6 LANGKAH MUDAH MENYISIHKAN DANA DARURAT PRIBADI

Menyisihkan Dana Darurat  Pribadi untuk Mengatur Keuangan Pribadi

Dana darurat bukan hal asing dalam proses personal finance. Tapi seringnya karena kita belajar secara otodidak, aspek ini jadi terlewatkan dan dianggap kurang penting.


Padahal fungsinya penting dan kalo kita jalankan dengan tepat, akan membantu kita untuk mengatasi hal-hal darurat yang doyan muncul keroyokan.

masalah datang barengan

sumber : memegenerator.net

Tau nggak, sewaktu awal belajar personal finance, saking nggak ada sumber yang sesuai akhirnya saya sampai minta saran dari agen asuransi yang memprospek saya.

Karena saya liat dia merupakan figur yang melek keuangan dan saya pikir saran dana darura darinya akan berguna.

Maka topik hari ini adalah tentang dana darurat secara detil.

Artikel kali ini akan mengupas tuntas konsep dana darurat, fungsinya, angka idealnya hingga cara menyisihkan dana darurat.

Dan saya janji, artikel ini akan singkat dan nggak ribet.

Baca sampai habis ya 🙂

 

Apa Sih Dana Darurat?

Dana darurat atau yang biasa disebut juga emergency fund merupakan :

sejumlah tabungan yang disisihkan untuk berjaga-jaga apabila timbul keadaan darurat.

Bedanya dengan tabungan biasa adalah dana darurat ini kemungkinan besar pasti keluar dan terpakai.

Contohnya ban bocor sehingga mesti diganti. Atau mendadak demam sehingga mesti membeli obat serta makanan bergizi untuk recovery.

Kenapa memisahkan antara tabungan biasa dengan dana darurat?

–  Jika digabungkan, tabungan kita nggak bisa maksimal.

Karena kita akan mikir ‘Tabungan gua mesti likuid untuk cover kondisi urgent yang dadakan’.

Padahal fungsi cover kondisi urgent yang dadakan adalah tugas si dana darurat, bukan tugas si tabungan.

–  Sewaktu membedakan fungsi kedua hal ini, kita punya opsi untuk memaksimalkan simpanan.

Contohnya bisa didepositokan untuk bunga lebih tinggi atau investasi yang low risk.

–  Pernah nggak merasa sedih sewaktu capek-capek nabung, tapi hasilnya maju mundur terus?

Dana darurat ada untuk menghentikan maju mundur ini. Semua yang mesti dibayarin, kita ambil dari dana darurat bukan tabungan.

 

Dana darurat juga terbagi atas 2 jenis :

1.   Dana darurat jangka pendek

Yang fungsinya untuk menalangi apabila ada kebutuhan dadakan yang kecil-kecillan.

Contoh di atas seperti sakit atau ada peralatan rumah yang rusak merupakan tugas dari dana darurat jangka pendek.

Karena untuk cover angka kecil-kecilan, kita butuh jumlah kecil untuk dana darurat jangka pendek. Nominal paling rendah adalah 1 juta, menurut saya.

1 juta masih ideal untuk menalangi kebutuhan dadakan kita.

 

2.  Dana darurat jangka panjang

Yang fungsinya untuk menalangi apabila kita kehilangan sumber penghasilan atau ada kondisi yang menyebabkan kita butuh komitmen keuangan yang lebih lama.

Hal ini terutama jika kita kehilangan pekerjaan atau menderita sakit berkepanjangan.

Jadi selama masa pencarian kerja atau pemulihan fisik, kita masih bisa menjalani hidup seperti biasa.

Angka ideal untuk dana daurat jangka panjang akan kita bahas di bawah ya.

dana daruratku adalah kartu kredit

sumber : memegenerator.net

 

Apa sih Fungsi Dana Darurat dalam Perencanaan Keuangan?

Walopun nggak banyak yang sadar akan pentingnya peran dana darurat, ternyata banyak sekali fungsi menyisihkan dana darurat pribadi.

–  Mengcover kebutuhan kita sewaktu kehilangan penghasilan

Sudah jelas ya. Sewaktu kita kehilangan pekerjaan dan nggak punya penghasilan, tanpa dana darurat, gimana caranya memenuhi kebutuhan dasar kita?

–  Mengcover sewaktu ada kebutuhan mendadak

Kebayang kalo gadget kita mendadak rusak, sementara fungsinya penting banget buat komunikasi terkait kerja.

Tanpa dana darurat atau tanpa tabungan, mau pake apa kita ganti gadget?

–  Mengcover sewaktu ada kebutuhan medis

Emang badan kita masih muda, tetapi sakit itu nggak mengenal usia.

Kalo sudah ada asuransi, hal ini bisa kita skip.

Tetapi kalo bermodalkan BPJS saja, baiknya kita menyisihkan dana darurat dengan dasar untuk cover kebutuhan medis.

Karena BPJS merugi setiap tahunnya dan kita tinggal nunggu waktu sampai pemerintah memperketat atau menghapuskan beberapa pertanggungannya.

–  Membantu agar kita nggak stres

Ya dong! Sewaktu menghadapi ketiga hal di atas, stres dan kebawa pikiran adalah hal yang biasa.

Gimana nggak pusing kalo nggak punya uang?

Sementara dalam banyak hal, pikiran yang jernih dan bebas stres adalah dasar utama untuk membuat keputusan yang bijak.

– Membantu agar kita nggak berhutang sewaktu menghadapi ketiga situasi di atas

 

Idealnya Berapa Angka Dana Darurat?

Ngomongin perihal angka akan kembali pada kondisi kita masing-masing. Faktor yang berpengaruh terhadap angka dana darurat ideal adalah :

–  Penghasilan rutin

–  Pengeluaran rutin

–  Gaya hidup

–  Kondisi keuangan keluarga (walopun kita masih single)

Dengan asumsi bahwa kita masing-masing mengerti kondisinya masing-masing, maka saya bagi ke dalam 2 kategori besar :

 

a. Punya Keluarga yang Bisa Membantu

Seringnya terjadi pada pribadi yang lahir dari keluarga yang sudah melek finansial.

Artinya orangtua telah memiliki bekal masa tua dan aset yang memadai (nggak lagi KPR rumah atau KPM mobil).

hari ini beresin urusan rumah

sumber : memegenerator.net

Kalo masuk ke dalam kategori ini, dana darurat yang disisihkan nggak mesti besar-besar banget. Jadi kita bisa maksimalkan angka tabungan & investasi.

Dengan latar belakang keluarga yang melek finansial, biasanya orangtua masih mampu men-support diri sendiri bahkan kadang ngasih kita tambahan jajan kalo lagi seret.

Dana darurat pun kita sisihkan hanya untuk diri sendiri.

Rule of thumb-nya menurut saya :

–   Dana darurat jangka pendek adalah 1-5 juta.

–    Dana darurat jangka panjang adalah 3 bulan dari pengeluaran rutin bulanan

 

b. Punya Keluarga yang Mesti Di-Support

Biasanya datang dari keluarga yang belum melek finansial dan seringkali punya tanggung jawab finansial tambahan terhadap keluarganya.

Bagi pribadi yang spesial seperti ini, dana darurat yang hendak disisihkan jauh lebih besar. Karena mesti diakui, bahwa ada tanggungjawab ekstra terhadap keluarga.

Sehingga ditakutkan, keluarga besar yang membutuhan cadangan dana darurat tersebut.

Masih banyak loh orangtua yang nggak melek keuangan dan membesarkan anak dengan mindset untuk mengurus mereka sewaktu tua.

Bukan berarti pandangan ini nggak tepat, tetapi membebani anak yang baru melangkah kecil dalam karirnya adalah pandangan yang egois.

pernikahan bukanlah rencana keuangan masa depan

sumber : makeameme.org

Jadi harapan saya dengan menulis artikel ini adalah kalo nanti kita dapetin kesempatan untuk menjadi orangtua, setidaknya kita sudah bawa pandangan modern secara finansial.

Bagi kita-kita yang berada di kategori kedua ini, menurut saya angka ideal :

–   Dana darurat jangka pendek adalah Rp 1-10 juta.

–   Dana darurat jangka panjang adalah minimal 6 kali pengeluaran rutin.

 

Karena beda kategori, akan beda cara memperlakukan dana daruratnya.

 

6 Langkah Mudah Menyisihkan Dana Darurat Pribadi

Setelah memahami fungsinya dalam rencana keuangan kita, sudah waktunya nih untuk mulai menyisihkan sejumlah uang sebagai dana darurat.

 

1. Tentukan Angka yang Kita Butuhkan

Menentukan angka yang paling mudah adalah dengan mengetahui angka kebutuhan bulanan kita.

Caranya adalah dengan :

a.  Membuat daftar pengeluaran rutin bulanan

b.  Mencoret segala aspek yang sifatnya entertainment

c.  Mencoret segala poin yang sifatnya masih bisa ditunda

d.  Menjumlahkan yang tersisa sebagai dana darurat bulanan

e.  Mengalikan angka tersebut dengan jumlah bulan darurat yang kita pilih.

 

2. Tentukan waktu yang ditargetkan

Jadi kita bisa membagi angka yang harus disimpan per bulannya.

Apabila angka sudah tercapai, kita dapat move on dari dana darurat dan kembali fokus pada tabungan rutin kita.

Plus kita bisa mengkaji opsi lainnya untuk investasi.

 

3. Tentukan metode untuk menyimpannya

– Apakah akan kita perlakukan seperti tabungan wajib?

Dimana kita paksa diri sendiri untuk menabung sejumlah itu hingga waktu yang ditentukan?

– Apakah akan kita sisihkan dari proses berhemat?

Atau kita akan mengurangi sebuah kategori pengeluaran dan switch uang tersebut ke dana darurat?

BACA JUGA : 30 TIPS HEMAT SUPER AMPUH 

– Apakah akan kita sisihkan dari tambahan pendapatan kita?

Yang mewajibkan kita untuk mulai mencari opsi nambah-nambah penghasilan.

 

4. Mulai dahulu

Gimanapun kalo nggak mulai, nggak akan selesai.

Sehingga walopun kita belum tahu bener gambaran besarnya, mulailah dulu dengan angka kecil.

Yang penting teratur disisihkan dan sebisa mungkin kita tahan untuk tidak ditarik.

 

5. Gunakan rekening terpisah yang nggak gampang ditarik

Buka rekening baru tanpa biaya administrasi. Banyak bank punya produk seperti ini.

Kalo belum yakin, cari di search engine produk tabungan dari bank yang berlokasi di sekitar kantor atau rumah kita.

Ps : hampir setiap bank punya produk tabungan simpanan pelajar atau tabanas yang bebas biaya administrasi bulanan.

 

6. Jika jumlahnya telah mencapai 10 juta, dapat didepositokan

Saya masuk dalam kategori orang yang berpendapat bahwa dana darurat itu harus likuid.

Sehingga opsi untuk menginvestasikan dana darurat nggak ada dalam rencana keuangan saya.

Namanya darurat, tentu sewaktu-waktu dibutuhkan wajib dipenuhi.

Justru saya lebih memilih untuk mendepositokannya atau mengambil program penempatan dana jangka pendek di bank yang berhadiah cashback.

Opsi ini dapat kita pilih sewaktu jumlah dana darurat mencapai 10 juta, jadi kita dapetin tambahan uang dari bunga depositonya.

 

Kapan Dana Darurat Boleh Digunakan?

Berdasarkan artikel ini ada 3 kategori yang wajib dipenuhi sebelum kita mulai menggunakan dana darurat.

–  Apakah sifatnya dadakan?

–  Apakah sifatnya penting?

–  Apakah sifatnya genting?

Ketiga hal ini haruslah terpenuhi sebelum kita menggunakan dana darurat.

Tetapi balik ke kita lagi, pembenaran apa yang kita punya sewaktu memutuskan untuk menggunakan dana darurat tersebut?

Karena kita yang paling mengerti seperti apa kebutuhan kita masing-masing. Plus, di luar sana, nggak ada orang yang peduli selain diri kita sendiri 😀 

nggak ada yang peduli

sumber : memegenerator.net

Dan akhirnya selesai juga kita membahas perihal cara menyisihkan dana darurat pribadi.

Harapan saya adalah siapapun yang membaca artikel hari ini akan mulai menyisihkannya hari ini juga.

Sementara bagi yang telah menyisihkannya, yeay! Two thumbs up yah!

Di antara semua artikel personal finance yang saya tulis, dana darurat ini adalah pembahasan yang paling penting dan urgent.

Bantu share ya untuk ngingatin teman dan keluarga kita yang lain.

Terima kasih sudah datang ke wartadana hari ini ya.

#girlsliftothergirlsup #2019GANTIKONDISIKEUANGAN

Sumber :

https://www.thebalance.com/prepare-emergency-fund-1289901

https://www.moneyunder30.com/emergency-fund

https://www.daveramsey.com/blog/quick-guide-to-your-emergency-fund

https://www.moneycrashers.com/start-build-emergency-fund-savings/

https://www.nerdwallet.com/blog/banking/banking-basics/life-build-emergency-fund/

Bermanfaat kan? Ayo di-share ke yang lainnya juga!

Summary
6 Langkah Mudah Menyisihkan Dana Darurat Pribadi
Article Name
6 Langkah Mudah Menyisihkan Dana Darurat Pribadi
Description
Klik artikel ini untuk mengerti dana darurat, fungsi dana darurat, jumlah ideal dana darurat serta 6 langkah mudah menyisihkan dana darurat pribadi.
Author
Publisher Name
wartadana
-

Charlina

Masih berkarir di bidang perbankan sejak 10 tahun silam. Masih belajar banyak untuk membangun blog tentang uang dan bank yang jujur. Masih berupaya untuk menghargai hidup yang sungguh singkat ini. Dan masih ketawa norak setiap kali gajian :D

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *