WANITA KARIR SUKSES – 9 WAYS TO BE CORPORATE B*TCH

Menjadi wanita karir sukses adalah impian setiap perempuan muda.

Corporate career.

Bekerja di perusahaan skala multinasional, mengenakan pakaian rapi dan kece setiap harinya, jam kerja 8/9 to 5, mengenakan badge nama yang design-nya kece hingga bersosialisasi dengan orang-orang papan atas di bidang karir mereka.

Mind blowing.

Yang keliatan dari luar hanya hidup yang menyenangkan dan wow! Padahal nih, untuk jadi seperti mereka ternyata banyak sekali struggle yang harus dilalui.

WANITA KARIR SUKSES - 9 THINGS TO BE CORPORATE B*TCH

www.theviennablog.com

Saya berjumpa dengan seorang Direksi dalam minggu ini. Sosok yang inspiratif, galak dan target orientedKiller.

Satu kalimat menarik yang dia ucapkan adalah ‘Kalo rekan kerja kamu nggak tumbuh, bikin kalian terperosok ke dalam, kamu bantu atasanmu untuk menendang dia keluar.’

Di momen itu juga saya tersadar bahwa menjadi wanita karir sukses dengan prestasi yang cemerlang artinya menjadi corporate b*tch.

Maka kali ini saya akan share based on what the Director said, 9 ways to be a corporate b*tch.

——————————————————

 

1. Having an ambition

Nggak punya ambisi? Sudah pulang ke rumah dan nikah saja, jangan nginjekin kaki di kantor kembali.

Ambisi adalah fondasi dasar dari karir yang hendak kita bangun.

Nggak masalah hari ini karir dimulai dari kerjaan remeh, menjadi staf klerikal atau asisten. Tapi di dalam kepala, kita sudah harus tahu mau jadi apa kita di masa depan.

BACA JUGA : SMART GOAL

 

Karena nggak ada orang yang bisa sukses begitu saja. No way!

Semua orang yang hari ini keliatannya sukses melewati apa yang orang biasa nggak jalani.

WANITA KARIR SUKSES - 9 THINGS TO BE CORPORATE B*TCH

www.pinterest.com

Jika kita sering nonton film documentary atau film-film yang based on real life stories, pasti familiar dengan alur struggle menuju sukses yang selalu disajikan dengan apik.

Kita liatin setiap pemimpi punya mimpi yang ingin mereka wujudkan.

Dan mereka siap untuk melakukan apa saja demi mimpi tersebut.

Tapi apa sih yang bikin mereka sanggup bangun pagi dengan semangat sebesar itu?

AMBISI.

Direksi yang saya sebut di atas bilang :

You cannot let people drive you. You need to drive yourself.

Jadi dalam kerja itu bukannya kita nungguin perintah dari atasan atau rekan kerja lainnya, kita maju duluan membuat tujuan yang kita inginkan dan menjadikan ambisi sebagai bahan bakar untuk jalan.

Kita nggak bisa maju dengan dorongan dari orang lain. Prinsipnya demikian.

Makanya di awal sekali penting untuk punya ambisi. Ambisi itu akan jadi goal jangka panjang.

1.   Ambisi

2.  Goal jangka panjang

3.  Target jangka pendek

4.  Rencana kerja tahunan

5.  Rencana kerja semesteran

6.  Rencana kerja mingguan

7.  Rencana kerja harian

 

2. Work smart is the new work hard

Sering mendengar kalimat ini ?

| “Gua udah mati-matian demi perusahaan, tapi malah begini.”

Kalimat paling mainstream dalam sejarah corporate career.

Banyak orang ngerasa sudah kerja begitu keras buat perusahaan.

Tapi yang mereka dapatin nggak menyentuh sedikitpun harapan mereka.

Setiap tahun, jutaan orang Indonesia kecewa dengan angka kenaikan gaji, kecewa dengan angka bonus tahunan hingga kecewa pada sistem promosi di kantor masing-masing.

WANITA KARIR SUKSES - 9 THINGS TO BE CORPORATE B*TCH

sumber : pinterest.com

Saya juga pernah merasakan semua itu. Dongkol.

| Saya sudah bekerja keras tapi hasilnya nggak setimpal. Jadi salahnya dimana?

 

Itu dia! Letak salahnya karena kita kerja keras.

Hari gini, kerja keras aja nggak cukup.

Seseorang pernah bilang ke saya, “kalo lu mau kerja keras pergi ke lokasi pembangunan gedung, bantuin tukang-tukang di sana!”

Yep! Kasar banget omongan tersebut, tapi memang benar.

Kita mesti mengurangi kerja keras yang biasa kita lakukan dan menggantinya dengan kerja cerdas.

Kalo kerja keras kita akan lakukan apapun untuk mencapai target.

Tapi kalo kerja cerdas kita akan lakukan apapun agar penilaian kinerja kita baik.

Dalam penilaian kantor, nggak peduli kita capai target atau nggak, perusahaan mau taunya raport kita bagus atau nggak?

Maka kita mesti pastikan angka kinerja kita capai.

Jadi, kita mesti tahu cara main perusahaan tempat kita kerja.

Cara kerja mereka gimana?

Cara mereka menilai kinerja kita gimana?

Cara mereka ngasih promosi berdasarkan apa?

Dari sana, kita play smart dengan aturan dari mereka dikombinasikan dengan tujuan-tujuan kecil kita.

WANITA KARIR SUKSES - 9 WAYS TO BE CORPORATE B*TCH

www.theviennablog.com

 

Gimana cara mencapai tujuan-tujuan kecil ?

Dalam manajemen, dasar dari setiap manajemen adalah POAC :

1.  Planning

Nggak bisa jalan tanpa rencana.

2. Organizing

Rencana itu dipecahkan dalam tugas-tugas kecil dan rencana harian

3. Actuating

Dilakukan. Rencana sebaik apapun kalo nggak dilakukan, hasilnya tetap nol.

4. Controlling

Lakukan evaluasi atau pengontrolan. Karena yang namanya orang pasti sering melenceng dari tujuan awal.

Setelah itu balik lagi ke tahap 1, rencanakan lagi tahap selanjutnya.

 

3. You need to be seen

Pernah nggak berpikir seperti ini?

| Kenapa si A yang minim prestasi bisa dapat promosi? Padahal dia nggak layak jadi leader saat ini.

Sementara si B yang kerjanya bagus banget nggak mendapatkan sedikitpun kesempatan untuk promosi.

Tahunan kita lihat dia tetap di posisi yang sama, padahal dia bisa jadi leader yang jauh lebih baik dari A.

Kenapa?

Karena si A menonjol dan terlihat oleh manajemen.

Sementara si B adalah orang yang sangat membumi dan nggak outstand, jadi dia nggak terlihat oleh manajemen.

Atau, karena si A jago menjilat.

Sering berpikir demikian? Si X naik jabatan karena jago menjilat, si Y jadi anak kesayangan bos karena jago membeli hati si bos.

Saya percaya kita semua punya darah penjilat dalam diri kita.

Let’s say ‘nggak, gua bukan penjilat.’

 

Yang bener?

Kita nggak bersikap manis-manis sewaktu menginginkan sesuatu, lalu setelah itu bersikap biasa saja setelah kita dapetin apa yang kita mau?

Menjilat bukan hal yang buruk, karena balik lagi ke poin 2 mengenai work smart.

Kalo manajemen dan bos emang tipe yang demikian, masa kita nggak bisa berkompromi sama diri sendiri demi masa depan?

WANITA KARIR SUKSES - 9 THINGS TO BE CORPORATE B*TCH

sumber : ww.whowhatwear.com

Tapi opsi ini sebaiknya kita hindari.

Untuk bisa menonjol, yang kita butuhkan bukan menjilatin atasan.

Apa yang kita perlukan untuk terlihat menonjol dibanding rekan-rekan lain adalah :

–   berani maju dan mengakui semua pencapaian kita

–   berani membuka diri dan nunjukin how brilliant we are

–   berani mengacungkan tangan tinggi untuk mengambil tantangan

 

4. If your bosses are weak, you replace them

Kerja dengan perusahaan yang melempem?

Tinggalkan perusahaan tersebut!

Nggak ada gunanya kita berkarir di perusahaan yang nggak akan maju.

 

Kerja dengan bos yang melempem?

Ganti bos tersebut! Ajukan petisi pada divisi human capital, minta diganti! Atau kamu gantikan beliau!

 

Bekerja dengan bos yang lemah bikin kita ngikut lemah. Sering dengar istilah #jangankasihkendor ?

Hal ini berlaku banget untuk aspek profesional hidup kita.

Saya masih percaya kalo kita mesti memperlakukan pekerjaan dengan profesional terlepas dari betapa nggak profesionalnya lingkungan kita berada.

Karena bersikap profesional itu adalah nilai hidup yang kita pegang.

WANITA KARIR SUKSES

sumber : quickmeme.com

Bersikap nggak profesional, walopun nggak kena tegur, walopun dianggap normal oleh lingkungan kita, merugikan kita sendiri.

Jadi, jangan kasih kendor sikap profesional tersebut.

Prinsipnya adalah dengan tetap bersikap profesional, kita bisa tetap sejalan dengan ambisi besar yang kita punya.

Pada waktu yang tepat, kita akan dapatin kesempatan untuk promosi.

Like someone told me :

Sukses itu ada dua komponen, yaitu kesempatan dan kesiapan.

Kita mesti bersiap, karena kapan saja kesempatan bisa datang.  

 

5. You cannot work alone

Nggak hanya berlaku dalam hidup secara umum, dalam karir pun seperti itu.

Kita nggak akan sanggup kerja seorang diri, karena kita nggak terlahir untuk jadi super hero.

Semua orang punya porsinya masing-masing dan kita mesti kerja sama untuk capai tujuan kita sama-sama.

Dalam perusahaan juga, kita punya target pribadi dan kita punya target perusahaan yang hanya dapat dicapai bersama.

Dua hal ini pun mesti SEJALAN.

Percuma kita punya prestasi dan penilaian kinerja yang bagus tapi secara keseluruhan perusahaan kita nggak bagus.

Sama kayak anaknya bagus tapi induknya jelek.

Ya ujung-ujungnya si anak mati juga, karena induknya mati duluan.

Jadi walopun berat dan nggak biasa, kita mesti memastikan tim kita tumbuh bersama.

Emang lebih mudah mengatasi masalah kita sendiri.

Emang lebih mudah berpikir biarin aja teman-teman yang lain nggak perform, yang penting kita perform.

Tapi, akan lebih baik hasilnya kalo kita mampu bantuin teman untuk gerak barengan. Dan jujurnya hal ini sangat sulit dilakukan.

WANITA KARIR SUKSES

sumber : memegenerator.net

Makanya nggak banyak yang bisa melakukan hal ini.

Tapi siapapun yang bisa melakukannya akan punya jalur karir yang bagus, karena bahkan dari masih staf biasa dia sudah mampu menggerakkan orang.

Di sini kita butuh kemampuan komunikasi dasar.

Percaya deh, menggerakkan teman setim, atau teman yang masih statusnya kerja di perusahaan yang sama jauh lebih mudah daripada menggerakkan orang-orang di luar sana.

Karena :

–  Kita punya tugas yang goal-nya sama, mencetak keuntungan bagi perusahaan.

–  Bicara dengan sesama kolega lebih mudah, karena tingkat pendidikannya sudah cukup tinggi.

–  Kita sama-sama tau diri masih kerja di perusahaan.

 

Hal yang paling mudah dilakukan untuk komunikasi adalah :

1. Senyum.

Se-nggak biasa apapun, setiap kali bicara dengan orang awali dengan senyum.

Karena senyum itu merilis efek rileks dalam tubuh.

Jadi kalo senyum kita dibalas, orang itu sudah rileks dan kemungkinan dia nerima omongan kita lebih besar.

2. Memberi pujian.

Puji hal-hal kecil dalam diri lawan bicara kita. Tapi jangan berlebihan dan keliatan lagi jilat-jilat.

Cukup buat mereka tahu bahwa kita memperhatikan mereka.

3. Selalu komunikasi walopun nggak lagi ngomongin kerjaan.

Dengan rekan beda tim, biasanya komunikasi hanya sebatas kerjaan.

Seandainya posisi dibalik, kita dicari seseorang hanya karna dia butuh bantuan kita dalam kerjaan, apa bisa timbul rasa pertemanan? Nggak kan?

Maka kita mesti pupuk komunikasi dengan membicarakan hal-hal kecil di luar pekerjaan,

4. Tulus mau berteman.

Temanan itu nggak ada ruginya buat siapapun.

Dan kalo bisa nambah teman dari rekan kerja, kenapa nggak?

 

6. Who stand in your way is belong outside the company

Sewaktu saya kecil, pernah saya mendengar kisah tentang orang gila di dekat rumah. Namanya bang H. Dia dulunya adalah orang yang normal kayak kita semua.

Pekerjaannya bagus, sebagai PNS yang kalo dalam lingkungan sosial di Indonesia merupakan strata tertinggi pekerjaan.

Diceritakan karena bang H punya pekerjaan bagus banget, sehingga ada rekan kerja  yang sirik dengan dia.

Rekan kerja ini kemudian melakukan aktivitas black magic alias santet.

Akibatnya bang H menjadi orang gila. Sampai hari ini, setiap kali lewat di jalan itu bang H masih duduk di tepi got dengan perut buncitnya.

Jadi????

Maksud saya, marilah kita percaya bahwa bang H kena santet karena teman kantornya sirik. Maka inilah contoh sadis dari poin 6 yang saya maksud.

Balik ke kalimat di atas, kata si ibu Direksi :

“Jangan mau satu tim sama orang yang nggak perform. Kalo bisa berubah kita ajakin dia berubah. Kalo nggak kita bantu atasan buat nendang dia keluar.’

WANITA KARIR SUKSES

pict : www.elitecolumn.com

 

Pisang busuk

Pernah mendengar analogi pisang busuk?

Pisang adalah buah yang berkelompok dalam satu tandan.

Jika ada satu pisang busuk di sebuah tandan maka dalam waktu yang singkat seluruh tandan pisang busuk.

Maka setiap kali ada pisang yang busuk, langkah yang dilakukan oleh pedagang buah adalah langsung membuang pisang busuk tersebut.

Di dalam perusahaan juga berlaku hal demikian, jika ada orang yang nggak perform dan membuat kondisi kerja nggak kondusif, manajemen juga harus memecat orang tersebut.

Saya belum pernah mengalami budaya kerja di kota besar, nggak pernah mengalami persaingan super kasar yang sikut-menendang, tapi saya masih setuju kalo manajemen yang melakukan pemecatan.

Untuk kalo di kota berkembang seperti tempat tinggal saya, nggak ada yang sanggup melakukan hal-hal yang bikin teman-teman yang ‘pisang busuk’ dipecat dari pekerjaan.

It’s like we are playing God.

Kita yang memutuskan si B nggak layak dapatin rejeki dari perusahaan ini. Dampak dari tindakan ini terlalu panjang, hingga si B dan keluarganya.

Jadi meski saya menuliskannya di list ini, saya berharap kita nggak perlu lakukan sejauh ini.

 

7. Go the extra miles

Artinya kita melakukan lebih dari yang disyaratkan. Pernah membaca kisah berikut :

Si A dan B disuruh oleh atasannya untuk menanyakan harga melon di pasar.

Si A kembali dengan memberitahu atasan bahwa harga melon adalah Rp 10.000 per kilo.

Kemudian atasannya bertanya ‘Berapa harga satu buah melon?”

A nggak bisa menjawab dan mesti kembali ke pasar untuk bertanya kembali, karena dia nggak menanyakan lebih dari yang diinstruksikan oleh atasannya.

Sementara itu B pulang dan menghadap si bos, menjawab berapa harga melon per kilo.

Atasannya lanjut bertanya ‘Berapa harga satu buah melon?’

‘Satu melon beratnya rata-rata 3 kilo, jadi harganya 30 ribu per buah. Jika kita mengambil lebih dari 10 kilo, penjual mau memberi kita potongan harga 10 %.’

 

Ini hanya analogi kecil yang sering dibaca di kisah inspiratif di internet. Tapi nendang banget nggak sih?

Mudah banget mengerjakan apa yang diminta oleh bos. Lakukan sesuai instruksi.

Disuruh ngetik ya diketik, disuruh cetak ya dicetak. Kan kita cuman staf, untuk apa mikir banyak-banyak?

Cuman corporate b*tch nggak bisa begitu.

Kalo jadi orang biasa, ya kita akan jadi pekerja biasa.

Makanya kenapa jajaran petinggi itu kalo sekali nanya detil banget. Karena mereka mikir jauh dan dalam tentang segala hal.

Bahkan hal remeh sekalipun sudah dipersiapkan oleh mereka. Jadi nggak ada ruang untuk error.

Hal ini nggak bisa terjadi kalo kita hanya ngikutin perintah atasan.

Improvisasi dan mikir sebagai pemilik bisnis dan memperlakukan kerjaan seakan ini adalah bisnis kita sendiri adalah hal yang akan ngangkat kita ke atas. 

Lift us to the top.

 

8. Make the money honey for the company

Perusahaan bukanlah organisasi nirlaba yang nggak perlu mencetak uang bagi pemiliknya.

Perusahaan adalah industri pencetak laba dan penggerak ekonomi.

Maka mereka harus membuat laba setinggi mungkin untuk membagikan deviden sebesar mungkin pada pemegang saham, agar pemegang saham puas dan usaha terus berjalan.

Someone wise once told me :

Sebagai marketing kamu punya kaki itu setengah-setengah.

Ibaratnya kamu lagi di laut, tapi kaki kananmu di sampan A (perusahaan) dan kaki kirimu di sampan B (nasabahmu).

Dengan kaki yang berada di dua tempat, kamu mesti pintar memposisikan diri.

Jadi keputusan yang kamu ambil mesti win-win, sama-sama menguntungkan antara perusahaan dan nasabah.

Kamu nggak bisa bikin keputusan yang berat sebelah, karena dengan bersikap demikian fungsimu sebagai marketing hilang.

Kalo berat ke nasabah, kamu bukan marketing perusahaan.

Kalo berat ke perusahaan, nasabah ninggalin kamu.

 

Nggak cuman sebagai marketing, hal ini berlaku dalam fungsi apapun di perusahaan.

Kalo kita mau menjadi wanita karir sukses kita mesti mencetakkan untung buat perusahaan.

Kita ini sparepart pencetak untung.

Kalo nggak bisa cetak untung, buat apa perusahaan bayar mahal kita setiap bulannya?

 

9. The sky is the limit

Di atas langit masih ada langit.

Maka ambisi kita nggak boleh habis.

Ambisi kita mesti nambah dalam setiap tahapan baru di hidup kita.

Saya setuju sama poin terakhir ini. Karena kita lahir di jaman ini.

Di salah satu episode ted talk yang saya tonton oleh Mel Robbins – How to stop screwing yourself, dikatakan :

WANITA KARIR SUKSES

sumber : www.pinterest.com

We live in the most amazing moment time so that thing that you have up here (pointing to her head), whatever it maybe.

You wanna use healthy eating to cure your diabetes, you wanna figure out how to take care of the elders and start a new hospice centre, you wanna move to Africa and build a school.

Guess what you could walk into the bookstore right now and buy at least ten books written by credential experts on how the hell you do it.

You could Google it and you could probably  found at least a thousand blogs documenting the step by step by step transformation that somebody else is already doing. You can find anybody online and cyber stalk them.

You can just walk into their footsteps and you know just use the science of drafting, follow whatever everyone is done because somebody else is already do it.

 

So why don’t you have what you want?

——————————————————–

 

Menjadi wanita karir sukses 

Btw, don’t you think that our Director is really nice? She gives us all of this stuff for free! 

Menjadi wanita karir sukses aka corporate b*tch adalah hal yang baik.

Setiap perempuan butuh dorongan yang sekencang itu untuk menjadi sesuatu dalam hidup mereka.

Saya bukannya anti pada perempuan yang memutuskan berkeluarga di usia muda, tetapi saya lebih pro pada perempuan-perempuan pekerja keras di luar sana yang mendobrak stigma kalo perempuan itu selalu lemah dan tempatnya hanya di dapur atau kasur.

Saya lebih pro pada wanita karir sukses atau nggaknya mereka, yang berdiri dan berjuang untuk sesuatu yang mereka yakini.

Sekarang siapapun bisa jadi apa saja.

Saya bisa jadi siapa saja.

Kamu pun bisa jadi siapa saja yang kamu mau.

Pertanyaannya adalah mau jadi siapa kita dan berani bayar nggak harga untuk jadi siapa tersebut?

 

Pekanbaru, 28 Juli 2018

#girlsliftothergirlsup

Bermanfaat kan? Ayo di-share ke yang lainnya juga!

Charlina

Masih berkarir di bidang perbankan sejak 10 tahun silam. Masih belajar banyak untuk membangun blog tentang uang dan bank yang jujur. Masih berupaya untuk menghargai hidup yang sungguh singkat ini. Dan masih ketawa norak setiap kali gajian :D

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *