6 CARA TEPAT MELUNASI HUTANG

Hutang merupakan pembahasan yang tabu. Kita nggak pernah diajarkan mengenai hutang atau enggan mengaku berhutang.


Padahal nih, walopun sedih untuk diakui ternyata banyak dari kita yang masih harus berjuang keras dalam melunasi hutang-hutang yang berjibun.

CARA TEPAT MELUNASI HUTANG

sumber : memegenerator.net

Entah hutang yang terjadi karena salah mengatur keuangan atau kebutuhan yang super mendesak atau beban finansial yang menumpuk.

Sedihnya lagi, sebelum kita mulai mengakui hutang tersebut dalam rencana keuangan, akan sulit bagi kita untuk melunasinya.

Karena kita nggak menerima keberadaan hutang dan mengesampingkannya.

Padahal nih, yang sudah berlalu nggak bisa kita otak-atik. Sehingga satu-satunya jalan untuk terbebas dari hutang adalah dengan melunasinya.

Nah, sewaktu kita menerima keberadaan hutang tersebut serta ikhlas untuk menyelesaikannya, kita telah maju satu langkah.

BANYAK BANGET LOH, ORANG YANG BERHUTANG SANA SINI TAPI HIDUP DENGAN PANDANGAN RINGAN BAHWA DIRINYA NGGAK BERHUTANG.

Jadi kali ini kita akan belajar 6 cara tepat melunasi hutang. Ringkas dan padat. Nggak rumit untuk dipahami. Check it out yah!

 

1.  Nggak nambah hutang lagi. 

Bener dong yah?

Semakin ditambah jumlah hutang, semakin kecil kemungkinan kita untuk melunasinya.

Sehingga apapun yang terjadi, seberapa sulit kondisi yang ada di depan mata hingga seberapa baik sebuah peluang bisnis nggak bisa jadi alasan kuat untuk kembali berhutang.

Karena ngutang itu mesti dibayar. Karena ngutang itu artinya merampok diri masa depan kita.

DAN MARILAH KITA SUDAHI LINGKARAN SETAN TERSEBUT DENGAN BERHENTI MENAMBAH HUTANG. 

Saya ngerti kok, nggak akan semudah ketikan saya di artikel ini. Dan bisa jadi keadaan sama sekali nggak mendukung kita untuk berhenti berhutang.

Tetapi jika ada kondisi yang memang bisa kita akali, berupaya deh untuk mencari jalan keluar tanpa ngutang.

CARA TEPAT MELUNASI HUTANG

Setidaknya kita mulai membangun sedikit kesadaran untuk memilih sesuatu yang nggak akan nyusahin di kemudian hari.

BACA JUGA : A TRUE STORY – MENYELAMATKAN DIRI DARI HUTANG KARTU KREDIT

 

2.  Melunasinya dari yang kecil ke besar

Jangan biarin hutang-hutang kecil itu bertebaran dimana-mana. Cukup bintang yang bertaburan di langit yang tinggi, hutang kita nggak usah ikut-ikutan bertaburan.

Karena semakin banyak kreditur-nya, akan semakin bingung kita dalam menentukan siapa yang harus dibayar dahulu, maupun untuk mengatur pembayaran secara teratur.

SEHINGGA SEBISA MUNGKIN, KITA ELIMINASI HUTANG-HUTANG KECIL YANG MUDAH UNTUK DILUNASI. 

Pikiran kita akan lebih tenang karena fokusnya nanti hanya pada hutang dengan nominal besar yang tunggal.

Plus kalo hutang kita sudah terpusat, setiap kali membayar hutang tanpa menambahnya, angka hutang itu menurun.

Dan kita lebih semangat karena sudah mendekat pada titik bebas hutang yang kita idam-idamkan.

–  Jadi tenangkan pikiran dan mulai tulisin jumlah hutang serta krediturnya. Jangan kuatir mikir kalo jumlahnya terlalu mengerikan atau di luar kemampuan kita.

–  Buang jauh-jauh rasa cemas dan was-was tersebut dan kembali mengurutkan jumlah hutang tadi. Urutkan dari yang paling kecil ke besar.

–  Setidaknya kita akan tahu prioritas pembayarannya seperti apa. Dan kita bisa membaginya dengan uang yang kita terima setiap bulannya.

–  Kalopun nantinya uang kita nggak cukup, maka kita susun lagi prioritas tersebut berdasarkan cara ketiga di bawah.

 

3.  Melunasinya dari yang berbunga ke yang bebas bunga. 

Ada beberapa hutang yang dikenakan bunga dari kreditur. Sementara ada juga hutang yang nggak dikenakan bunga.

Hutang yang dikenakan bunga itu contohnya hutang bank, hutang leasing atau hutang ke pembiayaan peer to peer.

Sementara hutang ke teman atau keluarga atau beberapa pinjaman lunak dari kantor, masuk ke kategori tanpa bunga.

Dari dua kategori ini, kita harus fokuskan dahulu pada hutang yang berbunga. Terutama kalo hutang kita sudah berbentuk cicilan yang angka kewajibannya sudah pasti setiap bulan.

CARA TEPAT MELUNASI HUTANG

Agar kita bisa hindari kejadian dimana cicilan lebih besar dari kemampuan kita. Karena kalo nggak diantisipasi, besar kemungkinan hutang cicilan tadi jadi kena denda keterlambatan.

DENDA KETERLAMBATAN ITU DISEBUT MOMOK KARENA NAMBAHNYA CEPET BANGET, KAYAK AMUBA MEMBELAH DIRI. 

Misalnya nih hutang tersebut sudah sampai di tahap nunggak dan dikenakan denda, maka hutang tersebut yang harus kita fokusin untuk lunas.

Ingat yah denda keterlambatan itu sangat besar. Biasanya kisaran 3-5 % kalo ngutangnya di bank. Yang artinya 36 – 50 % per tahun. Bisa jadi di leasing atau peer to peer lebih besar lagi.

 

4.  Berhemat untuk switch uang keluar ke uang bayar hutang

Gimanapun ceritanya, hidup itu butuh keseimbangan. Terutama keseimbangan keuangan.

Jadi misalnya kita baru mampu menghasilkan uang 1 juta per bulan, maka sadar dirilah bahwa pengeluaran kita itu maksimal 1 juta per bulan.

1 MASUK = 1 KELUAR

Artinya kita mesti memaksa diri sendiri untuk hidup susah dengan budget yang kita mampu.

Jadi dengan modal terbatas, kita wajib nutupi A-B-C hingga Z dengan sebaik mungkin.

Satu yang menurut saya menyenangkan sebagai manusia adalah walopun lagi susah, kita punya nalar untuk menentukan gaya hidup susah yang rela kita jalani.

Contohnya :

Saya nggak doyan fashion tapi doyan makan. Jadi kalo saya mesti hemat, saya nggak akan beli baju setahun penuh agar uangnya bisa dipake buat beli makanan.

KAMU BISA PUTUSKAN, PENGHEMATAN SEPERTI APA YANG RELA KAMU JALANI. 

Sisanya mah tinggal di-google. Voucher, cashback hingga informasi promosi bersesakan di hasil search engine. Pilih saja!

BACA JUGA : HEMAT ALA WARTADANA

Plus ada banyak pengeluaran kecil yang nggak kita sadari tapi kalo dihilangkan juga nggak masalah. Terutama yang terkait dengan hobi.

Pertanyaannya, apakah kita rela menghilangkannya sementara waktu dari pengeluaran kita?

 

5.  Upaya ekstra untuk nambah penghasilan

Saya ngerti kok, nambah penghasilan adalah hal yang memusingkan.

Kita nggak pernah tahu ilmu yang ada saat ini bisa dipake kemana. Kita juga nggak tahu apa tren kerja sampingan di pasaran. Atau pekerjaan yang tepat dan membantu.

TAPI TANPA BERUSAHA UNTUK MENCARI CARA MENAMBAH PENGHASILAN, KITA NGGAK AKAN MENEMUKAN PELUANG APAPUN. 

Saya ngerti kok, nyari uang itu susah-susah gampang.

Kalo nggak ketemu ritmenya, emang susah banget. Lebih mudah nemuin uang koin di jalan daripada nyari kerjaan dengan upah yang layak.

Tapi dari pengalaman saya, kalo kita udah ketemu ritmenya, ternyata nyari uang nggak sesusah yang kita pikirkan.

Share ya :

Ada seorang OB di kantor dengan penghasilan UMR yang rajin dan nggak macem-macem.

Sehabis waktu kerja, dia nambah kerja sambilan dengan nganterin pakaian laundry. Dimulai dari jam 7 hingga 10 setiap malam. Non stop. Sabtu minggu kerja.

Penghasilan nganterin laundry-nya sekitar 40 % dari gaji bulanannya.

Poinnya : Kerjaan itu ada di sebuah tempat, asalkan kita emang mau mengerjakannya.

CARA TEPAT MELUNASI HUTANG

sumber : memegenerator.net

Beberapa orang yang punya skill kelas dewa seperti jago desain hingga jago berbahasa asing akan mudah nemuin kerjaan sampingan yang tepat.

Sementara buat beberapa yang nggak punya skill, upaya emang lebih keras tapi pasti ada kerjaan offline dengan bayaran layak di luar sana.

 

6.  Menyisihkan uang untuk dana darurat

Penting sekali untuk menyisihkan dana darurat sembari membayar hutang.

Jadi jangan semua uang yang tersisa kita bayarkan untuk menutupi hutang. Karena kita akan selalu ketemu dengan PENGELUARAN TAK TERDUGA.

CARA TEPAT MELUNASI HUTANG

sumber : memegenerator.net

Inilah jenis pengeluaran yang paling berbahaya sekaligus paling doyan datang sewaktu masalah lagi rame-rame nyariin kita.

Bener nggak?

Setiap kali kita ketimpa masalah, masalah baru datang lagi. Eh, belum selesai juga kedua masalah itu, datang lagi nih si pengeluaran tak terduga.

BIASALAH, MASALAH DAN PENGELUARAN TAK TERDUGA EMANG BERANINYA KEROYOKAN!

Makanya penting bagi kita untuk siap-siap. Sisihkan sedikit deh.

Semisal 100 ribu per bulan. Atau 50 ribu per bulan juga nggak masalah. Asalkan teratur kita sisihkan, 50 ribu itu bisa jadi 600 ribu yang sangat membantu di kemudian hari.

Tapi, kalo nggak mulai disisihkan ya nggak akan ada.

Dan sewaktu kita ketimpa pengeluaran tak terduga, kita akan kembali melarikan diri pada hutang. Kesana kemari nambahin hutang yang telah susah payah kita lunasi.

Akhirnya lingkaran setan ini nggak terputus-putus.

 

BACA JUGA : 5 MINDSET BEBAS HUTANG ALA WARTADANA

 

Demikian 6 cara mudah melunasi hutang yang menumpuk.

Kalo sedang berupaya melunasi hutang, jangan nyerah dan berpikir negatif yah.

CARA TEPAT MELUNASI HUTANG

sumber : memegenerator.net

 

Terima kasih telah datang ke wartadana hari ini.

Pekanbaru, 9 Januari 2019

#girlsliftothergirlsup #2019GANTIKONDISIKEUANGAN


Charlina

Masih berkarir di bidang perbankan sejak 9 tahun silam. Masih belajar banyak untuk membangun blog tentang uang dan bank yang jujur. Masih berupaya untuk menghargai hidup yang sungguh singkat ini. Dan masih ketawa norak setiap kali gajian :D

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: