu yang tertarik buka akun Bank Neo, kamu bisa gunakan kode referral Bank Neo : EBQVD2 ✅ ini untuk buka tabungan, untuk dapatin bonus join Rp 23,9k.
5. Tips Nyaman Menggunakan Bank Neo
Ada beberapa concern yang bikin wartadana membuat bagian ini, yaitu :
- aplikasi Bank digitalnya baru banget, jadi belum teruji dalam jangka panjang,
- secara psikologi, mengakses Bank Neo bikin perasaan seperti mengakses e-commerce. Jadi nggak senyaman Bank pada umumnya.
Sehingga kalo kamu memikirkan hal yang sama, berikut 3 tips wartadana agar kamu bisa menggunakan Bank Neo se-nyaman mungkin.

Karna mau sebagus apapun sebuah Bank, setinggi apapun bunganya, kalo bikin kamu nggak merasa aman, ya nggak usah!
- Uangnya dibatasi. Jangan semua uangmu letak di sana, walopun bunga dan kuponnya menarik. Kamu bisa batasi hingga 50 % dari tabunganmu atau sesuai porsi yang membuatmu nyaman.
- Selalu manfaatin deposito dalam tenor singkat. Kalo takut nggak keurus, ya bikin opsi rollover pokok + bunga. Jangan depo panjang dengan tenor sampai setahun.
- Jangan kasih akses contact. Jadi siapapun nggak bisa menemukan kamu di aplikasi ini.
Wartadana berkaca dari Jenius yang di masa keemasannya sangat mudah buka akun. Jadi banyak scammer bikin akun fake untuk penipuan, sampai akunnya diperjualbelikan di market place.
Tanpa mengijinkan akses contact, semoga kalo hal ini terjadi, contact kamu tetap aman. Karna verifikasinya lumayan sederhana, cuman lewat nomor HP doang dan wajah.
Just saying sih!
Pastiin kamu bisa gunakan kode referral Bank Neo : EBQVD2 ✅ ini untuk buka tabungan, untuk dapatin bonus join Rp 23,9k.
Artikel review Bank Neo ini merupakan concern wartadana selama menggunakan Bank Neo. Dan bisa jadi wartadana lebay dan over-reacting.
Ps, baca juga artikel Bank Neo lainnya :
- Cara Buka Tabungan Neo+
- Tutorial Cara Menggunakan Tabungan Bank Neo
- Review Tabungan NeoBank (artikel ini)
- Dapatin Jajan Dari Tabungan Neo Commerce