SUKU BUNGA DEPOSITO BANK & 6 PERTIMBANGAN LAINNYA

Sering kali pertanyaan pertama yang timbul saat kita memiliki keinginan untuk deposito adalah ‘Berapa suku bunga deposito bank saat ini?’.


Pertanyaan mainstream yang jawabannya jika terlalu rendah membuka kita ngerasa keki sendiri.

“Ya ampun! Masa deposito bunganya cuma segitu?”

SUKU BUNGA DEPOSITO BANK

sumber : google.com

Padahal dalam membuat keputusan untuk deposito atau nggak, ternyata ada beberapa pertimbangan lain yang sering kali terabaikan oleh kita.

Kali ini wartadana akan share tentang suku bunga deposito bank dan 6 pertimbangan lainnya, sebelum kita memutuskan untuk mulai mendepositokan uang kita.

————————————————————————————————

DEPOSITO

Deposito merupakan salah satu jenis simpanan di bank. Bagi orang-orang bank, deposito masuk dalam jenis dana mahal, jika dibandingkan dengan produk dana pihak ketiga lainnya seperti rekening giro dan rekening tabungan.

Kenapa disebut dana mahal?

Jawabannya terletak pada suku bunga deposito bank yang ditawarkan pada nasabah.  Tingkat suku bunga deposito bank merupakan yang paling tinggi di antara produk simpanan bank lainnya.

Nah, sebagai kompensasi atas dana mahal tersebut, bank mengurangi fleksibilitas bagi penabung.

Perbandingan antara tabungan dan deposito adalah sebagai berikut :

SUKU BUNGA DEPOSITO BANK

Untuk tabungan biasa, tidak ada istilah jangka waktu simpanan. Jadi selama kita masih bertransaksi melalui rekening tersebut atau memiliki sisa saldo untuk debet biaya administrasi bulanan, maka rekening tabungan tersebut masih aktif.

Untuk deposito, tabungan kita dibatasi oleh tenor yang kita pilih di awal. Artinya deposito kita memiliki batasan waktu.

Jika deposito kita sudah jatuh tempo dan kita putuskan untuk nggak diperpanjang, deposito itu akan cair ke rekening yang kita tunjuk. Artinya deposito tersebut sudah jatuh tempo dan ada lagi.

SUKU BUNGA DEPOSITO BANK

– Suku bunga deposito lebih tinggi dari suku bunga tabungan biasa.

– Suku bunga deposito tidak akan mengalami perubahan, sesuai dengan perjanjian di awal. Suku bunga tabungan bisa berubah sesuai ketentuan bank walaupun jarang sekali terjadi.

– Semua jenis simpanan di bank akan dikenakan pajak, jika nilai pokok simpanannya di atas Rp 7,5 juta. Pajak yang dikenakan adalah PPH final 20 % dari bunga yang diberikan oleh bank.

Suku bunga deposito bank ditentukan oleh :

a. Tenor Deposito

Semakin panjang tenor penempatan deposito akan lebih tinggi suku bunga deposito bank yang diberikan.

b. Nilai Tempatan Deposito

Semakin besar nilai tempatan deposito akan lebih tinggi suku bunga deposito bank yang diberikan.

Setiap bank punya matriks tersendiri untuk pricing (suku bunga deposito yang mereka tawarkan).

SUKU BUNGA DEPOSITO BANK

Memang uang yang kita tabung di bank adalah milik kita pribadi. Logikanya kita merasa bahwa uang tersebut kapan saja bisa dicairkan dan dimana saja.

Dengan memiliki rekening tabungan, kita bisa menarik uang melalui mesin ATM atau konter teller. Cara yang kita rasa cukup fleksibel.

Tetapi dengan deposito, kita tidak mendapatkan keistimewaan seperti itu. Penarikan harus dilakukan setelah deposito jatuh tempo. Penarikan harus dilakukan ke bank dengan membawa sertifikat deposito kita.

SUKU BUNGA DEPOSITO BANK

Penalty adalah kompensasi yang kita mesti bayarkan ke bank, jika kita tidak memenuhi perjanjian yang telah disepakati bersama di awal.

Jadi jika deposito belum jatuh tempo dan kita memutuskan untuk mengakhirinya – biasa disebut dengan istilah ‘BREAK DEPOSITO’ –, tentu saja kita akan dikenakan penalty.

Bedanya adalah penalty ini nggak kita bayarkan kepada bank dari kocek kita, melainkan dipotong dari bunga berjalan yang sudah terbentuk.

SUKU BUNGA DEPOSITO BANK

Contoh : Saya mendepositokan uang sebesar Rp 10 juta selama 3 bulan, terhitung sejak 10 Juli 2018 s/d 10 Oktober 2018. Di 10 September 2018 saya membutuhkan uang dan memutuskan untuk mencairkan deposito tersebut.

Penalty yang dikenakan kepada saya adalah bunga yang sudah terbentuk sejak tanggal 10 Juli 2018 hingga 10 September 2018 yang nggak akan dibayarkan ke saya. Dihitung hangus oleh bank tersebut.

‘Sayang banget uang dari bunga berjalan yang sudah terbentuk itu, kalo hangus begitu saja.’

 

6 HAL LAIN YANG PERLU DIPERHATIKAN SELAIN SUKU BUNGA DEPOSITO BANK

Jika memutuskan untuk menyimpan dalam bentuk deposito, berikut adalah 6 hal yang perlu kita pahami :

1. ROLL OVER DEPOSITO

Roll over deposito adalah skema perpanjangan dan pembayaran bunga deposito. Biasanya bank menawarkan 3 jenis yaitu :

Cair Jatuh Tempo

Dengan memilih opsi ini, kita meminta bank untuk langsung mencairkan deposito ke rekening yang kita tunjuk saat jatuh tempo.

Automatic Roll Over Pokok

Dalam opsi ini, bunga deposito yang terbentuk setiap bulannya akan dibayarkan ke rekening yang kita tunjuk.

Atomatic Roll Over (ARO) adalah opsi perpanjangan otomatis. ARO pokok artinya deposito diperpanjang terus sesuai dengan pokok deposito di awal.

Automatic Roll Over Pokok + Bunga

Pernah dengan orang ngomong ‘Jadi bunganya ikut digulung bersama pokok?’.

Nah, inilah yang dimaksud oleh orang tersebut. Dimana dengan memilih metode ini, bunga deposito yang kita dapat akan menambah nilai  pokok deposito kita.

ARO pokok + bunga artinya perpanjangan otomatis deposito serta bunga yang terbentuk.

Sekedar saran, karena kita bukan miliuner yang bunga depositonya bisa dipakai untuk biaya hidup bulanan, lebih baik memilih skema ARO pokok+bunga.

Agar nanti nilai pokok deposito terlihat lebih gemuk dan membuat mata yang melihat lebih seger 🙂 .

2. TENOR DEPOSITO VS ALUR KEUANGAN KITA

Seperti disebutkan di atas, menyimpan dalam bentuk deposito dibatasi oleh tenor yang mengikat. Jadi penting bagi kita untuk menghitung kebutuhan keuangan kita dalam jangka pendek dan nggak mendepositokan dana cadangan yang kita miliki.

Contoh I :

Saya memiliki tabungan sebesar Rp 10 juta yang rencananya akan digunakan untuk renovasi sebagian kecil dari rumah. Saat ini bulan Juli 2018 dan renovasi akan dilakukan di awal tahun 2019.

Uang tersebut dapat saya depositokan selama 5 bulan (Agus-Des 2018) atau saya depositokan 1 bulan dengan skema ARO pokok+bunga.

Di awal tahun 2019 saat hendak melakukan renovasi saya mencairkan deposito, dan nilai simpanan saya sudah bertambah dengan bunga berjalan selama 5 bulan tersebut.

Contoh II :

Saya memiliki tabungan sebesar Rp 10 juta. Karena kekecewaan pada nilai bunga tabungan yang angkanya hanya ribuan saja setiap bulannya, saya memutuskan untuk deposito.

Saya pilih deposito bulanan dengan skema ARO pokok+bunga.

Setelah berjalan setengah bulan, ternyata saya memiliki kebutuhan mendadak. Tentu saya kelabakan karena tabungan saya baru terkumpul Rp 10 juta yang sudah saya depositokan semuanya di bank.

Pilihan saya adalah meminjam uang atau break deposito.

Lesson Learned

1. Kita nggak bisa mendepositokan uang tabungan tanpa sedikit cadangan bagi diri sendiri. Karena bisa jadi kita mendadak butuh uang dan ujung-ujungnya kita sendiri yang kesusahan.

2. Kita mesti mengerti kebutuhan keuangan kita jangka pendek. Jadi kita bisa ambil celah untuk dapetin uang jajan dari uang yang sudah kita siapkan untuk kebutuhan itu (dari bunga deposito).

3. Jika memiliki idle money, uang yang nggak tahu mau dipake untuk apa dan nggak ada kebutuhan tertentu dalam jangka waktu dekat, depositokan saja!

3. TUJUAN FINANSIAL KITA

Deposito adalah salah satu media penyimpanan uang. Setinggi apapun bunga deposito, sewaktu dikurangi PPH final 20 %, akan sulit untuk mengejar tingkat inflasi dalam jangka panjang.

Deposito merupakan alat menabung yang baik jika kita takut kebablasan. Dengan adanya tenor dan berkurangnya fleksibilitas, otomatis kita jadi susah untuk menyentuh uang kita sendiri.

Kalopun kita mau break, itu pasti karena sudah urgent banget. Kalo belum urgent, pasti muncul perasaan ‘Duh, sayang banget’ depositonya di-break. Dengan demikian kita bisa mengontrol tabungan.

Tapi deposito nggak bisa membuat uang kita menang dari arus inflasi.

Inflasi

Inflasi merupakan meningkatnya harga barang-barang karena berbagai faktor ekonomi.

Gampangnya adalah dengan bertanya kepada mama kita di rumah, berapa harga sekilo beras di tahun 2017 vs harga di tahun 2018.

Bank Indonesia sebagai badan regulator selalu merilis data inflasi tahunan. Berikut grafik % inflasi selama 5 tahun terakhir (2013-2018) :

SUKU BUNGA DEPOSITO BANK

Inflasi selama 5 tahun terakhir terlihat menurun drastis dengan angka rata-rata nggak lebih dari 5 %. Walopun yang kebanyakan kita rasakan adalah sebaliknya.

Kembali pada harga beras. Di tahun 2017, menurut mama saya harga beras yang biasa Beliau masak adalah Rp 14 ribu per kilo.

Nah, di tahun 2018, harga beras yang sama sudah menjadi Rp 15 ribu per kilo. Kalo dipersentasekan, harga beras naik 7 % hanya dalam waktu 1 tahun.

Investasi

Jika ingin agar uang yang kita simpan itu bernilai lebih, maka investasi merupakan opsi lainnya.

4 JENIS INVESTASI DI BAWAH 1 JUTA

Tapi investasi itu nggak bisa dilakukan dengan sekali mengedipkan mata saja. Investasi merupakan aktivitas yang memiliki risiko, sehingga hitungan kita juga mesti matang dan realistis.

Keunggulan investasi dibanding mendepositokan uang adalah adanya kemungkinan uang kita itu bisa menang angka dari inflasi. Walopun ini baru kemungkinan, tapi layak dicoba.

Tujuan Finansial Kita

Hal penting yang selalu mencuat ke permukaan setiap kali membahas keuangan adalah mengenai tujuan finansial kita. Karena kita nggak bisa merencanakan A hingga Z tanpa paham apa tujuan yang hendak kita capai.

Keputusan mendepositokan uang atau nggak merupakan bagian dari tujuan finansial kita. Jujur saja sama diri kita sendiri, goal macam apa yang mau kita kejar dengan menabung, dengan mendepositokan uang dan dengan berinvestasi.

Dengan tahu tujuan finansial, kita bisa bikin goal tahunan, termasuk diversifikasi tabungan kita hingga investasi.

Rule of thumb yang saya pegang sejauh ini sesuai dengan persentase dari salah satu perusahaan sekuritas yang pernah melakukan sosialisasi di kantor. Persentase ini digunakan mereka untuk menentukan penempatan investasi sahamnya, yaitu :

RULE OF THUMB SEKURITAS RULE OF THUMB TABUNGAN
–          60 % saham bluechip

–          30 % saham second liners

–          10 % saham third liners

–          60 % deposito

–          30 % investasi yang kuat secara fundamental

–          10 % investasi bikin deg-degan

Kebetulan saya termasuk orang yang agresif soal investasi, jadi saya tetap pilih investasi yang berisiko tinggi, walopun dalam angka kecil. Karena return yang mereka tawarkan menarik, walopun saya deg-degan terus.

Rule of thumb ini nggak wajib diikuti. Kalo belum nyaman berinvestasi, menempatkan 100 % di deposito pun bukan hal yang buruk. Yang penting kita sadar kalo deposito nggak bikin uang kita bebas dari gerusan inflasi.

4. SUKU BUNGA DEPOSITO BANK KONVENSIONAL VS BPR

Pernah mendengar istilah BPR?

PENGERTIAN BANK PERKREDITAN RAKYAT

SUMBER : OJK.GO.ID

BPR adalah singkatan dari Bank Perkreditan Rakyat. BPR biasa beroperasi dalam skala kecil di kota kita masing-masing. Kantornya paling 1-2 ruko dan mereka banyak melayani nasabah mikro.

Karena masih dalam skala kecil, sistem operasi mereka pun cenderung sederhana. Kebanyakan nggak punya mesin ATM dan transaksi mesti dilakukan ke kantor BPR.

CARI SENDIRI : BPR DI KOTA MASING-MASING

DATA BPR DI INDONESIA

SUMBER : BI.GO.ID

Suku Bunga Deposito BPR

Karena beroperasi dalam skala kecil, suku bunga yang ditawarkan oleh BPR lebih tinggi dari bank konvensional (alias bank yang biasa kita gunakan untuk transaksi). Selisih bunganya bisa 2 hingga 2,5 %.

Jika suku bunga yang ditawarkan lebih tinggi, kenapa nggak kita deposito di sana? Beberapa catatan yang mesti kita pahami sewaktu ingin deposito di BPR :

  • BPR sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK
  • BPR tersebut haruslah sudah mapan (settle) dan punya nama besar di kota kita.
  • BPR tampil layak, sewaktu kita mengunjungi kantornya.

Saya pernah masuk ke BPR yang bahkan nggak punya satpam untuk berjaga di depan kantornya.

BANK NGGAK ADA SATPAMNYA?

SUMBER : GOOGLE.COM

Kekurangan Deposito di BPR :

  • Kurang fleksibel karena harus datang ke kantor BPR untuk transaksi. (Tapi sekaligus ngasih kita keuntungan, jadi bisa memantau kantor BPR tersebut)
  • Karena mereka skalanya kecil, kita mesti paham akan gejolak ekonomi di kota kita dan dampaknya pada si BPR ini, khawatir akan risiko BPR tersebut bangkrut.

Suku Bunga Deposito Bank Perkreditan Rakyat berdasarkan penjaminan LPS :

SUKU BUNGA PENJAMINAN LPS JULI 2018

SUMBER : LPS.GO.ID

5. PENEMPATAN DEPOSITO BANK SECARA ONLINE

Kalau dana yang kita miliki belum besar, coba pertimbangkan untuk membuka deposito dengan skema online.

Beberapa bank sudah mengembangkan fitur deposito online, dimana penabung cukup menggunakan layanan mobile untuk membentuk simpanan depositonya.

Dengan minimal deposito di angka Rp 10 juta, kita bisa mendapatkan suku bunga sesuai Sertifikat Bank Indonesia (per posisi 15/07/2018) di angka 5,75 %. Memang angka ini masih gross, yang artinya kalo hitungan net mesti dikurangi PPH final 20 %.

Tapi saya berani jamin, angka bunganya lebih tinggi dibanding kita harus ke kantor bank dan menemui petugas CS. Untuk angka 10 juta, biasa masih dijual dengan rate di bawah 5 % per tahun.

Saya secara pribadi merekomendasikan cara ini, karena :

–          suku bunga lebih tinggi

–          bebas ribet, nggak mesti datang ke kantor bank

–          bisa dicairkan kapan saja, tanpa harus ke bank

–          walaupun masuk secara online, kita masih bisa nikmati semua opsi deposito bank

6. SUKU BUNGA DEPOSITO BANK VS PENJAMINAN LPS

Setiap bentuk simpanan di bank Indonesia akan dijamin oleh sebuah lembaga yang bernama LPS (Lembaga Penjaminan Simpanan)

Alamat website LPS

Dalam hal menabung, mudah bagi kita sebagai penyimpan untuk tergiur iming-iming bunga tinggi apalagi kalau dana yang kita ditempatkan dalam jumlah besar.

Tapi, akan lebih aman jika tingkat suku bunga deposito yang kita ambil tidak melebihi nilai penjaminan LPS. Hal ini untuk berjaga apabila bank tersebut goyang, nilai pokok simpanan kita masih dijamin oleh LPS.

3 kriteria simpanan yang dijamin oleh LPS :

KRITERIA SIMPANAN LAYAK BAYAR

SUMBER : LPS.GO.ID

Cara klaim simpanan ke LPS :

PROSEDUR KLAIM SIMPANAN KE LPS

SUMBER : LPS.GO.ID

Masih ingat kasus bank Century?

NASABAH KORBAN BANK CENTURY

sumber : tempo.co

Ini yang kita nggak mau terjadi pada simpanan kita. Karena nyari uang itu capek, dan kehilangan uang yang kita cari sesusah itu pada lembaga yang seharusnya bisa mengayomi kita, rasanya seperti ditusuk dari belakang.

————————————————————————————————

Jadi dengan memahami deposito, skema perpanjangan deposito dan suku bunga deposito bank yang ditawarkan ternyata nggak cukup untuk membuat keputusan deposito. Masih ada aspek lain yang mesti kita pahami.

Demikian sharing wartadana kali ini. Semoga membantu dalam membuat keputusan finansial kita bersama. Thanks.

Pekanbaru, 22 Juli 2018

PS : #girlsliftothergirlsup 


Charlina

Masih berkarir di bidang perbankan sejak 9 tahun silam. Masih belajar banyak untuk membangun blog tentang uang dan bank yang jujur. Masih berupaya untuk menghargai hidup yang sungguh singkat ini. Dan masih ketawa norak setiap kali gajian :D

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: