TUTORIAL MUDAH MEMBUAT AKUN OVO

  • conglomerate-does-not-simply-let-their-rival-have-what-they-dont
  • let-me-give-it-a-try-so-i-can-brag-about-how-useless-it-is
  • TUTORIAL MEMBUAT AKUN OVO 1
  • TUTORIAL MEMBUAT AKUN OVO 2
  • TUTORIAL MEMBUAT AKUN OVO 3
  • TUTORIAL MEMBUAT AKUN OVO 4
  • TUTORIAL MEMBUAT AKUN OVO 5
  • TUTORIAL MEMBUAT AKUN OVO 6
  • TUTORIAL MEMBUAT AKUN OVO 7
  • TUTORIAL MEMBUAT AKUN OVO 8
  • TUTORIAL MEMBUAT AKUN OVO 9
  • TUTORIAL MEMBUAT AKUN OVO 10
  • TUTORIAL MEMBUAT AKUN OVO 11-1
  • TUTORIAL MEMBUAT AKUN OVO 12-1
  • TUTORIAL MEMBUAT AKUN OVO 13-1
  • TUTORIAL MEMBUAT AKUN OVO 14-1
  • TUTORIAL MEMBUAT AKUN OVO 15
  • TUTORIAL MEMBUAT AKUN OVO 16
  • TUTORIAL MEMBUAT AKUN OVO 17
  • TUTORIAL MEMBUAT AKUN OVO 18
  • TUTORIAL MEMBUAT AKUN OVO 19
  • TUTORIAL MEMBUAT AKUN OVO 20
  • TUTORIAL MUDAH MEMBUAT AKUN OVO

Pernah mendengar tentang aplikasi OVO?


Bagi yang doyan hemat, aplikasi ini menyenangkan untuk digunakan, karena memberikan cash back untuk setiap transaksi yang pembayarannya menggunakan aplikasi ini.

Tapi apa sih OVO itu?

Sejarah singkat OVO

OVO sebenarnya bukan barang baru di Indonesia. Aplikasi yang berada di bawah naungan Lippo Grup ini telah diluncurkan sejak tahun 2016.

Seperti yang semua orang sudah tahu, potensi aplikasi berbasis jasa keuangan di Indonesia sangat besar.

Hal inilah yang membuat para konglomerat berbondong-bondong mengakuisisi sebuah aplikasi untuk grup besar mereka.

TUTORIAL MUDAH MEMBUAT AKUN OVO

OVO awalnya diluncurkan dengan konsep dompet elektronik. E-money.

Keunggulan yang mereka tonjolkan adalah transaksi tanpa kartu.

Berbeda dengan sistem cash less oleh perbankan yang kebanyakan masih swipe card, dengan OVO transaksi hanya butuh otentikasi via aplikasi di ponsel.

Pertama mendengar aplikasi ini saya merasa skeptis sekali. Bikin repot saja dan manfaatnya juga nggak nendang.

BACA JUGA : IDEALNYA NABUNG BERAPA?

Di kota kecil seperti Pekanbaru, satu tahun silam belum banyak promo yang menyenangkan.

Saya hanya mendengar dari teman-teman di Medan, tentang promo cash back hingga 30 % jika pembayaran menggunakan OVO atau harga parkir Rp 1 saja di mall-mall tertentu.

Sementara di Pekanbaru saat itu baru berlaku program scanning struk belanja untuk mendapatkan poin.

Sekitar 6 bulan-an silam, OVO barulah benar-benar masuk ke Pekanbaru. Tapi saya masih menjadi penonton dalam diam.

TUTORIAL MUDAH MEMBUAT AKUN OVO

Hingga belanja ke toko roti langganan pun sudah ditanyain ‘Pake OVO nggak? Lagi cash back 30 % nih’. Dan ngopi ke kedai kopi langganan pun ditanyain hal serupa.

Wah, nggak bener nih kalo gua nggak bikin juga!

Pikir saya kala itu dan memutuskan untuk mencoba menggunakannya.

 

Menggunakan OVO

Disclaimer dahulu ya :

Ini bukan post yang berafiliasi dengan pihak manapun.

Dilema besar sekali saat menuliskan merk ini, karena wartadana selalu berupaya untuk tetap netral soal merk-merk di luar sana.

Tapi, setelah pemikiran matang dan dalam, akan nggak tepat kalo saya nggak share aplikasi berhemat yang satu ini.

Setidaknya cash back nya masih nyata masuk ke kantong kita masing-masing.

 

Membuat akun OVO sangat mudah, yang jelas-jelas merupakan keunggulan mereka. Karena dari pengalaman, proses membuat akun aplikasi layanan keuangan bisa sangat ribet.

Tapi untuk aplikasi ini prosesnya nggak ribet. Yang penting koneksi internet lancar jaya. Menggunakannya pun sama mudahnya.

 

Manfaat menggunakan OVO :

– Pembayaran untuk layanan Grab, dimana promo pembayaran melalui OVO lebih murah.

Cash back 1-10 % untuk tempat yang sudah bekerjasama dengan OVO.

Cash back hingga 30 % untuk tempat makan di mall-mall dalam naungan Lippo Grup.

– Nggak perlu bawa cash kemana-mana.

 

Sisi negatif menggunakan OVO :

– Kalo kita menempatkan uang di bawah Rp 2 juta, maka uang itu nggak dapetin bunga apapun.

– Makin nambah aja aplikasi di smartphone kita.

– Kalo nggak hati-hati belanja, bisa kebablasan karena murah.

 

Kalo mereka sanggup ngasih cash back sebesar itu, apa untungnya buat mereka?

– Dana mengendap di setiap akun kita nggak perlu dibayarkan bunga. Yep!

– Pernah sekali saya ngobrol dengan merchant yang kerjasama untuk cash back OVO, ternyata cash back dibayarkan 1/2 oleh merchant dan 1/2 oleh OVO.

– Tebakan saja, saat ini mereka sedang penetrasi aplikasi. Nanti kalo sudah settle, mereka pasti akan menjual produk investasi dan keuangan dan mengandalkan komisinya sebagai sumber penghasilan.

– Selain itu, cash back juga nggak tahu akan sampai kapan. Bisa jadi nanti mereka akan hapus atau kurangi jumlah cash back-nya.

https://www.ovo.id/ 

 

Tutorial mudah membuat akun OVO

1. Download aplikasi

2. Isikan data sbb :

– Nama pengguna

– Nomor ponsel yang valid

– Alamat email yang valid

3. Verifikasi nomor ponsel dan alamat email

4. Akun siap untuk digunakan

 

 

Mekanisme Menggunakan OVO

Karena OVO merupakan anak usaha grup Lippo, maka saat membuka akun OVO secara nggak langsung kita membuka akun rekening di bank grup Lippo – Bank National Nobu.

1.  Mengisi saldo -> dilakukan dengan cara transfer dana ke rekening virtual di bank Nobu.
Kode transfer adalah 523. Nomor rekening virtual adalah 9+nomor ponsel terdaftar.

2. Menggunakan OVO -> membacakan nomor ponsel yang terdaftar pada petugas kasir. Saat muncul push notification, langsung tekan bayar.

3. Cash back nggak langsung memotong tagihan, melainkan masuk ke OVO Points. Fungsinya sama seperti Rupiah, dimana 1 OVO Points bernilai Rp 1.

4. Jika ingin memilih pembayaran melalui OVO Points, saat muncul push notification ganti pilihan OVO Cash ke OVO Points.

5. Jangan beritahu password (security code) pada siapapun.

 

Disclaimer :

– Ini bukan post yang disponsori pihak manapun, termasuk OVO.

– Kali ini di-share karena sejauh ini manfaat cash back -nya sangat menyenangkan bagi kantong.

Walopun menyenangkan menggunakan aplikasi yang bisa ngasih cash back seperti ini, kita tetap mesti kontrol keuangan kita dengan ketat.

Jangan sampai kebablasan. Nggak lucu dengan alasan berhemat, kita jadi kebablasan belanja.

Pekanbaru, 5 Agustus 2018

#girlsliftothergirlsup

Bermanfaat kan? Ayo di-share ke yang lainnya juga!


Charlina

Masih berkarir di bidang perbankan sejak 10 tahun silam. Masih belajar banyak untuk membangun blog tentang uang dan bank yang jujur. Masih berupaya untuk menghargai hidup yang sungguh singkat ini. Dan masih ketawa norak setiap kali gajian :D

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *