Investasi Obligasi Pemerintah – Cuankah?

Bisakah dapat cuan maksimal dari investasi obligasi pemerintah?

Tentu saja kamu bisa dapatin cuan maksimal dalam berinvestasi obligasi.

Tapi sebelum bisa cuan, pastiin kamu paham apa itu investasi obligasi dan mekanisme berinvestasi obligasi.

Jadi yok, baca dulu artikel ini sampai selesai ya.

 

1. Pengertian Obligasi

Apa itu obligasi?

Pengertian obligasi adalah surat pengakuan utang yang diterbitkan oleh pemerintah / korporasi saat mereka minjam uang dari pihak ketiga.

Konsepnya : perusahaan / pemerintah yang membutuhkan dana, meminjam uang kepada masyarakat / investor.

Tapi beda ceritanya dengan pinjaman online yang bunganya tinggi banget atau minjam ke keluarga yang tanpa bunga, pinjaman obligasi kena bunga yang konservatif.

Artinya bunga obligasi nggak tinggi banget tapi juga nggak rendah banget.

Btw, dalam dunia obligasi nggak ada istilah bunga melainkan kupon obligasi.

Jadi penerbit obligasi akan membayar KUPON kepada investornya, sebagai balas jasa atas peminjaman uang tersebut.

Kupon inilah yang akan diterima oleh investor, baik itu sebulan sekali atau per kuartal atau setiap enam bulan.

Obligasi adalah instrumen investasi dimana pemerintah / korporasi meminjam uang kepada investor dan dapatin kupon yang sifatnya pasti. 

 

2. Jenis Obligasi

Menurut situs OJK, terdapat 3 jenis obligasi, yaitu :

  1. Obligasi Pemerintah
  2. Obligasi Korporasi
  3. Obligasi Ritel

Kita akan bahas lebih detil setiap jenis obligasi ini ya.

Keep scrolling!

a. Obligasi Pemerintah

Obligasi pemerintah adalah Surat Utang Negara yang diterbitkan oleh pemerintah Indonesia.

Jenis obligasi pemerintah berdasarkan kupon obligasi adalah sebagai berikut :

  1. Kupon yang sifatnya tetap / fixed rate, contoh FR (Fixed Rate)
  2. Kupon yang bisa berubah / variable rate, contoh VR (Variable Rate)
  3. Kupon yang sifatnya syariah, contoh SR (Sukuk Ritel)

Selain itu ada terdapat 2 jenis obligasi pemerintah berdasarkan jangka waktunya :

  1. Surat Perbendaharaan Negara (SPN) merupakan surat utang dengan jangka waktu maksimal 12 bulan.
  2. Surat Utang Negara (SUN) adalah surat utang dengan tempo di atas 1 tahun.

 

b. Obligasi Korporasi

Obligasi korporasi adalah surat utang yang dikeluarkan oleh institusi / perusahaan yang sedang kurang uang.

Jadi ada beberapa perusahaan yang mungkin butuh modal usaha dan memilih untuk meminjam langsung ke investor.

Sebagai kompensasinya, investor akan dapatin kupon yang lebih menarik.

Kupon obligasi korporasi normalnya lebih besar dari kupon obligasi pemerintah, karna risikonya juga lebih gede.

Ingat clue-nya bahwa obligasi pemerintah dijamin oleh Pemerintah, jadi jauh lebih secure.

 

c. Obligasi Ritel

Obligasi ritel adalah obligasi yang diterbitkan oleh Pemerintah khusus untuk investor ritel dengan pembelian mulai dari Rp 1 juta.

Dalam hal ini, yang boleh beli obligasi ritel adalah orang-orang biasa kayak kamu dan saya.

Jadi institusi nggak boleh belanja obligasi ritel.

Btw, pembelian obligasi ritel dibatasi maksimal Rp 3 milyar per KTP.

Skema ini memungkinkan karna penjualan obligasi ritel sudah dilakukan secara online, jadi langsung connect dengan Kemenkeu sebagai eksekutornya.

Contoh obligasi ritel adalah Obligasi Negara Ritel (ORI), Sukuk Ritel (SR), Surat Berharga Ritel (SBR) atau Sukuk Tabungan (ST).

 

3. Kenapa Disebut Investasi Obligasi?

Kenapa surat utang dapat dijadikan instrumen investasi? Kenapa membeli surat utang artinya berinvestasi surat berharga?

Karna surat utang adalah salah satu jenis surat berharga yang valid dan sah secara hukum, serta ngasih return secara rutin kepada pemegangnya.

Sehingga dengan menyimpan Surat Konfirmasi Kepemilikan Obligasi bahwa versi pdf sekalipun, kamu sudah sah menjadi pihak berinvestasi.

Kenapa sih proses pinjamin uang ini disebut investasi?

Karna dalam proses kamu membeli surat utang, kamu akan dapatin keuntungan dari kupon obligasi yang sifatnya pasti.

Selain itu kalo jeli kamu bisa juga dapatin cuan tambahan dari capital gain obligasi.

Ps : Banyak juga yang nggak tahu kalo obligasi yang kamu punya bisa dijadikan sebagai jaminan kredit.

Jadi jaminan obligasi menjadi semacam semi back to back.

Yok, baca ke bawah kita akan cari tahu poin-poin penting dalam investasi obligasi agar kamu bisa cuan maksimal.

 

4. Investasi Obligasi Pemerintah

Saat ngomongin obligasi, mayoritas ritel akan ngomongin obligasi pemerintah bukan obligasi korporasi.

Alasannya sederhana karna obligasi pemerintah jauh lebih secure dan terjangkau untuk dibeli.

Sementara obligasi korporasi bukan nggak secure tapi penjaminnya adalah perusahaan penerbit Surat Utang tersebut.

Bandingin aja pemerintah dengan perusahaan, siapa yang lebih secure sebagai penjamin.

Selain itu obligasi korporasi nggak gampang dibeli, karna biasanya sekali beli minimal Rp 1 milyar.

Jadi saat ngomongin yok investasi obligasi, mayoritas orang merujuk pada proses pembelian Surat Utang Negara.

 

5. Mekanisme Investasi Obligasi

Cara kerja obligasi adalah perusahaan / pemerintah menerbitkan Surat Utang kepada investor.

Selanjutnya sesuai kesepakatan, perusahaan / pemerintah akan membayarkan kupon secara rutin hingga jatuh tempo obligasi.

Nah, bedanya hutang ke Bank dengan hutang obligasi adalah hutang ke Bank wajib dicicil setiap bulan, sementara pelunasan hutang obligasi adalah di akhir masa kontrak.

Jadi, kalo kamu beli obligasi pemerintah yang artinya kamu minjamin uang ke pemerintah, maka pengembalian pokok investasi baru kamu terima setelah obligasi tersebut jatuh tempo.

Sekarang yok kita bahas secara detil apa aja yang perlu kamu tahu tentang mekanisme investasi obligasi.

 

a. Kupon Obligasi

Kupon obligasi adalah persen imbal hasil dari Surat Utang yang hitungannya per tahun.

Contoh kupon obligasi :

Dari contoh seri SRI014 ini, terlihat bahwa kuponnya adalah 5,47 % p.a

Note : p.a. adalah per annum bacanya per tahun.

Kupon obligasi terbagi 2 jenis :

  1. Kupon fixed, yang sifatnya tetap – nggak akan berubah.
  2. Kupon floating with floor, yang sifatnya bisa berubah tapi sudah ada rate dasarnya.

Jadi floor itu adalah rate minimalnya.

Kalopun suku bunga BI turun jauh, kupon kamu nggak bakalan lebih rendah dari rate floor-nya. Tapi kalo bunga BI naik, maka kuponmu kemungkinan naik.

 

b. Pajak Kupon Obligasi

Kupon obligasi yang kamu terima akan kena pajak sebesar 15 %.

Cara hitung kupon obligasi adalah (nominal investasi x kupon %) – 15 %

Contoh : kamu beli SR014 sebesar Rp 10 juta.

Berapakah nominal kupon yang kamu terima per bulan?

(Rp 10.000.000 x 5,47 %) – 15 % / 12 = Rp 38.745

 

c. Periode Pembayaran Kupon

Setelah tahu gimana cara hitung kupon obligasi, sekarang yok bahas periode pembayaran kupon.

Jadi kupon obligasi nggak melulu dibayarin sebulan sekali.

Ada obligasi yang membayarkan kupon 6 bulan sekali.

Contoh obligasi pemerintah yang kuponnya dibayar 6 bulan sekali adalah FR.

Sementara contoh obligasi pemerintah yang pembayaran kuponnya per bulan adalah ORI / SR / SBR / ST.

 

d. Keuntungan Investasi Obligasi

Ada 2 potensi keuntungan investasi obligasi, yaitu :

  • Capital Gain, yaitu potensi kenaikan nilai unit obligasi
  • Kupon Obligasi, yaitu imbal hasil obligasi yang dibayarkan secara rutin dan sudah pasti.

Capital Gain

Untuk dapatin untung dari capital gain alias kenaikan nilai unit obligasi maka kamu harus melakukan transaksi jual di pasar sekunder.

Kalo kamu nggak melakukan penjualan unit obligasi maka kamu nggak bisa dapatin keuntungan dari capital gain obligasi.

Catatan :

  • nggak semua seri obligasi dapat ditransaksikan di pasar sekunder,
  • ada potensi kenaikan nilai dan ada juga potensi penurunan nilai. 

Kupon Obligasi

Kupon obligasi adalah keuntungan obligasi yang pasti kamu terima sesuai dengan periode pembayaran kupon.

Contoh : SR014 dengan kupon 5,47 %.

Artinya selama holding period / periode investor memegang obligasi seri SR014, kupon yang diterima tetap sebesar 5,47 % per tahun.

 

e. Pasar Obligasi

Pasar obligasi adalah tempat dimana transaksi obligasi dilakukan.

Pasarnya bisa berupa Bank sebagai agen penjual obligasi atau perusahaan investasi lainnya.

Pasar tempat transaksi obligasi terbagi 2 yaitu : pasar perdana dan pasar sekunder.

Pasar Perdana Obligasi

Pasar perdana obligasi adalah pasar dimana seri obligasi pertama kali diluncurkan.

Contoh : di Maret 2021 ini ada peluncuran SR014.

Artinya masa pembelian SR014 menjadi waktu dimana pasar perdana obligasi negara ini berlangsung.

Nantinya setelah lewat masa penawaran, pasar ini akan ditutup.

Selanjutnya kita bahas pasar sekunder obligasi di poin terpisah, karna pasar sekunder obligasi adalah tempat kamu bisa cuan maksimal dalam investasi obligasi. 

 

f. Pasar Sekunder Obligasi

Pasar sekunder obligasi adalah pasar dimana investor bisa transaksi jual beli obligasi yang secondhand.

Contoh : kamu beli SR013 di Oktober 2020.

Karna ada kenaikan harga unit dari 100 menjadi 101 kamu putusin untuk menjual SR013 di Maret 2021.

Tempat kamu jual SR013 tersebut adalah pasar sekunder.

Tapi catatannya nggak semua agen penjual obligasi pemerintah yang jualan di pasar perdana bisa akomodir penjualan di pasar sekunder.

Transaksi penjualan obligasi di pasar sekunder hanya bisa kamu lakukan di Bank, karna sistemnya sudah terakomodir.

Dan nggak semua obligasi pemerintah dapat diperjualbelikan di pasar sekunder.

Karna ada beberapa seri obligasi pemerintah yang nggak bisa ditransaksikan di pasar sekunder. (baca lebih detil tentang seri obligasi di poin bawah).

 

g. Jual Beli Obligasi

Investasi obligasi artinya membeli seri obligasi pemerintah.

Jika kamu membeli seri yang baru launching maka kamu sedang investasi obligasi di pasar perdana.

Sayangnya dengan membeli obligasi seri baru, pilihannya terbatas. Karna dalam satu periode hanya bisa launch 1 seri obligasi.

Sehingga mayoritas investor obligasi melakukan transaksi di pasar sekunder.

Karna di pasar sekunder kamu bisa membeli seri obligasi lama yang kuponnya jauh lebih besar.

Mengutip situs BCA, berikut adalah daftar seri obligasi dengan kupon-nya.

Keliatan kalo seri FR0053 punya kupon 8,25 % dengan harga jual 101,35 %.

Jauh banget ya kupon SR014 sebesar 5,47 % dengan kupon FR53 sebesar 8,25 %.

Selain itu notice bahwa di pasar sekunder kamu bisa menjual obligasi sesuai harga pasarnya.

Dan inilah sumber cuan maksimal investasi obligasi pemerintah.

 

h. Seri Obligasi

Seri obligasi adalah jenis penerbitan obligasi.

Biasanya seri obligasi berurutan sesuai angka.

Contoh seri obligasi : SR014 yang launch di Maret 2021. Sebelumnya SR013 yang launch di September 2020.

Seri obligasi biasa dipake untuk identifikasi rate kuponnya.
Karna setiap seri obligasi biasanya beda besaran kuponnya.

Contoh : SR014 kuponnya 5,47 % sementara SR013 kuponnya 6,05 %.

Jadi saat kamu kepengen investasi obligasi pemerintah, browsing dulu untuk cari tahu seri obligasi dan besaran kuponnya.

 

i. Jatuh Tempo Obligasi

Setiap obligasi memiliki jatuh tempo yang berbeda-beda.

Jatuh tempo ini merupakan waktu dimana pemerintah harus melunasi 100 % hutangnya kepada si pemegang obligasi.

Contoh : SR014 jatuh tempo di 10 Maret 2024.

Maka di tanggal 10 Maret 2024, seluruh investasimu akan dibayar kembali ke kamu. 100 % sesuai pokok investasimu.

Tapi uangnya nggak langsung masuk rekening, karna dalam investasi obligasi ada istilah setelmen / settlement.

 

j. Setelmen Obligasi

Setelmen obligasi adalah masa penyelesaian transaksi oleh agen penjual hingga KSEI (Kustodian Sentral Efek Indonesia).

Fungsi agen penjual adalah mengurus administrasi penjualan / pembelian unit obligasi.

Sementara fungsi KSEI adalah melakukan administrasi / pencatatan kepemilikan obligasi hingga penyelesaian pembayarannya.

Setelmen obligasi adalah 2 hari sejak transaksi / H+2.

Misalnya kamu jual hari ini, maka dana akan cair 2 hari kemudian.

Misalnya kamu beli hari ini, maka danamu langsung terdebet hari ini tapi Surat Konfirmasi Kepemilikan Obligasi baru kamu terima 2 hari kemudian.

 

k. Harga Obligasi

Harga pembelian obligasi biasa dihitung dalam satuan %.

Harga pembelian obligasi di pasar perdana selalu 100 %. 

Contoh kamu beli SR014 seharga Rp 100.000.000 maka harga pembelianmu adalah 100 %.

Sementara harga pembelian obligasi di pasar sekunder mengikuti harga pasaran seri obligasi tersebut.

Contoh dari tabel sebelumnya, jika kamu mau beli FR53 maka harga belimu adalah 101,9 %, sesuai harga pasar saat ini.

Sementara kalo kamu mau jual FR53 maka harga jualmu adalah 101,35 %.

Tapi lihat lagi ke tabel jatuh tempo, dimana JT FR53 adalah 15 Juli 2021.

Artinya di 15 Juli 2021, pemerintah akan melunasi hutang seri obligasi FR53 seharga 100 %.

Sehingga siapapun yang pegang obligasi FR53 sampai jatuh tempo hanya akan terima 100 %.

Beda ceritanya kalo saat ini, saat harga masih 101,35 % dan investor menjual.

Maka investor dapatin cuan 1,35 % dibanding menyimpan sampai 15 Juli 2021.

Indikator harga obligasi adalah :

  • Harga obligasi = 100 %, harga PAR
  • Harga obligasi < 100 %, harga diskon
  • Harga obligasi > 100 %, harga premium

 

l. Yield Obligasi

Yield obligasi adalah imbal hasil yang diharapkan oleh investor dalam waktu satu tahun.

Yield obligasi dijadikan indikator untuk menilai satu seri obligasi.

Dimana cara kerjanya adalah membandingkan kupon dengan harga obligasi.

Indikatornya adalah yield berbanding terbalik dengan harga obligasi.

Jadi kalo harga obligasi naik, yield-nya turun. Kalo harga obligasi turun, yield obligasi naik.

 

m. Seri Benchmark Obligasi

Setiap tahunnya pemerintah menentukan seri benchmark obligasi.

Seri benchmark obligasi adalah seri obligasi yang menjadi acuan pasar obligasi di tahun bersangkutan.

Jadi di akhir tahun, pemerintah sudah terbitin pengumuman tentang seri obligasi benchmark untuk tahun berikutnya.

 

n. Cuan Maksimal

Cara cuan maksimal investasi obligasi adalah membeli seri obligasi yang bisa dijual di pasar sekunder.

Hal ini agar kamu dapatin cuan dari kupon yang sifatnya pasti dan cuan dari potensi capital gain.

Obligasi pemerintah yang nggak bisa dijual di pasar sekunder adalah seri Surat Berharga Ritel (SBR) atau Sukuk Tabungan (ST).

Selebihnya, semua seri obligasi bisa diperdagangkan di pasar sekunder.

 

o. Risiko Investasi Obligasi

Ada beberapa risiko investasi obligasi yang textbook banget dan nggak akan kita bahas di sini. !

Kamu cukup tahu bahwa risiko investasi obligasi adalah kemungkinan gagal bayar.

Syukurnya karna investasi obligasi negara dijamin oleh pemerintah, maka kemungkinan gagal bayar ini bisa dikatakan 0 %.

Tapi sekali lagi, kemungkinannya selalu ada.

Karna who knows kapan akan terjadi kudeta atau perang.

***

Selesai juga ngomongin dasar dari investasi obligasi pemerintah yang wajib kamu tahu sebelum mulai.

Note bahwa artikel ini hanya cover hal-hal basic yang perlu kamu tahu sebagai investor ritel.

Jadi masih ada hal-hal lain yang perlu kita bahas detil di artikel selanjutnya.

Ohya, artikel ini adalah seri dari investasi obligasi yang baiknya kamu baca berurutan ya :

  1. Investasi Obligasi Pemerintah
  2. Cara Investasi Obligasi Ritel di Pasar Perdana
  3. Cara Beli Obligasi Pemerintah di Pasar Sekunder
  4. FAQ Investasi SBN
  5. Surat Berharga Negara
  6. Obligasi Ritel vs Deposito
  7. Review Beli FR83 di 2020

Thanks sudah berkunjung ke wartadana.

REFERENSI PERENCANAAN KEUANGAN PRIBADI MILENIAL

Baca Juga :

Link Wartadana :

Punya cerita cuan dari Investasi Obligasi Pemerintah? Ditunggu sharing-nya ya.

Summary
Article Name
INVESTASI OBLIGASI PEMERINTAH - Guideline Update 2021
Description
Penasaran dengan mekanisme investasi obligasi pemerintah? Klik untuk cari tahu jenis obligasi hingga keuntungan investasi obligasi.
Author
Publisher Name
www.wartadana.com
-

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *