Surat Berharga Negara, Apaan Sih?

Buat yang baru kepikiran untuk beli obligasi, yuk cari tahu dulu Surat Berharga Negara secara komprehensif di artikel kali ini.

Baca sampai habis ya.

I promise you, kamu bakalan paham tentang Surat Utang Negara serta gimana caranya cuan maksimal dari instrumen investasi yang satu ini.

Yok!

 

1. Pengertian Surat Berharga Negara

Surat Berharga Negara adalah surat utang yang diterbitkan oleh pemerintah Indonesia dan dijamin 100 % oleh negara.

SBN atau sering disebut SUN (Surat Utang Negara) merupakan obligasi pemerintah.

Jadi pemerintah meminjam uang dari investor untuk pendanaan keperluan negara.

Sebagai imbal hasilnya, pemerintah akan membayarkan kupon Surat Berharga Negara kepada investor.

Spesialnya Surat Utang Negara adalah jaminan dari pemerintah Indonesia serta tingkat return yang pasti.

Surat utang sering juga disebut obligasi.

Berikut adalah 2 hal penting yang harus kamu tahu terkait investasi obligasi :

 

a. Kupon SBN

Kupon SBN adalah imbal hasil dari investasi Surat Berharga Negara.

Kupon SBN sifatnya fixed / pasti dan dalam satuan %.

Pembayaran kupon SBN ada yang sebulan sekali (untuk obligasi ritel) dan ada yang 6 bulan sekali (untuk SBN-non ritel).

Pajak kupon SBN adalah 15 %.

 

b. Masa Berlaku SBN

Masa berlaku SBN adalah tenor investasi sebuah seri obligasi.

Tenor investasi SBN ada yang 2 atau 3 tahun untuk SBN ritel, atau sampai puluhan tahun untuk SBN non-ritel.

Yang penting untuk kamu pahami adalah harga beli SBN perdana adalah 100 % dan harga jual kembali saat jatuh tempo adalah 100 %.

Jadi kalo kamu pegang obligasi sampai jatuh tempo, maka kamu akan terima pencairan pokok obligasi sebesar 100 %.

 

2. Jenis Surat Berharga Negara

Terdapat beberapa jenis Surat Berharga Negara sebagai berikut :

a. Fixed Rate

Fixed Rate atau FR adalah seri Surat Utang Negara dalam mata uang Rupiah dengan tingkat kupon yang tetap.

FR biasa diperjualbelikan di pasar sekunder untuk mendapatkan keuntungan lain berupa capital gain.

Masa berlaku FR juga cukup panjang, bisa sampai puluhan tahun.

Sehingga banyak investor tertarik untuk membeli FR karna kuponnya yang cakep atau untuk investasi jangka panjang.

Minimal pembelian FR dipatok sekitar Rp 100 juta per transaksi.

 

b. Indon

Indon adalah seri obligasi pemerintah dalam mata uang USD dengan tingkat kupon tetap / nggak berubah.

Sama kayak FR, Indon juga ditransaksikan di pasar sekunder obligasi.

Selain itu Indon juga memiliki masa berlaku yang panjang dan memberi investor potensi cuan dari capital gain. 

Minimal pembelian indon adalah USD 10.000 per transaksi

Baca Juga : Cara Beli FR / Indon

 

c. Obligasi Negara Indonesia

Obligasi Negara Indonesia / ORI adalah jenis SBN ritel yang bisa ditransaksikan di pasar sekunder.

Kupon ORI adalah fixed selama masa investasi yaitu 3 tahun.

Minimal pembelian ORI adalah Rp 1 juta.

 

d. Sukuk Ritel

Sukuk Ritel / SR adalah obligasi ritel pemerintah berbasis syariah yang bisa ditransaksikan di pasar sekunder.

Sama seperti ORI, kupon SR bersifat fixed alias tetap dengan lama investasi 3 tahun.

Pembelian SR dipatok minimal Rp 1 juta.

 

e. Surat Berharga Ritel

Surat Berharga Ritel / SBR adalah jenis SBN ritel yang nggak bisa ditransaksikan di pasar sekunder.

Kupon SBR bersifat fixed dengan floor rate.

Artinya kalo bunga acuan naik, kupon SBR bisa naik.

Sementara kalo bunga turun, kupon SBR nggak akan turun melainkan tetap sesuai dengan floor rate (rate dasar)-nya.

Masa investasi SBR adalah 2 tahun dan dapatin early redemption / pencairan dipercepat di akhir tahun 1.

 

f. Sukuk Tabungan

Sukuk Tabungan / ST merupakan obligasi pemerintah yang sifatnya ritel & syariah serta nggak bisa ditransaksikan di pasar sekunder.

Jangka waktu investasi Sukuk Tabungan adalah 2 tahun. Dan dapat early redemption di akhir tahun 1.

Kupon ST sifatnya fixed dengan floor rate.

 

Note : ada beberapa jenis SBN lainnya yang nggak saya bahas di sini.

Karna ada seri obligasi yang sifatnya lelang dengan modal Rp 2 milyar.

Jadi nggak applicable dalam hidup kita, sehingga nggak perlu dibahas saat ini.

 

3. SBN Ritel

SBN Ritel- Surat Berharga Negara Ritel adalah jenis obligasi pemerintah yang dijual kepada investor ritel.

Kenapa disebut SBN ritel / obligasi ritel adalah karna pembelian minimal adalah Rp 1 juta.

Angka minimal investasi sebesar Rp 1 juta sangat terjangkau bagi investor ritel yang mau menikmati cuan maksimal.

Karna kupon SBN ritel cenderung lebih besar dari bunga deposito.

Sementara untuk membelinya cukup modal Rp 1 juta, beda dengan deposito yang rata-rata start dari Rp 10 juta.

Saat ngomongin SBN ritel, maka seri obligasi yang dapat kamu beli adalah :

  1. ORI
  2. Sukuk Ritel / SR
  3. Surat Berharga Ritel / SBR
  4. Sukuk Tabungan / ST

Hanya 4 seri ini saja.

 

4. Cara Beli SBN Ritel

Membeli SBN ritel alias obligasi ritel hanya bisa kamu lakukan di pasar perdana atau masa penawaran.

Jadi kamu nggak bisa kapan saja beli SUN ritel.

Melainkan harus nunggu momen pemerintah launching seri SBN ritel.

Contoh : per Maret 2021, pemerintah sedang launch SR014.

Sehingga kalo kamu tertarik berinvestasi obligasi ritel, kamu hanya bisa melakukannya di periode penawaran.

Baca Juga : Cara Investasi Obligasi Ritel

 

5. Cuan Maksimal SBN Ritel

Nah, sekarang saya share cara cuan maksimal dari SBN ritel.

Cara cuan maksimal SBN ritel adalah  kamu nikmati kupon obligasi yang pasti + kenaikan harga dari penjualan obligasi. 

Jadi untuk bisa cuan maksimal, ada 3 syarat berikut :

  1. SBN ritel harus bisa ditransaksikan di pasar sekunder,
  2. Agen penjual SBN tersebut bisa akomodir transaksi pasar sekunder,
  3. Ada kenaikan harga SBN ritel di pasar sekunder.

Nggak ribet sama sekali.

a. SBN Ritel Yang Bisa Transaksi di Pasar Sekunder

Ada 2 jenis Surat Berharga Negara Ritel yang bisa dijual di pasar sekunder, yaitu ORI & SR.

Jadi kalo kamu mau cuan maksimal, belilah 2 seri obligasi ritel ini.

b. Pasar Sekunder

Pilih agen penjual SBN ritel yang bisa akomodir penjualan di pasar sekunder.

Salah satunya adalah Bank / perusahaan sekuritas.

c. Kenaikan harga SBN

Ingat bahwa pembelian SBN kamu di pasar perdana adalah 100 %.

Untuk bisa cuan, kamu harus nunggu sampai harga jual SBN ritel tersebut > 100 %.

***

Kalo 3 hal ini sudah komplit, cara selanjutnya adalah kamu melakukan order jual SBN ritel yang kamu miliki melaluin agen penjual.

Jadi untuk bisa cuan maksimal dari Surat Berharga Negara, kamu nikmati kupon SBN sekaligus kenaikan harga SBN / capital gain.

 

6. Kenapa Beli SBN?

Kenapa kamu harus coba beli Surat Utang Negara / SUN?

  1. Untuk diversifikasi portofolio,
  2. Belajar cara mengelola investasi secara konservatif.

Tujuannya hanya dua ini, tapi manfaatnya luar biasa.

Lanjut baca ke bawah ya!

Diversifikasi portofolio bisa kamu lakuin dengan membeli surat utang atau instrumen investasi lainnya.

Tapi kalo kamu punya budget, cobalah untuk mulai membeli Surat Utang Negara apalagi beberapa seri ritel yang banyak launching dalam beberapa tahun terakhir ini.

Memang return-nya nggak seajib kalo belanja saham.

Namun Surat Utang Negara menawarkan tingkat pengembalian menarik dan pasti, dengan risiko yang rendah banget.

Pentingnya membeli Surat Berharga Negara adalah untuk belajar ilmunya.

Karna balik lagi nih, kamu dan saya bakalan pensiun satu hari nanti.

Saya doain kamu punya dana pensiun yang memadai dan likuid di waktu pensiun nanti.

Dengan membiasakan diri belanja ORI / SBR sejak muda, kamu sudah tahu cara dapatin cuan maksimal dari Surat Berharga Negara.

Ilmu ini bakalan kepake saat kamu masukin masa pensiun.

Karna di masa itu, kamu perlu instrumen investasi yang konservatif dan aman.

Dan dibanding naruh uang di deposito, belanja Surat Berharga Negara jauh lebih worth it!

Makanya mari mulai dari sekarang untuk diversifikasi investasi Surat Berharga Negara.

Setuju nggak dengan mindset gini? Atau kamu punya pendapat lain.

Silahkan komen di bawah ya.

***

Segini dulu bahas Surat Berharga Negara.

Ohya, artikel ini adalah seri dari investasi obligasi yang baiknya baca berurutan ya :

  1. Investasi Obligasi Pemerintah
  2. Cara Investasi Obligasi Online
  3. Cara Beli Obligasi di Pasar Sekunder
  4. Surat Berharga Negara
  5. FAQ Investasi SBN
  6. Obligasi Ritel vs Deposito
  7. RDPT vs Obligasi Ritel
  8. Review Beli FR83 di 2020

Kalo ada yang bikin bingung, komen aja di bawah.

Thanks sudah berkunjung ke wartadana.

REFERENSI PERENCANAAN KEUANGAN PRIBADI MILENIAL

Baca Juga :

Link Wartadana :

  • Pinterest wartadana
  • Jika kamu adalah pengguna Pocket, connect dengan saya di sini.

Punya opini gila tentang Surat Berharga Negara? Komen di bawah ya!

Summary
Article Name
SURAT BERHARGA NEGARA - Cuannya Mantap Nggak?
Description
Yok cari tahu jenis Surat Berharga Negara, serta gimana caranya untuk dapatin cuan double dari kupon SBN + capital gain SBN.
Author
Publisher Name
www.wartadana.com
-

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *